News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Kampus Milik Muhammadiyah di Yogyakarta Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Haedar Nashir: Tindak Tegas Tanpa Kompromi

Tiga perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah tersandung kasus dugaan pelecehan seksual. 
Selasa, 14 Juli 2026 - 21:08 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Tiga perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah tersandung kasus dugaan pelecehan seksual. 

Sontak, aksi pelecehan seksual yang terjadi di UMY, UAD dan UNISA Yogyakarta tersebut viral dan menghebohkan publik.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual yang mencuat di sejumlah universitas milik Muhammadiyah harus ditangani secara tegas tanpa kompromi. 

Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pimpinan masing-masing kampus sesuai kewenangan yang dimiliki. 

"Saya mendengar dan percaya ini ranah rektor yang sedang melakukan langkah-langkah serius dan sangat serius. Saya meminta agar langkah serius ini ditindaklanjuti untuk tindakan-tindakan yang tegas tanpa kompromi," tegas Haedar kepada awak media, Senin (13/6/2026) malam.

Menurutnya, perbuatan pelecehan seksual menyangkut soal etika, moral, dan ruang publik.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap jajarannya termasuk pimpinan masing-masing kampus agar tidak memberikan ruang pada masalah-masalah yang bersifat demoralisasi atau kemerosotan akhlak. 

Begitu pula terhadap tindakan yang bersifat peluruhan potensi bangsa, termasuk penyalahgunaan narkoba dan berbagai masalah lainnya. 

"Memang, itu harus menjadi komitmen seluruh lembaga pendidikan di Indonesia," ucap Haedar.

Ditanya apakah tindakan tegas yang diberikan berupa pemecatan maupun pemberhentian bagi dosen dan mahasiswa yang terbukti terlibat, Haedar mengaku bahwa rektor mempunyai koridor hukum dalam memberikan sanksi tersebut. 

"Rektor punya koridor hukum, ketentuan, dan standar moral yang saya yakin mereka sudah punya standar normatif itu," ujar Haedar. 

Diberitakan sebelumnya, mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual di kampus milik Muhammadiyah diawali dari UNISA Yogyakarta mulai dari tindakan asusila sesama jenis yang telah diberikan sanksi berupa drop out (DO) kepada dua mahasiswa yang terlibat.

Serta, perbuatan menyimpang yang dilakukan mahasiswa Psikologi dengan berpakaian maupun berperilaku menyerupai perempuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, pelecehan seksual di UMY yang dilakukan oleh seorang dosen Farmasi terhadap mahasiswinya.

Dosen tersebut diduga mengirimkan percakapan atau chat tak senonoh terhadap mahasiswi bimbingannya. Kini, dosen tersebut telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya selama proses pemeriksaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekretaris Ditjen Dukcapil: Dibutuhkan Sinergi Pusat-Daerah Agar Sistem Adminduk Modern dan Aman

Sekretaris Ditjen Dukcapil: Dibutuhkan Sinergi Pusat-Daerah Agar Sistem Adminduk Modern dan Aman

Hani mengingatkan lima pesan Presiden Prabowo Subianto soal transformasi digital pemerintah, yang menurutnya harus menjadi rujukan bersama pusat dan daerah. 
Punya 8 Anak dari 5 Ibu, Vicky Prasetyo Kini Dipolisikan Istri Siri: Dituding Menelantarkan saat Lahiran

Punya 8 Anak dari 5 Ibu, Vicky Prasetyo Kini Dipolisikan Istri Siri: Dituding Menelantarkan saat Lahiran

Panggung hiburan kembali diguncang kabar heboh. Presenter kondang Vicky Prasetyo resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh istri sirinya Fista Angela alias Fangf
Apresiasi Langkah Polda Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Kejahatan Jalanan

Apresiasi Langkah Polda Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Kejahatan Jalanan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengapresiasi Polda Jabar dan jajaran telah memberantas 352 kejahatan jalanan dan razia miras maupun obat keras tramadol.
Kronologi Mantan Istri Polisi Tewas Tertembak di Medan: Pernah Curhat Diberi Uang Cuma Rp10 Ribu

Kronologi Mantan Istri Polisi Tewas Tertembak di Medan: Pernah Curhat Diberi Uang Cuma Rp10 Ribu

Kematian mengenaskan mantan istri anggota polisi berinisial Winda Lorenza Gowasa alias WLG (30) di Kota Medan masih menyelimuti teka-teki besar. Korban ditemu..
Lokasinya Samping SPBU Persis, Detik-detik Kepanikan Warga saat Gedung Bapenda Dilalap Api: Teriak Semua!

Lokasinya Samping SPBU Persis, Detik-detik Kepanikan Warga saat Gedung Bapenda Dilalap Api: Teriak Semua!

Warga mengaku panik saat terbakarnya gedung Bapenda Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. 
Piala AFF Jadi 'Warning', Timnas Indonesia Jangan Jatuh ke Lubang yang Sama di FIFA ASEAN Cup 2026

Piala AFF Jadi 'Warning', Timnas Indonesia Jangan Jatuh ke Lubang yang Sama di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2026 akibat blunder pertahanan. Jika ingin bicara banyak di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, sektor ini wajib diperbaiki.

Trending

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bakal melancarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship alias Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT