GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Kota Yoyakarta Cek Ke TKP Kekerasan Seksual Anak, Keluarga Korban Minta Keadilan, Restitusi dan Sanksi Sosial bagi Pelaku

Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di sebuah masjid di kawasan Sorosutan, Kota Yogyakarta, terus memantik perhatian publik.
Jumat, 10 Juli 2026 - 21:01 WIB
Keluarga didampingi kuasa hukum korban kekerasan seksual anak mendatangi DPRD Kota Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di sebuah masjid di kawasan Sorosutan, Kota Yogyakarta, terus memantik perhatian publik.

Kini, jajaran Komisi A dan Komisi D DPRD Kota Yogyakarta merespons aduan keluarga bocah laki-laki berinisial A (9) asal Sorosutan, Umbulharjo, yang menjadi korban kekerasan seksual (sodomi) dengan pelaku berinisial F (14).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Selepas menerima audiensi dari pihak keluarga dan penasihat hukum korban di gedung dewan, para wakil rakyat langsung bertolak menyambangi lingkungan serta masjid yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Sorosutan, Jumat (10/7/2026).

Sebelumnya, pihak keluarga korban, didampingi kuasa hukum, mendatangi DPRD Kota Yogyakarta untuk melakukan audiensi dengan anggota Komisi A dan Komisi D, Jumat (10/7/2026).

​Kedatangan keluarga korban ini bertujuan untuk menyampaikan kendala, hambatan, serta harapan terkait proses hukum yang hingga kini masih terus bergulir.

Kuasa hukum korban, Ardani Wibowo Maha, menyambut baik respons positif dari anggota DPRD yang menerima keluh kesah keluarga.

Salah satu hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah kesediaan anggota dewan untuk meninjau langsung lokasi kejadian.

​"Harapan kami sebelum datang ke DPRD Kota Yogyakarta, alhamdulillah sudah terwujud dan dikabulkan. Anggota Dewan dari Komisi A dan D akan meninjau langsung lokasi, supaya mereka melihat kondisi lingkungannya sebenarnya seperti apa," ujar pria yang akrab disapa Dani tersebut.

​Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga menegaskan kembali tuntutan mereka agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Dani menyoroti dampak serius yang dialami oleh korban, yang hingga saat ini masih mengalami trauma mendalam, bahkan diduga mengalami dampak psikologis jangka panjang akibat perbuatan pelaku.

"Harapannya, anak korban mendapatkan keadilan. Ia mengalami trauma dan kemungkinan cacat mental akibat perbuatan bejat tersebut. Kami juga berharap tuntutan restitusi bagi korban bisa dikabulkan oleh pihak-pihak terkait," tegasnya.

​Terkait lingkungan tempat tinggal, pihak keluarga mengaku telah berdiskusi dengan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Dani, masyarakat sebenarnya sangat terbuka dan mendukung agar korban dapat kembali beraktivitas dengan normal di lingkungannya.

​Namun, terkait sosok pelaku atau terdakwa, keluarga berharap adanya sanksi sosial yang tegas dari lingkungan sekitar. Hal ini penting agar perbuatan keji tersebut tidak dianggap sebagai masalah sepele yang bisa terulang kembali di masa depan.

​"Keluarga tidak dalam posisi mendesak pengusiran secara sepihak, namun kami berharap ada sanksi sosial dari tokoh masyarakat atau lingkungan. Jangan sampai perbuatan ini dianggap biasa. Jika tidak ada sanksi sosial, kami takut ini akan menjadi preseden buruk atau percontohan di kemudian hari," tegas Dani.

Sementara itu, usai meninjau lokasi kejadian, Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Solihul Hadi, angkat bicara terkait kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa seorang anak di lingkungan masjid di Kota Yogyakarta.

Solihul menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di luar aktivitas belajar mengajar di masjid. Ia pun meminta agar masyarakat, khususnya pihak takmir dan pemangku wilayah, tidak mengucilkan korban.

​"Kami menitip pesan kepada warga masyarakat, khususnya ketakmiran dan para pemangku wilayah agar membesarkan hati keluarga korban. Lakukan pendekatan persuasif agar anak ini bisa kembali beraktivitas dan mendapatkan hak-haknya kembali," ujar Solihul usai meninjau lokasi kejadian.

Terkait proses hukum, Solihul menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Ia berharap, meskipun kasus ini melibatkan pelaku anak dan menggunakan mekanisme peradilan pidana anak, penegakan keadilan harus tetap dijalankan secara profesional.

"Kami meminta para penegak hukum untuk menjalankan proses ini dengan sebaik-baiknya dan menegakkan hukum dengan seadil-adilnya," tegasnya.

​Solihul juga memastikan bahwa pemerintah dan DPRD Kota Yogyakarta hadir untuk mendampingi keluarga korban, termasuk berkoordinasi dengan DP3AP2KB serta unit PPA untuk pemulihan mental dan psikologis sang anak agar dapat kembali beraktivitas normal di lingkungannya.

Sementara itu T orang tua Korban menegaskan kasus kekerasan anak tidak boleh didiamkan dan akibatnya pelaku ke depan bisa saja melakukam aksi aksi serupa. T menegaskan kejadian ini terjadi pada kegiatan saat pengajian, dimana anaknya (A) pada saat sepulang dari masjid. .

"Ya, kejadian saat kegiatan di masjid itu, waktu itu korban anak saya pulang sehabis isya lantas memgadu ke rumah dengan ibunya, smabil marah-marah," jelasnya.  

Bagi keluarga dan psikolog anak juga sudah menyarankan untuk pindah di lingkungan baru. Pasalnya, sampai saat ini kondisi anak yang merasa selalu di bully di lingkungannya. 

" Kita lihat banget ya saat ditanya pihak masjid anak kita pasti polos dan mengiyakan, namun akan beda di rumah, anak marah mengadu pengajar yang dia katakan temannya  jahat di tpa dll," ungkap T.

Sedangkan terkair pemulihan komdisi anak nantinya juga akan disinergikan melalui pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) DP3AP2KB Kota Yogyakarta, keluarga sudah berlomunikasi bahkan sebelum persidangan , namun keluarga merasa terasa normatif dan dinilai selalu menghindar. 

 "Kita menilainya mereka melempem dan setelah saya wa juga semua normatif dan seperti menghindar (makanya kami duga ada pengkondisian) makanya itu kita mengadukan ke Walikota, hingga ke DPRD Kota Yogyakarta," pungkas T. (nur/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan penuh dari Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) dalam menjalankan berbagai program pemerintah demi kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Mendekati perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sejumlah nama menguat dalam bursa kandidat Ketua Umum (Ketum) PBNU.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh meminta para pemain Srikandi tampil disiplin dan menjaga konsistensi jika ingin memberikan kejutan di AVC Women Continental ini
Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, mengakui persaingan semakin sengit karena sejumlah klub mulai bergerak agresif di bursa transfer, termasuk Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang juga tengah mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Asia

Trending

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton resmi membuka Hilton Padalarang Bandung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. Kehadiran hotel ini menandai debut flagship brand Hilton di wilayah tersebut.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT