GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewan Pers Catat 700 Aduan Hingga Juni 2026, Dugaan Praktik Suap dan Pemerasan Jadi Pelanggaran Serius

Dewan pers mencatat sebanyak 700 pengaduan masyarakat telah diterima sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Rabu, 8 Juli 2026 - 22:17 WIB
Ketua Komisi Pengadilan dan Penegakan Etika Pers, Muhammad Jazuli menyebutkan jumlah aduan masyarakat yang masuk ke Dewan Pers dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Dewan pers mencatat sebanyak 700 pengaduan masyarakat telah diterima sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Dari ratusan laporan tersebut, dugaan praktik suap dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum insan pers disebut sebagai bentuk pelanggaran paling serius. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi Pengadilan dan Penegakan Etika Pers, Muhammad Jazuli mengungkap bahwa persoalan mendasar yang menjadi pemicu sebagian besar aduan yang masuk ke Dewan Pers berkaitan dengan pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ). 

Berdasarkan data dari Dewan Pers, tercatat sebanyak 600 aduan yang masuk sepanjang 2024.

Jumlah tersebut meningkat drastis pada 2025 yang tercatat 1.280 aduan. Serta pada Semester I Tahun 2026, tercatat lebih dari 700 aduan. 

"Misal kita pukul rata saja, tahun 2024 ada 600 aduan, Kemudian 2025 naik 100 persen lebih, ada 1.280 aduan. Tahun ini (2026) kalau dalam 6 bulan ke depan juga 700 aduan kan jadi 1.400 sekian aduan," kata Jazuli, Rabu (8/7/2026). 

Dari sekian aduan yang masuk, Jazuli menyebut pasal yang kerap dilanggar berkaitan dengan pemberitaan yang tidak berimbang dan informasi yang tidak diuji atau diverifikasi dengan baik sebelum dipublikasikan. 

Selain dua pelanggaran tersebut, Dewan Pers juga menerima laporan mengenai praktik dugaan suap dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum insan pers.

Menurutnya, praktik tersebut merupakan pelanggaran paling serius karena tidak hanya melanggar KEJ, tetapi juga berpotensi melanggar hukum pidana. 

"(Praktik suap dan pemerasan) itu bukan lagi soal etik. Kalau sudah pemerasaan masuknya persoalan pidana yang ditangani oleh aparat penegak hukum," ucap Jazuli. 

Lebih lanjut, Jazuli mengatakan oknum insan pers yang melakukan pelanggaran adalah mereka yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers. 

"Wartawannya itu bukan mereka yang belum ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tetapi sudah UKW bahkan tingkatan utama," ungkapnya.

Dengan adanya laporan tersebut, Dewan Pers mengingatkan seluruh insan pers agar mematuhi KEJ dalam setiap proses peliputan. Pun, menekankan pentingnya penerapan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. 

Tentunya, berbagai pelanggaran yang ada tersebut harus menjadi kontemplasi bersama di kalangan jurnalis dalam menjaga kepercayaan publik, utamanya agar tidak bergeser dari media arus utama ke media sosial (medsos). 

Meski tidak dipungkiri, perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini memberikan dampak besar terhadap pergeseran masyarakat dalam mencari berita, dari yang semula berita online maupun televisi, kini bergeser ke medsos.

Ditambah lagi banyak masyarakat yang kini memproduksi konten secara mandiri dari yang sebelumnya hanya diproduksi oleh media arus utama.

"Meskipun dalam beberapa kesempatan orang dalam mendapatkan informasi awal dari medsos, namun untuk memastikan benar atau tidaknya informasi itu tetap mengeceknya dari media arus utama," pungkas Jazuli. (scp/buz) 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage, Bandung, ditargetkan rampung 2027 mendatang. 
Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di tengah kekeringan akibat kemarau panjang, termasuk maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Baca doa meminta hujan berikut.
Awas! Niat Buruk yang Belum Terucap Bisa Bikin Rezeki Tersendat, Begini Penjelasan Ulama

Awas! Niat Buruk yang Belum Terucap Bisa Bikin Rezeki Tersendat, Begini Penjelasan Ulama

Niat buruk dari sekecil apa pun dapat berpotensi mendatangkan dampak serius, salah satunya menutup pintu rezeki dan mengikis keberkahannya. Begini penjelasannya
Link Video 7 Menit Kasir Minimarket yang Hebohkan Jagat Media Sosial Jangan Diklik! Ini 3 Faktanya

Link Video 7 Menit Kasir Minimarket yang Hebohkan Jagat Media Sosial Jangan Diklik! Ini 3 Faktanya

Berikut tiga fakta terkait isu video syur yang viral di berbagai macam platform media sosial, dimana pemeran utamanya diduga merupakan seorang kasir minimarket.

Trending

TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

TPOS Gedebage Bandung Ditargetkan Rampung 2027, Bakal Olah 300 Ton Sampah

Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage, Bandung, ditargetkan rampung 2027 mendatang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Duka NTT hingga Kalimantan: Ikhtiar dengan Doa Memohon Perlindungan dari Segala Bencana

Rangkaian bencana besar melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada beberapa hari. Mulai dari gempa bumi di NTT hingga Karhutla di Kalimantan. Bacalah doa ini
Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di Tengah Bencana Karhutla Kalimantan, Amalkan Shalat Istisqa’ dan Doa Meminta Hujan Agar Api Segera Padam

Di tengah kekeringan akibat kemarau panjang, termasuk maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Baca doa meminta hujan berikut.
Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Jagat TikTok tengah dihebohkan oleh perbincangan panas seputar isu narasi video berdurasi tujuh menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket dengan nama Lylia -
Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Kedua tokoh tersebut disebut menjadi saksi dalam pernikahan Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovy.
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu jadi tersangka, sejumlah rekan artis beri dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT