News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ukuran Capaian Saja Tak Cukup untuk Evaluasi Program MBG pada Kelompok 3B dan 3T , Peneliti Tekankan Dampak Nyata

Evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya bagi kelompok 3B dan 3T dinilai tidak cukup hanya mengukur capaian administratif maupun jumlah penerima manfaat. 
Minggu, 28 Juni 2026 - 22:21 WIB
ilustrasi pendistribusian program MBG ke sekolah wilayah Sleman pada awal-awal pencanangan program tersebut di DIY
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya bagi kelompok 3B dan 3T dinilai tidak cukup hanya mengukur capaian administratif, maupun jumlah penerima manfaat. 

Peneliti menegaskan bahwa ukuran keberhasilan program harus didasarkan pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita serta masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) merupakan sasaran prioritas yang membutuhkan perhatian khusus dalam implementasi program MBG. 

Oleh sebab itu, evaluasi terhadap program tersebut harus mampu menggambarkan perubahan kondisi kesehatan dan gizi kelompok sasaran, bukan sekadar angka penyaluran makanan. 

"Evaluasi MBG tidak cukup berhenti pada jumlah penerima manfaat atau besaran anggaran yang terserap. Keberhasilan program harus diukur melalui indikator yang lebih substantif, seperti perbaikan status gizi, penurunan prevalensi stunting, peningkatan konsentrasi belajar, serta dampak jangka panjang terhadap produktivitas generasi muda," tutur Suyanto, Direktur Garuda Institute, Sabtu (27/6/2026). 

Berdasarkan data BGN per Mei 2026, program ini telah menjangkau sekitar 62,45 juta penerima manfaat melalui 29.255 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di berbagai daerah. 

Namun, menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru, persentase stunting nasional di angka 19,8 persen. Artinya, hampir satu dari lima anak Indonesia masih menghadapi risiko gangguan pertumbuhan yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan, kemampuan belajar, dan produktivitas ekonomi pada masa mendatang. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting terus menurun di angka 18,8 persen sebagai bagian dari agenda pembangunan kesehatan nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, program ini telah membuka lapangan kerja baru. Tercatat, program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini telah menyerap sekitar 1,28 juta tenaga kerja dan melibatkan lebih dari 142 ribu pemasok lokal yang terdiri atas petani, peternak, nelayan, koperasi, BUMDes, dan pelaku UMKM. 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa MBG tidak hanya menjadi instrumen pembangunan manusia, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat usaha lokal, memperluas pasar produk pangan domestik, serta meningkatkan perputaran ekonomi di daerah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT