News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Jual Beli Pil Sapi di Bantul Dikendalikan Residivis, Ribuan Pil Disita Polisi

Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran obat terlarang jenis pil sapi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Kamis, 12 Maret 2026 - 20:37 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti pil sapi dari hasil penyitaan polisi dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Kamis (12/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran obat terlarang jenis pil sapi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kasus tersebut ditangani oleh aparat kepolisian setempat. Terbongkarnya peredaran barang haram di wilayah Panggungharjo, Kapanewon Sewon terjadi pada Jumat (6/3/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan polisi, penyelidikan bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya seorang pedagang yang mengonsumsi barang haram tersebut.

Polisi kemudian melakukan pengintaian terhadap pedagang berinisial D alias Gendut (24) yang merupakan warga Jetis, kabupaten setempat.

"Dari interogasi polisi, pedagang itu mengaku bernama D alias Gendut. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah plastik klip bening berisi 5 butir pil sapi," ungkap Ipda Windarto, Kanit I Satresnarkoba Polres Bantul, Kamis (12/3/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, D mengaku barang haram itu dibeli dari temannya berinisial P alias Aprex (35) yang bekerja sebagai buruh harian lepas.

Dari pengakuan itulah polisi meminta kepada yang bersangkutan untuk menunjukkan rumah temannya tersebut.

"Akhirnya sekitar pukul 22.30 WIB, petugas dapat mengamankan seorang pria inisial P di Sewon, Bantul," kata Windarto.

Setelah dilakukan penggeledahan, lanjutnya, polisi menemukan dua plastik hitam. Adapun, plastik pertama di dalamnya terdapat plastik bening yang berisi 1.000 pil sapi seharga Rp 1.900.000.

Sementara, plastik kedua berisi 43 plastik klip bening yang tiap plastik berisi 10 butir pil sapi yang dijual seharga Rp30.000.

"Barang-barang itu diakui oleh P. Dia juga mengaku telah menjual 10 butir kepada D," ucap Windarto.

Windarto pun mengungkap bahwa modus Aprex dalam mengedarkan pil sapi dilakukan secara offline atau tatap muka. Sebab, Aprex hanya menjual pil sapi kepada orang-orang yang dikenalnya.

Diketahui, Aprex merupakan seorang residivis kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya pada tahun 2015 silam. Setelah keluar dari bui, Aprex kembali mengonsumsu pil sapi di tahun 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca terungkapnya kasus ini, polisi kemudian menangkap kedua pelaku dan menyita sejumlah barang bukti untuk dibawa ke Polres Bantul.

Atas perbuatannya, mereka diduga melanggar Pasal 435 Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo lampiran I Nomor 181 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Semakin Terbenam, Madura United Jauhi Degradasi Usai Amankan Poin Penuh

Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Semakin Terbenam, Madura United Jauhi Degradasi Usai Amankan Poin Penuh

Semen Padang gagal mengamankan poin setelah kalah dari Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026).
Saham Gudang Garam Melonjak Tajam, Diborong Asing dan Direkomendasikan Buy oleh Analis

Saham Gudang Garam Melonjak Tajam, Diborong Asing dan Direkomendasikan Buy oleh Analis

Saham Gudang Garam melonjak signifikan dan diborong investor asing. Analis rekomendasikan buy dengan target Rp16.500 untuk saham Gudang Garam.
Kecelakaan Maut Bekasi Timur, DPR Desak Evaluasi Perlintasan Sebidang Segera: Tidak Bisa Ditunda Lagi

Kecelakaan Maut Bekasi Timur, DPR Desak Evaluasi Perlintasan Sebidang Segera: Tidak Bisa Ditunda Lagi

Kecelakaan maut kereta api di Bekasi Timur kembali membuka persoalan lama, yakni perihal perlintasan sebidang yang tak kunjung dibenahi.
Borneo FC Samarinda Resmi Kudeta Puncak Klasemen Super League dari Persib Bandung Usai Permalukan Persik Kediri

Borneo FC Samarinda Resmi Kudeta Puncak Klasemen Super League dari Persib Bandung Usai Permalukan Persik Kediri

Borneo FC memastikan poin penuh dari Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4/2026). Skor 0-1 dkemenangan Borneo FC diciptakan oleh Obi di menit 55. 
Piala Thomas dan Uber 2026: Jonatan Christie Sampaikan Permintaan maaf Usai Takluk dari Christo Popov, Akui Banyak...

Piala Thomas dan Uber 2026: Jonatan Christie Sampaikan Permintaan maaf Usai Takluk dari Christo Popov, Akui Banyak...

Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie harus menelan pil pahit pada pertandingan terakhir di fase grup D Piala Thomas dan Uber 2026.
Prabowo Siap Resmikan 25 Ribu Koperasi Merah Putih, Target Rampung dalam Hitungan Bulan

Prabowo Siap Resmikan 25 Ribu Koperasi Merah Putih, Target Rampung dalam Hitungan Bulan

Presiden menegaskan ribuan koperasi yang dibangun bukan sekadar konsep administratif di atas kertas, melainkan unit ekonomi riil dengan fasilitas fisik yang lengkap.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT