News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kericuhan Demo di Simpang Gramedia Yogyakarta Selasa Malam Lukai 5 Mahasiswa UGM, Kampus: Jangan Benturkan Ormas dan Mahasiswa

Aksi unjuk rasa yang terjadi di Simpang Empat Gramedia Yogyakarta pada Selasa (1/9/2026) malam sempat memanas. Dalam insiden ini, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dilaporkan menjadi korban kekerasan usai bentrok dengan sekelompok masyarakat.
Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB
Aksi unjuk rasa yang terjadi di Simpang Empat Gramedia Yogyakarta pada Selasa (1/9/2026) malam sempat memanas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Aksi unjuk rasa yang terjadi di Simpang Empat Gramedia Yogyakarta pada Selasa (1/9/2026) malam sempat memanas. Dalam insiden ini, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dilaporkan menjadi korban kekerasan usai bentrok dengan sekelompok masyarakat.

Kelima mahasiswa diketahui inisial NA (24), MM (24), MTN (24), SK (25) dan Z (24). Mereka mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya lihat ada beberapa luka memar di pelipis, luka robek di bibir dan kena tendang di perut. Juga ada yang sesak napas dan trauma. Mereka sempat dirawat di RS Panti Rapih namun pukul 00.30 WIB sudah boleh pulang," kata Hempri Suyatna, Direktur Kemahasiswaan UGM kepada awak media, Rabu (2/9/2026).

UGM menyampaikan keprihatinannya atas insiden kekerasan yang menimpa lima mahasiswanya. Pihak kampus juga menegaskan agar tidak ada upaya membenturkan mahasiswa dengan organisasi masyarakat (ormas) dalam menyikapi aksi unjuk rasa.

"Jangan benturkan mahasiswa dengan kelompok-kelompok masyarakat. Saya rasa upaya membenturkan mahasiswa dengan beberapa kelompok masyarakat bagian dari cara yang tidak boleh dilakukan. Tindakan kekerasan seperti ini justru akan merugikan banyak pihak," tegas Arie Sujito, Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni.

Menurut Arie, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat terhadap mahasiswa bisa dicegah.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi kejadian saat insiden ricuh terjadi seharusnya bisa melindungi mahasiswa maupun ormas secara keseluruhan.

"Saya kira ini bagian dari tanggungjawab secara hukum harus dilakukan," ucap Arie.

Ia mengatakan, aspirasi yang disuarakan oleh para mahasiswa merupakan bagian dari sikap kritis maupun respon terhadap situasi yang saat ini terjadi.

Bagaimanapun juga mahasiswa adalah kelompok intelektual ataupun aktivis yang punya idealisme dan kepekaan untuk merespon situasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berharap bahwa situasi krisis ekonomi, politik yang terjadi tidak diikuti juga dengan teror-teror. Sebetulnya yang harus dilakukan adalah pemerintah respon untuk memperbaiki kebijakan," ucap Arie.

Pasca insiden ini, pihaknya berharap pimpinan universitas turut bersama-sama melindungi para mahasiswanya jangan sampai mereka dibenturkan oleh ormas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AVC Men's Continental 2026 akan Resmi Dimulai Pada Akhir Pekan Ini, Bagaimana dengan Nasib Timnas Voli Indonesia?

AVC Men's Continental 2026 akan Resmi Dimulai Pada Akhir Pekan Ini, Bagaimana dengan Nasib Timnas Voli Indonesia?

AVC Men's Continental 2026 akan dimulia pada akhir pekan ini dimana 12 negara akan memperebutkan satu tiket menuju ajang Olimpiade LA 2028 dan FIVB World Cup.
Tinjau Damkar Surakarta, Bima Arya Sorot Risiko Penyelamatan dan Apresiasi Kepedulian Lingkungan

Tinjau Damkar Surakarta, Bima Arya Sorot Risiko Penyelamatan dan Apresiasi Kepedulian Lingkungan

Wamendagri Bima Arya melihat secara langsung proses kualifikasi Pemadam I yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Damkar Kota Surakarta.
H-3 Konser 40 Tahun Kahitna, Mario Ginanjar Ungkap Setlist Lagu Masih Bisa Berubah

H-3 Konser 40 Tahun Kahitna, Mario Ginanjar Ungkap Setlist Lagu Masih Bisa Berubah

H-3 konser 40 tahun Kahitna, Mario Ginanjar mengungkap setlist 30-40 lagu masih belum final karena durasi dan susunan lagu terus disesuaikan.
Pemerintah Rancang Pemulihan Desa Adat Sade Pascakebakaran, Menpar Dengar Keluhan Ibu-Ibu Penenun hingga Tokoh Desa

Pemerintah Rancang Pemulihan Desa Adat Sade Pascakebakaran, Menpar Dengar Keluhan Ibu-Ibu Penenun hingga Tokoh Desa

Guna membangkitkan kembali perekonomian warga Desa Adat Sade pascakebakaran, pemerintah menyerahkan bantuan alat tenun hingga menyiapkan realokasi tempat usaha sementara.
Sakit Hati Sampai Ubun-ubun, Mees Hilgers Akui Tak Ingin Perpisahan Menyakitkan Bersama FC Twente

Sakit Hati Sampai Ubun-ubun, Mees Hilgers Akui Tak Ingin Perpisahan Menyakitkan Bersama FC Twente

Mees Hilgers meninggalkan klub yang membesarkan namanya setelah kontraknya sempat diperpanjang FC Twente secara otomatis hingga pertengahan 2027.
Daftar Terbaru Pemain Timnas Indonesia di 5 Top Liga Eropa, Emil Audero Bikin Sejarah

Daftar Terbaru Pemain Timnas Indonesia di 5 Top Liga Eropa, Emil Audero Bikin Sejarah

Empat pemain Timnas Indonesia kini bermain di empat dari lima liga top Eropa. Emil Audero, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk jadi wakil Garuda.

Trending

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT