News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Terjadi Perundungan, Siswa Didorong Lebih Peka Hadapi Bullying dan Cyberbullying di Era Digital

Kemampuan menggunakan teknologi digital perlu diimbangi dengan kecakapan memahami perasaan orang lain. Hal itu menjadi pesan yang disampaikan lewat SIKOMHATI.ID
Jumat, 4 September 2026 - 23:01 WIB
Prof. Puji Lestari sedang menyampaikan implementasi SIKOMHATI.ID kepada para siswa.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Gunungkidul, tvOnenews.com — Kemampuan menggunakan teknologi digital perlu diimbangi dengan kecakapan memahami perasaan orang lain. Hal itu menjadi salah satu pesan yang disampaikan melalui implementasi SIKOMHATI.ID kepada siswa SMK YPKK Tepus, Gunungkidul demi membangun komunikasi yang lebih sehat, empatik, dan bebas dari perundungan.

Program yang dilaksanakan pada 1 September 2026 tersebut mengajak siswa mengenali bullying dan cyberbullying sekaligus memahami pentingnya berpikir sebelum merespons, mengelola perasaan, serta mempertimbangkan dampak komunikasi terhadap orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SIKOMHATI.ID merupakan prototipe digital yang mengusung konsep Komunikasi Hati, dengan empat unsur utama berupa olah pikir, olah rasa, empati, dan kedamaian hati. Prototipe ini dikembangkan melalui kolaborasi penelitian yang melibatkan UPN “Veteran” Yogyakarta, Balai Tekkomdik Daerah Istimewa Yogyakarta, dan SMA Negeri 2 Playen dengan dukungan pendanaan penelitian terapan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi mengenai bullying dan cyberbullying, tetapi juga diajak berbagi pengalaman mengenai hubungan pertemanan di lingkungan sekolah.

Diskusi menunjukkan bahwa perundungan tidak selalu muncul dalam bentuk tindakan yang secara langsung dianggap serius. Ejekan, komentar mengenai kondisi fisik, maupun perkataan yang dianggap sebagai candaan dapat memberikan dampak berbeda bagi setiap orang.

Kondisi tersebut menjadi semakin kompleks ketika komunikasi berlangsung di ruang digital. Pesan, komentar, dan respons dapat dikirim dengan cepat tanpa adanya interaksi tatap muka yang memungkinkan seseorang melihat secara langsung reaksi penerimanya.

Karena itu, kemampuan berempati menjadi bagian penting dalam konsep Komunikasi Hati. Siswa diajak memahami sudut pandang dan perasaan orang lain sebelum memberikan respons, termasuk ketika berkomunikasi melalui media digital.

Selain memberikan materi edukasi, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai fitur dalam SIKOMHATI.ID. Salah satu yang menarik perhatian adalah konseling anonim yang memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan persoalan ketika mereka belum merasa nyaman mengungkapkannya secara langsung.

Lia, siswi kelas X Tata Busana menilai fitur tersebut dapat membantu siswa yang masih sulit terbuka mengenai persoalan yang dihadapi.

Sementara itu, Mahya, siswi kelas X Tata Busana mengaku mendapatkan pengalaman baru dari penerapan SIKOMHATI.ID. Menurutnya, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai bullying dan cyberbullying, tetapi juga mengenal sarana yang dapat digunakan ketika menghadapi persoalan di sekolah.

Fitur yang memungkinkan siswa menyampaikan masalah kepada guru Bimbingan dan Konseling juga dinilai mudah dipahami.

Salah satu bagian dari materi Komunikasi Hati adalah mengajak siswa mengenali kondisi emosional dalam diri yang disebut sebagai “sampah hati”, seperti iri, benci, dendam, dan ego.

Pengenalan terhadap emosi tersebut diarahkan agar siswa mampu memahami kondisi dirinya sebelum mengambil tindakan atau memberikan respons kepada orang lain.

“Mari ubah sampah hati menjadi energi yang memberi semangat kepada diri untuk lebih berprestasi,” ajak Prof. Dr. Puji Lestari, dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta sekaligus pencipta prototipe SIKOMHATI.ID saat menjelaskan konsep tersebut kepada siswa.

Pendekatan ini menempatkan pengelolaan emosi dan empati sebagai bagian dari kemampuan komunikasi, bukan sekadar persoalan menyampaikan pesan dengan baik.

Program selanjutnya dilakukan melalui pendampingan literasi. Siswa diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga membiasakan diri melakukan refleksi, mengolah pikiran dan perasaan, membangun empati, serta berani menyampaikan persoalan ketika menghadapi bullying.

Pada akhir rangkaian literasi, siswa akan memperoleh sertifikat capaian kompetensi Komunikasi Hati berdasarkan level Tahu, Tanggap, atau Tangguh. (Scp/Ard)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 
Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Divisi Humas Polri menggelar acara syukuran peringatan Hari Jadi ke-75 di Aula Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026)

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT