GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.
Jumat, 6 Maret 2026 - 19:32 WIB
Pemkab Sleman sidak cadangan BBM di salah satu SPBU di wilayahnya, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.

Apalagi, kekhawatiran masyarakat kian menjadi menjelang libur lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, penyedia energi memastikan cadangan BBM di DI Yogyakarta termasuk Jawa Tengah berada di level mencukupi.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan menyatakan, stok BBM di Jateng dan DI Yogyakarta untuk Ramadan dan Idulfitri sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelum perang Iran dan Israel.

"Kita jamin pasokannya aman," kata Taufiq dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2026).

Dia menuturkan bahwa cadangan BBM pada saat ini bisa tahan untuk 20 kali lipat konsumsi normal. 

"Misal, konsumsi BBM di Yogyakarta 10, kemudian stoknya 200. Berarti pada hari ini konsumsi BBM melonjak 20 kali lipat. Kita bisa menanggulangi, karena stoknya ada 20 kali lipat," terang Taufiq.

PT Pertamina memastikan, pasokan BBM di angka 20 kali lipat tetap terjaga seterusnya sampai dengan Desember 2026.

Di Sleman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pun memperkuat pengawasan untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat dalam menyambut Idulfitri 1447 H. 

Melalui pemantauan langsung di agen dan pangkalan LGP, pemerintah memastikan stok LPG 3 kilogram (kg) berada dalam kondisi aman dengan distribusi yang terjaga kelancarannya. 

Pemantauan dilakukan di Agen PT Expra Baru di Nogotirto dan Pangkalan Fajar Group Grosir di Balecatur, Kamis (5/3/2026).

"Alokasi kuota LPG 3 kg untuk wilayah Sleman pada 2026 mencapai 47.014 metrik ton (MT) atau setara dengan 15.671.333 tabung," ucap Susmiarto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan saat hari libur nasional, pemerintah daerah telah mengajukan tambahan kuota fakultatif secara bertahap.

Penambahan tersebut mencapai puncaknya pada Maret dengan tambahan sebesar 219.360 tabung, untuk mengimbangi lonjakan permintaan masyarakat jelang lebaran.

Terkait harga, Susmiarto menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg tetap stabil mengacu pada Keputusan Gubernur DIY Nomor 457/KEP/2024. Harga di tingkat pangkalan ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung, dengan dukungan distribusi dari 38 agen dan 2.802 pangkalan di seluruh Sleman. 

Selain LPG, pemantauan juga menyasar kesiapan 51 SPBU dan 27 Pertashop di wilayah Sleman.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti tak menampik bila harga BBM khususnya Pertamax sekarang ini sedikit meningkat dengan adanya eskalasi konflik Timur Tengah ini.

Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk belanja bijak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini (perang Timur Tengah) sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga BBM yang nantinya berujung pada kenaikan biaya distribusi bahan pokok (bapok). Harapannya, masyarakat bisa bijak dalam berbelanja (BBM)," ucap Ni Made. (scp/buz) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inspirasi Menu Buka Puasa: Curry Rice ala Singapura dengan Kuah Kari Kental dan Gurih, Cocok untuk Menu Buka Puasa dan Sahur

Inspirasi Menu Buka Puasa: Curry Rice ala Singapura dengan Kuah Kari Kental dan Gurih, Cocok untuk Menu Buka Puasa dan Sahur

Salah satu pilihan menarik yang bisa dicoba untuk menu buka puasa adalah Curry Rice khas Singapura, hidangan nasi dengan kuah kari kental yang kaya rempah 
Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Samarinda. Bernardo Tavares mengakui tim Pesut Etam sangat kuat di kandang.
Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Berbagai upaya dilakukan Bulog agar cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik yang melibatkan Iran dengan Israel serta sekutunya, Amerika Serikat.
Polisi Ungkap Alasan Langsung Tahan Richard Lee: DRL Menghambat Penyidikan

Polisi Ungkap Alasan Langsung Tahan Richard Lee: DRL Menghambat Penyidikan

Kepolisian ungkap alasan langsung tahan Dokter Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Simak selengkapnya!
Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Bila situasi keamanan semakin memburuk, Timnas Indonesia berpotensi mengalami kerugian besar jelang FIFA Series 2026. Debut John Herdman di laga kontra Saint Kitts and Nevis
Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi soal fenomena masyarakat dari daerah yang bermigrasi ke Jakarta untuk bekerja atau ikut keluarga pasca-lebaran.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT