GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penusukan Pelajar di Kawasan SMAN 3 Yogyakarta Dipastikan Bukan Klitih, Dipicu Duel Antar Geng

Aparat kepolisian memastikan insiden penusukan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan SMAN 3 Yogyakarta bukan merupakan aksi kekerasan jalanan atau klitih. 
Senin, 18 Mei 2026 - 20:48 WIB
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian memastikan insiden penusukan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan SMAN 3 Yogyakarta bukan merupakan aksi kekerasan jalanan atau klitih

Akan tetapi, peristiwa tersebut dipicu oleh duel antar geng sekolah yang telah direncanakan sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian yang terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB yang melibatkan dua kelompok tersebut diawali dengan aksi saling tantang. 

"Jadi itu bukan klitih. (Peristiwa yang menewaskan pelajar) Itu diawali dengan tantang-tantangan 2 geng sekolah," ungkap Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta kepada awak media, Senin (18/5/2026). 

Ia melanjutkan, berawal dari aksi tantang tersebut lantas menimbulkan korban jiwa yakni korban inisial AA (17), warga Ngampilan, Kota Yogyakarta yang berstatus sebagai pelajar di SMKN 2 Depok. 

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami perkara ini guna mengungkap keberadaan pelaku penusukan. 

"Anggota kita masih terus bekerja di lapangan mulai dari Minggu sampai tadi malam juga. Mohon doanya biar pelakunya segera bisa kita amankan," kata Eva. 

Dalam insiden ini, korban mengalami luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya, salah satunya pada bagian dada. 

Meski pelaku belum terungkap, polisi telah memeriksa lebih dari lima saksi dalam perkara ini, termasuk telah mengamankan seseorang yang pada saat kejadian berboncengan dengan korban. 

"Saksi (yang diperiksa) ada 5 orang lebih. Salah satu temannya (korban) yang ada pada saat kejadian sudah kita amankan.

Jadi nanti mohon waktu, kita masih bekerja dulu ya," ucap Eva. 

Diberitakan sebelumnya, insiden ini bermula saat korban yang diketahui inisial AA (17) bersama temannya berboncengan dengan menaiki sepeda motor melintas di jalan Magelang, Kota Yogyakarta. Waktu itu, posisi korban diboncengkan oleh temannya tersebut.

Pada saat melewati ruas jalan itu, mereka dikejar oleh terduga pelaku yang juga berboncengan mengendarai motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aksi kejar-kejaran ini terjadi hingga depan pintu selatan SMAN 3 Yogyakarta," ungkap Iptu Dani HS, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Minggu (17/5/2026) siang.

Sesampainya di depan sekolah tersebut, lanjut Dani, pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia akan dipimpin oleh pelatih baru Sergio Veloso. Pelatih asal Spanyol ini pun akan debut di laga AVC Nation Cup pada Juni mendatang. 
Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Sosok ajudan Sherly Tjoanda terekam kamera sigap merespon ayunan tangan dari Gubernur Malut. Momen sigap ajudan Sherly Tjoanda langsung viral di media sosial.
Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Adalah perusahaan platform siaran internet, SOOP yang sebelumnya dikenal sebagai AfreecaTV, disebut siap mengambil alih AI Peppers
Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral turis Malaysia dituduh belum bayar makan di RM Pagi Sore PIK hingga muncul seruan boikot di media sosial, walaupun kini pihak restoran sudah minta maaf.
DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional.
Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. 

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT