GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ingin di Menara Gading, ICMI Harus Jadi Rumah Umat Islam

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Arif Satria mengatakan, ICMI harus menjadi rumah bagi umat Islam, satu frekuensi dengan umat Islam.
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:18 WIB
Pengurus ICMI DIY 2022-2027 resmi dilantik (dok UII).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Arif Satria mengatakan, ICMI harus menjadi rumah bagi umat Islam. Oleh karenanya, ICMI juga harus satu frekuensi dengan perubahan dan umat Islam.

"ICMI harus menjadi rumah umat Islam. Organisasi ini harus satu frekuensi dengan perubahan dan umat Islam," kata Arif usai melantik pengurus ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) DIY masa bakti 2022-2027, di Auditorium Kahar Muzakir Universitas Islam Indonesia (UII), dikutip Selasa (24/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Arif, para cendekiawan muslim yang tergabung dalam ICMI perlu mengoptimalkan perannya sebagai pendorong perubahan dan menjadi inspirator dari setiap dinamika dan persoalan dalam masyarakat. Selain itu, cendekiawan juga perlu menjadi perekat keragaman.

Terlebih, peran cendekiawan tersebut sangat strategis pasca pandemi Covid-19. Sejak pandemi ini melanda dua tahun silam, semua negara di dunia belajar dari nol bagaimana mengatasi perubahan tidak direncanakan yang disebabkan oleh virus. 

"Yang menentukan masa depan untuk keluar dari masalah pasca pandemi adalah kecepatan belajar. ICMI harus menjadi inspirator dalam proses pembelajaran itu dan menjadi pendorong perubahan yang lebih baik," terang Arif 

Ketua ICMI DIY, Mahfud Sholihin mengatakan, pihaknya siap menjadi inspirator untuk perubahan yang mendorong kemajuan masyarakat Yogyakarta.

"Organisasi intelektual muslim ini ingin menjadi inklusif, menjadi poros rumah perubahan, inspirasi, budaya, dan perubahan," ujar Mahfud.

Peran menjadi rumah perubahan, menurut dia, ICMI ingin membumi, tidak hanya melakukan kerja intelektual, juga ingin masuk pada ranah nyata atau dimensi praksis.

"Kami tidak ingin berada di menara gading. Sebaliknya kami ingin mengintegrasikan gagasan dan pelaksanaan atau mendorong gagasan membumi, yang mengedepankan gerakan nyata dengan mengoperasionalkan gagasan dalam berbagai agenda aksi di masyarakat, yang berbasis pada integrasi gerakan ilmu amaliah, dan amal ilmiah," urainya.

Mahfud melanjutkan, alasan pentingnya masuk ranah praksis karena kondisi masyarakat pasca pandemi memerlukan dorongan agar bangkit dalam kehidupan untuk memulihkan dampak Covid-19.

Berpijak pada peran perubahan itu, ICMI membuka diri kepada persoalan publik, dengan menjadi rumah inspirasi.

"Kami ingin menjadi rumah lahirnya keragaman gagasan baru untuk kemajuan dan perubahan," ucap Mahfud.

Peran lainnya, ICMI DIY ingin menjadi rumah kebudayaan dan perubahan yang didasari situasi sosial Yogyakarta sebagai pendulum kebudayaan. ICMI DIY bertekad untuk berpartisipasi dalam mengawal kematangan pelaksanaan demokrasi menuju kehidupan berbangsa, sesuai cita-cita para founding fathers, nilai-nilai kemanusiaan yang berbasis pada misi dan visi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu Rektor UII Fathul Wahid, dalam sambutannya mengemukakan, peran cendekiawan sangat penting untuk kemajuan sebuah bangsa, dengan berbagai alasan. Beberapa di antaranya adalah kekuatan yang dimiliki oleh cendekiawan.

"Pertama adalah kekuatan moral. Cendekiawan menjadi sangat penting secara moral mengawal perjalanan bangsa dan negara ini, supaya tetap sesuai dengan cita-cita luhur dan konstitusi," kata Fathul.

"Adakalanya cendekiawan meniup peluit ketika terjadi pelanggaran, tetapi peluit yang ditiup dengan cara yang elegan, santun dan konstitusional, dan didasari dengan rasa cinta kepada bangsa ini," sambungnya.

Fathul yang juga menjabat Dewan Pakar ICMI Orwil DIY melanjutkan, kekuatan kedua adalah gagasan. Sebuah bangsa yang hidup dengan dinamika, tidak mungkin lepas dari masalah.

"Dan saya merasa berfikir berharap dan berdoa kehadiran cendekiawan akan menjadi bagian dari solusi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah kebangsaan dan bernegara. Ada tantangan memberikan saran yang jujur untuk kepentingan bangsa dan negara," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga adalah kekuatan perekat. Yakni menjadi jembatan penghubung, menjadi tali pengikat keragaman yang ada.

"Indonesia dibangun di atas keragaman dan ini fakta sosial dan kita tidak bisa menutup mata darinya, tetapi persatuan yang kita inginkan bukan berarti mengabaikan keragaman yang ada. Saya melihat cendekiawan yang diwadahi oleh ICMI bisa memainkan peran perekat ini, ketika bangsa Indonesia saat ini mengidap penyakit keterbelahan," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Anggap Kekecewaan Publik Merupakan Dukungan Tuntaskan Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Anggap Kekecewaan Publik Merupakan Dukungan Tuntaskan Kasus Korupsi Kuota Haji

Asep menerangkan, bahwa pasca Lebaran ini, KPK telah memeriksa Yaqut. Hal itu bertujuan untuk mempercepat pemenuhan berkas perkara sebelum masuk ke penuntutan.
Ratu Bulu Tangkis Eropa Carolina Marin Resmi Pensiun

Ratu Bulu Tangkis Eropa Carolina Marin Resmi Pensiun

Kabar mengejutkan tersebut Carolina Marin umumkan langsung melalui akun X pribadinya @CarolinaMarin pada Kamis (26/3/2026) malam WIB.
Gagal Tembus Skuad Timnas Indonesia, Rafael Struick Tiba-tiba Dibahas Media Belanda

Gagal Tembus Skuad Timnas Indonesia, Rafael Struick Tiba-tiba Dibahas Media Belanda

Media Belanda, Haaglanden Voetbal tiba-tiba membahas Rafael Struick sebagai salah satu dari pemain naturalisasi kelahiran Belanda untuk membela Timnas Indonesia. 
4 Alasan Kuat Beckham Putra Layak Jadi Starter Timnas Indonesia Vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Nomor 2 Beri Keuntungan Bagi John Herdman

4 Alasan Kuat Beckham Putra Layak Jadi Starter Timnas Indonesia Vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Nomor 2 Beri Keuntungan Bagi John Herdman

Beckham Putra berpeluang starter saat Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026. Ini 4 alasan kuat yang bikin Herdman sulit mengabaikannya.
Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang

Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menginformasikan bahwa jumlah korban tewas bertambah jadi 7 orang imbas kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka.
Sadar Sering Dinyinyiri dan Dikritik, Gubernur Dedi Mulyadi Lontarkan Respons Menohok

Sadar Sering Dinyinyiri dan Dikritik, Gubernur Dedi Mulyadi Lontarkan Respons Menohok

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan dirinya banyak menerima kritik setiap hari bahkan bernada nyinyir. Terkait hal ini, KDM berikan respons menohok.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Rumor pemanggilan Tim Geypens resmi dibantah oleh pihak Timnas Indonesia. Itu berarti John Herdman akan mengandalkan bintang lokal sebagai pengganti Dean James.
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT