News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tujuh Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Kampus Pastikan Bimbingan dan Sidang Skripsi Tetap Jalan

Sebanyak tujuh dosen yang terdiri dari enam dosen internal UPN Veteran Yogyakarta dan satu dosen tamu luar UPN diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIB
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Hendro Widjanarko (no 3 dari kiri) bersama Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati (no 2 dari kanan) saat konferensi pers kasus kekerasan seksual, Jumat (22/5/2026).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Dugaan kasus kekerasan seksual mencuat di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Sebanyak tujuh dosen yang terdiri dari enam dosen internal dan satu dosen tamu diduga terlibat dalam kasus tersebut. Kini, mereka tengah menjalani proses penanganan internal sesuai aturan yang berlaku.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Universitas berkomitmen tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban. Dipastikan, hak akademik mahasiswa tidak terdampak selama proses penanganan kasus tersebut. Kegiatan bimbingan tugas akhir hingga sidang skripsi disebut tetap berjalan sebagaimana mestinya. 

 

"Itu yang kami utamakan, hak-hak mahasiswa tetap terpenuhi untuk menyelesaikan pendidikan sehingga tidak dirugikan," tutur Hendro Widjanarko, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta dalam konferensi pers, Jumat (22/5/2026). 

 

Dengan demikian, mahasiswa yang tengah menjalani penyusunan tugas akhir maupun sidang skripsi tidak perlu mengulang prosesnya dari awal. 

 

"Jadi tidak dimulai dari awal. Misalnya pada saat dia bimbingan sudah di bab 4 dan 5 kemudian nanti diganti oleh dosen pembimbing yang lain, saya minta diambil oleh pengurus jurusan sehingga tinggal melanjutkan. Pun, saat mau sidang," terang Hendro. 

 

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati mengungkap, enam dosen tersebut berasal dari Fakultas Pertanian tiga orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dua orang dan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) satu orang. 

 

Pihak kampus telah mengambil langkah tegas terhadap lima dosen berupa penonaktifan sementara dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. 

 

"Tiga dosen sudah dinonaktifkan sementara oleh kampus, dua dosen dinonaktifkan di tingkat prodi. Kalau yang satu perlu penelaahan lagi karena itu kekerasan kebijakan yang dirasa tidak memihak mahasiswa," ucap Iva. 

 

Lebih lanjut, ia pun mengungkap bahwa seorang dosen dari FTME yang dinonaktifkan sebenarnya telah dijatuhi sanksi pada 2023 silam. Sejak itu, dia dilarang mengajar di jenjang Strata 1 (S1) karena kasus kekerasan seksual tersebut dan kembali disebut dalam aksi mahasiswa beberapa hari lalu. 

 

Sedangkan, satu dosen lagi merupakan dosen tamu yang mengajar di UPN Veteran Yogyakarta. 

 

Dalam perkara ini, Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta pun telah mengantongi keterangan dari 13 korban dan 12 saksi. Sebagian dari mereka mahasiswa di jenjang S1, meskipun ada seorang mahasiswa S2. 

 

Pasca kasus ini mencuat, pihaknya melakukan sosialisasi yang kian masif. Sosialisasi telah menyasar enam titik yang terdiri dari lima titik di fakultas dan satu titik di rektorat. 

 

Pun, sudah membekali mahasiswa KKN.  Serta, merekrut calon relawan teman sebaya. Diharapkan, mereka mempunyai semangat dan komitmen yang kuat untuk membantu Satgas PPKPT ini. 

 

"Kami butuh teman-teman mahasiswa untuk membantu kami. Ke depan, kami punya program yang melibatkan relawan teman sebaya untuk tetap berada di lapangan. Artinya, sebagai tempat pengaduan, tempat cerita atau apapun termasuk sosialisasi mengenai bagaimana satgas ini bekerja, melakukan pelaporan, pemeriksaan dan seterusnya," tutur Iva.

 

Sekarang ini, UPN Veteran Yogyakarta mewajibkan sivitas akademika, terutama dosen dan tenaga pendidiknya harus mengikuti sosialisasi ini sehingga hal-hal yang dulunya dinormalisasi sekarang sudah tidak diperbolehkan.

 

"Kalau dulu cat calling itu biasa, tetapi sekarang termasuk ranah pelecehan. Ini harus kita tekankan. Ke depan, UPN Veteran Yogyakarta terbebas dari adanya kekerasan apapun termasuk seksual," kata Iva. (scp/dan)

 

 

 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
BREAKING
NEWS
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.

Trending

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT