GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenaikan Harga Kantong Plastik Diakui Pedagang, Penjual Sayur di Kulon Progo Andalkan Edukasi ke Pembeli

Kenaikan harga kantong plastik yang terjadi belakangan terakhir ini diakui oleh para pedagang komoditas tersebut maupun lainnya. 
Rabu, 8 April 2026 - 18:55 WIB
Seorang konsumen membeli kantong plastik di kios milik Wicak di Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (8/4/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Kenaikan harga kantong plastik yang terjadi belakangan terakhir ini diakui oleh para pedagang komoditas tersebut maupun lainnya. 

Pasalnya, kondisi ini turut berdampak pada biaya operasional, terutama bagi penjual yang setiap hari bergantung pada kemasan tersebut. 

Wicak, salah seorang penjual kantong plastic di Pasar Wates Kabupaten Kulon Progo mengakui, harga plastik saat ini tengah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Kenaikan komoditas tersebut terjadi sepekan sebelum lebaran 2026. Peningkatan terjadi pada semua ukuran plastik. 

"Seminggu sebelum lebaran (harga plastik) ada kenaikan. Misalkan yang ukuran setengah dan sekilo, dari harga Rp 3.500 naik sampai Rp 6.000. Kemudian yang Rp2.500 sampai Rp 4.000," kata dia, Rabu (8/4/2026). 

Menurutnya, fenomena naiknya harga kantong plastik ini tidak terlalu berpengaruh bagi usahanya. Asalkan, barangnya tersedia. Justru, hal ini berdampak pada pelaku UMKM, termasuk pedagang pasar. 

"Saya sebagai penjual tidak ada masalah, selagi barang dari pabrik, dari sales ada. Yang jadi masalah itu sebetulnya malah pembeli, seperti pedagang yang menggunakan plastik misalnya pedagang UMKM, bakul jajanan pasar," ungkapnya. 

Dia melihat, kenaikan harga kantong plastik yang terjadi saat ini paling tinggi. Sebelumnya, komoditas tersebut mengalami kenaikan harga maksimal Rp1.000. Sedangkan, harga plastik kini tembus puluhan ribu rupiah. 

"Itu pun (harga naik Rp1.000) dalam beberapa tahun. Kalau yang sering naik itu paling Rp200, Rp300 sampai maksimal Rp500. Sekarang, kenaikannya sekitar 70-80 persen atau sekitar Rp14.000-Rp20.000," tuturnya. 

Selain kantong plastik, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas gelas plastik yang tembus di atas 50 persen. Kenaikan harganya juga disebutnya variatif tergantung ketebalannya.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, penjual sayur di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta tidak serta merta menaikkan harga dagangannya.

Sebaliknya, mereka pilih mengedukasi pembeli agar membawa tas belanja sendiri dari rumah. Edukasi ini dilakukan secara langsung saat transaksi berlangsung. 

"Kalau belinya banyak, saya jadikan satu saja plastiknya, biar ringkas. Saya juga sering tanya bawa tas sendiri tidak? kalau bawa, tidak dikasih plastik," kata Ida Chabibah. 

Langkah edukatif ini dilakukan lantaran ia harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli kantong plastik.

Pasalnya, untuk dua pack plastik bening kemasan yang biasanya dibeli seharga Rp9.000, kini dibanderol seharga Rp16.000. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Buka Peluang Besar Investasi Karbon Hutan, Kementerian Kehutanan Siapkan Aturan Baru Sesuai Standar Internasional

Pemerintah Buka Peluang Besar Investasi Karbon Hutan, Kementerian Kehutanan Siapkan Aturan Baru Sesuai Standar Internasional

Kementerian Kehutanan membuka peluang besar investasi karbon hutan lewat aturan baru perdagangan karbon sesuai standar internasional.
Link Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka, Peserta Sudah Bisa Download Sertifikat dan Lihat Nilai UTBK

Link Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka, Peserta Sudah Bisa Download Sertifikat dan Lihat Nilai UTBK

Link pengumuman SNBT 2026 resmi dibuka. Peserta kini sudah bisa melihat nilai UTBK dan download sertifikat SNBT melalui portal resmi SNPMB.
Kemendagri Wanti-wanti Lonjakan Harga Minyak Goreng, Minta Bulog Pacu Distribusi Minyakita di Indonesia Timur

Kemendagri Wanti-wanti Lonjakan Harga Minyak Goreng, Minta Bulog Pacu Distribusi Minyakita di Indonesia Timur

Kawasan Indonesia Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua telah memperoleh alokasi minyak goreng Minyakita sebesar 6.115 kiloliter. Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai sekitar 65 persen.
Pengakuan PMI di Arab Saudi, Diduga Jadi Korban Penempatan Non-Prosedural oleh Pihak Penyalur

Pengakuan PMI di Arab Saudi, Diduga Jadi Korban Penempatan Non-Prosedural oleh Pihak Penyalur

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Keadilan Bersama (YLBH-GKB) mendapati adanya dugaan penempatan non prosedural terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi.
Timnas Indonesia Ungguli AC Milan, 2 Pilar Garuda Dipastikan Main di Liga Champions Musim Depan

Timnas Indonesia Ungguli AC Milan, 2 Pilar Garuda Dipastikan Main di Liga Champions Musim Depan

Kabar membanggakan datang untuk sepak bola Tanah Air setelah dua Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil di Liga Champions musim depan tak seperti AC Milan.
Soal Black Out Sumatera, Bobby Nasution Sebut Pemerintah Bagi-bagi Genset ke Sejumlah Titik

Soal Black Out Sumatera, Bobby Nasution Sebut Pemerintah Bagi-bagi Genset ke Sejumlah Titik

Bobby Nasution menjelaskan genset yang dibagikan di sejumlah titik layanan listrik sementara agar masyarakat tetap bisa beraktivitas untuk kebutuhan dasar.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Penyebab Blackout Massal di Sumatera Terungkap, Bareskrim Polri Sebut Bukan karena Sabotase tapi...

Penyebab Blackout Massal di Sumatera Terungkap, Bareskrim Polri Sebut Bukan karena Sabotase tapi...

Polisi menyebut gangguan sistem kelistrikan tersebut dipicu cuaca ekstrem yang berdampak pada jaringan transmisi listrik hingga sebabkan kabel transmisi putus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT