News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Yogyakarta Pecah Berkas 19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jadi Dua Kelompok

Polresta Yogyakarta memecah berkas perkara 19 tersangka di sesi dua kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha menjadi dua kelompok. 
Senin, 27 Juli 2026 - 20:41 WIB
Ilustrasi tersangka di sesi pertama dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta digiring menuju mobil tahanan seusai menjalani rekonstruksi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta memecah berkas perkara 19 tersangka di sesi dua kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha menjadi dua kelompok. 

Berkas tersebut saat ini tengah dirampungkan sebelum akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, 19 tersangka terdiri dari 14 tersangka yang ditetapkan pada awal Juli 2026 dan lima tersangka baru ditetapkan belum lama ini. 

"19 tersangka di sesi dua ini nantinya dibagi menjadi dua berkas. Satu berkas yang unsur pembiaran dan satu berkas lagi yang melakukan (kekerasan)," kata Iptu Apri Sawitri, Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Senin (27/7/2026). 

Disebutkannya, 14 orang yang ditetapkan tersangka meliputi 10 orang pengasuh, dua admin, seorang satpam dan seorang pegawai kerumahtanggaan.

Dari jumlah tersebut, 13 tersangka telah ditahan sementara satu orang lainnya tidak ditahan lantaran hamil.

Selanjutnya, lima tersangka baru terdiri dari dua guru TK, dua orang pengasuh dan seorang pegawai kerumahtanggaan. Saat ini, mereka belum dilakukan penahanan. 

Apri mengungkap alasan penetapan guru TK sebagai tersangka lantaran mereka mengetahui dan membiarkan terjadinya kekerasan di tempat penitipan anak tersebut meski penggerebekan kala itu dilakukan di daycare khusus balita

"Guru TK itu sebelumnya sudah kita periksa sebagai saksi, namun pada saat itu pas penetapan 14 (tersangka) sebelumnya itu belum masuk karena memang belum ada saksi yang mengatakan bahwa mereka melakukan atau mengetahui. Ternyata dari proses pengembangan kita, dari dua guru TK itu yang satu melakukan, kemudian yang satu lagi mengetahui dan membiarkan," terang Apri.

Ditanya apakah dua guru TK termasuk 30 saksi yang diamankan saat penggerebekan pada April lalu, Apri tak menampiknya. 

"Ya betul, pada saat pengamanan itu ada 30 saksi di antaranya 2 guru TK," ucapnya. 

Dengan demikian, total ada 32 tersangka dalam kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. 

"Jadi 30 saksi yang (diamankan saat penggerebekan) dulu sudah ditetapkan sebagai tersangka semuanya. Sementara dua orang itu hasil dari pengembangan kasus," tutur Apri.

Terkait lima tersangka baru ini, Polresta Yogyakarta menjadwalkan pemanggilan mereka tersangka pada Selasa (28/7/2026) besok. 

Diberitakan sebelumnya, total ada 32 tersangka dalam kasus ini. Selain 19 tersangka, polisi sebelumnya telah menetapkan 13 orang tersangka.

Seluruh tersangka beserta berkas perkara dan barang bukti telah dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta. 13 tersangka di sesi pertama tersebut segera masuk ke meja persidangan. (scp/buz) 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos sound horeg Aeromax asal Karanganyar ini viral setelah menyebut MUI Jatim “goblok” saat membahas fatwa sound horeg
Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Saat menjenguk korban keracunan MBG, Gibran menekankan kesehatan anak-anak menjadi hal penting yang harus diperhatikan agar mereka bisa kembali beraktivitas.
Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Fabio Quartararo memastikan hubungannya dengan Yamaha kini sudah baik-baik saja meski sempat memanas pasca MotoGP aragon 2026 lalu.
BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melakukan evaluasi terhadap 172 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan
Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper meresahkan penumpang Transum setelah Warganet membagikan momen bertemu di KRL dan bus TransJakarta hingga ramai di media sosial.
Postingan Terbaru Fajar Sahrudin 11 September 2026 Pakai Schedule Post, Ungkap Cerita Lengkap Masalahnya

Postingan Terbaru Fajar Sahrudin 11 September 2026 Pakai Schedule Post, Ungkap Cerita Lengkap Masalahnya

Postingan terbaru Fajar Sahrudin Jumat, 11 September 2026 pakai Schedule Post di X, ungkap cerita lengkap masalahnya.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT