News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari 60 Korban Daycare Little Aresha yang Dipanggil di Sesi Dua, Hanya 13 Orang Penuhi Pemeriksaan di Polresta Yogyakarta

Proses pemeriksaan terhadap korban kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta telah berlangsung. Dari 60 korban yang dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan, hanya 13 orang yang bersedia memenuhi panggilan pemeriksaan.
Kamis, 23 Juli 2026 - 22:33 WIB
Ilustrasi rekonstruksi kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta yang melibatkan 13 tersangka pada sesi pertama.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Proses pemeriksaan terhadap korban kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta telah berlangsung.

Dari 60 korban yang dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan, hanya 13 orang yang bersedia memenuhi panggilan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Apri Sawitri menuturkan bahwa 13 dari 60 korban yang dipanggil guna pemeriksaan tersebut di luar dari 144 korban yang telah diperiksa pada sesi pertama.

"Kalau sesi pertama 144 korban. Ada 60 korban lagi yang kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan di sesi dua. Ternyata dari 60 itu yang hadir cuma 13," terang Apri saat dihubungi Kamis (23/7/2026).

Ia melanjutkan, pihaknya hanya melaksanakan kewajibannya di kepolisian yakni melakukan pemanggilan guna pemeriksaan.

Selanjutnya, korban yang mengalami kekerasan bisa datang ke Unit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta.

"Kalau ternyata orang tua sibuk, terus sudah tidak mau lagi ngurusi, sudah tidak berkenan yasudah. Dari kepolisian juga tidak bisa memaksa untuk mereka datang. Korban juga tidak memberikan konfirmasi (kehadiran)," kata Apri.

Dalam sesi dua ini, penyidik Polresta Yogyakarta telah menetapkan 14 tersangka yang terdiri dari 10 pengasuh, dua admin, seorang satpam dan seorang pegawai kerumahtanggaan.

Dari jumlah tersebut, 13 tersangka sudah dilakukan penahanan. Sementara satu orang lainnya tidak ditahan lantaran hamil.

"Hari ini gelar perkara, hasilnya besok kita sampaikan," ucap Apri.

Sembari gelar perkara, penyidik menyelesaikan berkas perkara dari 14 tersangka pada sesi dua ini. Bila berkas sudah dinyatakan lengkap, penyidik segera melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Yogyakarta.

"Untuk berkasnya (saat ini) belum kami limpahkan. Kita masih koordinasi dengan Jaksa. Harapannya berkasnya nanti kekurangannya sedikit, enggak banyak gitu," ujar Apri.

Terkait jumlah saksi yang diperiksa, Apri mengungkap ada 45 saksi yang telah diperiksa lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, total ada 27 orang yang resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah tersebut, penyidik telah menetapkan lebih dulu 13 orang tersangka pada sesi pertama.

Mereka terdiri dari seorang ketua yayasan, seorang kepala sekolah dan sisanya para pengasuh di tempat penitipan anak tersebut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus Penembakan 3 ASN Oleh KKB di Papua, Pelaku Menyasar Korban Secara Acak

Terbongkar Modus Penembakan 3 ASN Oleh KKB di Papua, Pelaku Menyasar Korban Secara Acak

3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan jadi korban tewas dari penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos sound horeg Aeromax asal Karanganyar ini viral setelah menyebut MUI Jatim “goblok” saat membahas fatwa sound horeg
Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Saat menjenguk korban keracunan MBG, Gibran menekankan kesehatan anak-anak menjadi hal penting yang harus diperhatikan agar mereka bisa kembali beraktivitas.
Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Fabio Quartararo memastikan hubungannya dengan Yamaha kini sudah baik-baik saja meski sempat memanas pasca MotoGP aragon 2026 lalu.
BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melakukan evaluasi terhadap 172 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan
Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper meresahkan penumpang Transum setelah Warganet membagikan momen bertemu di KRL dan bus TransJakarta hingga ramai di media sosial.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT