News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dendam Pernah Jadi Korban Klitih, Dua Pemuda di Sleman Malah Serang Warga Secara Acak Pakai Celurit

Pernah menjadi korban kekerasan jalanan membuat dua pemuda di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menyimpan dendam. Alih-alih melupakan pengalaman tersebut, kedua -
Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:03 WIB
Kapolsek Sleman Kompol Eka Andy Nursanto (tengah) menunjukkan celurit yang diduga digunakan pelaku untuk menyerang orang secara acak saat rilis kasus, Selasa (6/10/2026).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOnenews.com

Sleman, tvOnenews.com — Pernah menjadi korban kekerasan jalanan membuat dua pemuda di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menyimpan dendam. 

Alih-alih melupakan pengalaman tersebut, keduanya justru diduga melakukan aksi serupa dengan menyerang warga secara acak. Kini, keduanya telah diamankan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Sleman Kompol Eka Andy Nursanto menuturkan, tindak pidana ini terjadi di Jalan Magelang, Tridadi, Sleman pada 20 September 2026 lalu.

Kedua pelaku dalam perkara ini masing-masing inisial FE (21) dan WA (16) yang merupakan warga setempat.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, setelah korban inisial FF (24) warga Sleman selesai mengantar temannya dari Tugu Yogyakarta.

Saat itu, korban melihat ada dua orang berboncengan menggunakan Yamaha Nmax terjatuh di lokasi.

Kemudian, korban menghampirinya. Disitu, korban melihat salah satu dari kedua orang tersebut ada yang membawa sebilah celurit.

Namun, korban mendapat perlawanan dari pelaku ketika hendak memberikan pertolongan. Perlawanan juga didapat orang lain yang hendak menolong pelaku.

"Ketika hendak ditolong, pelaku malah melawan korban dan saksi selaku satpam GII Cornerstone Jogja saat hendak menolong juga mendapatkan perlawanan dari kedua orang tersebut. Untungnya saat itu, celurit itu juga belum digunakan kalau dari pengakuan pelaku," kata Eka saat rilis kasus, Selasa (6/10/2026).

Eka mengungkap, modus para pelaku nekat menyerang orang secara acak karena didasari rasa balas dendam. Mengingat, mereka sebelumnya pernah menjadi korban kejahatan jalanan.

"Maksud dan tujuan para pelaku yaitu melakukan balas dendam karena sudah pernah menjadi korban dan pelaku mencari korban untuk dilukai dengan sajam secara random," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Sleman guna pengusutan lebih lanjut.

Kemudian, tim unit reskrim Polsek Sleman melakukan serangkaian proses penyelidikan hingga memperoleh keberadaan pelaku.

Di hari itu juga, polisi akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku di wilayah Tridadi, Sleman.

Dari pemeriksaan polisi, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka mengaku celurit tersebut diperoleh dengan cara membelinya secara online. Selanjutnya, transaksi dilakukan melalui cash delivery order (COD).

"Saat itu, juga tak suruh melaporkan dimana mereka pernah menjadi korban, namun tidak pernah menunjukkan tempat kejadian di mana dia jadi korban," ucap Eka.

Selanjutnya, tersangka FE dilakukan penahanan di Rutan Polsek Sleman. Sementara, tersangka WA lantaran masih di bawah umur dititipkan di BPRSR DIY.

Polisi juga turut menyita barang bukti di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam, sebuat jumper warna hitam dan sebilah celurit dengan panjang 50 cm dan gagang 20 cm.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 307 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (scp/amr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dinkes Pemkot Bandung Buka Suara soal Dugaan Kasus Keracunan Massal di Restoran 88 Seoul: Masih Investigasi

Dinkes Pemkot Bandung Buka Suara soal Dugaan Kasus Keracunan Massal di Restoran 88 Seoul: Masih Investigasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Bandung pun angkat bicara terkait dugaan keracunan massal pada sejumlah pelanggan yang menyantap makanan korea di 88 Seoul.
Kesaksian Ibu Korban Sebelum Bocah SD Pemalang Meninggal: Bukan Pola Makan, seperti Ada Pukulan di Perut

Kesaksian Ibu Korban Sebelum Bocah SD Pemalang Meninggal: Bukan Pola Makan, seperti Ada Pukulan di Perut

Sambil menahan tangis, Ibu bocah SD di Pemalang mengenang perubahan kondisi anaknya sebelum meninggal. Dokter disebut menemukan tanda seperti pukulan
Liverpool Disarankan Pulangkan Jarell Quansah ke Anfield: Keputusan yang Sangat Tepat untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool Disarankan Pulangkan Jarell Quansah ke Anfield: Keputusan yang Sangat Tepat untuk Gantikan Virgil van Dijk

Klub Liga Inggris, Liverpool mendapat saran untuk memulangkan Jarell Quansah ke Anfield. Bek berusia 23 tahun itu dinilai sebagai penerus ideal Virgil van Dijk.
Dinkes Bandung Barat Temukan 31 Kasus Positif Influenza A, Waspadai Soal Penularan

Dinkes Bandung Barat Temukan 31 Kasus Positif Influenza A, Waspadai Soal Penularan

Menurutnya influenza A memiliki gejala awal yang mirip dengan flu biasa, mulai dari meriang, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, bahkan diare. 
Penyebab Keracunan Massal usai Santap Makanan Korea di Restoran Korea 88 Seoul, Benarkah karena Kimci?

Penyebab Keracunan Massal usai Santap Makanan Korea di Restoran Korea 88 Seoul, Benarkah karena Kimci?

Media sosial dihebohkan dengan kasus keracunan massal usai menyantap makanan korea di restoran 88 Seoul, Bandung. Apa yang menjadi penyebab keracunan tersebut?
Jadwal Sidang Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakpus Besok, Catat Waktunya!

Jadwal Sidang Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakpus Besok, Catat Waktunya!

Sidang Febrie Adriansyah akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pukul 13.30 WIB.

Trending

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti, sementara media Thailand menyoroti perjuangan timnya
Polisi Temukan 12 Batang Ganja di Ladang Warga, Seorang Pria Diamankan

Polisi Temukan 12 Batang Ganja di Ladang Warga, Seorang Pria Diamankan

Polisi mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ganja yang ditanam di areal perladangan warga di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan Panei, Kabupaten
Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Usai Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, akun resmi sepak bola Thailand justru dibanjiri komentar netizen Garuda yang memberikan apresiasi dan rasa.
FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA memberi sorotan khusus terhadap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand secara dramatis adu penalti
Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Timnas Indonesia resmi keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan dramatis menghadapi Thailand.
Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia mengakui keberhasilan timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Garuda menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti, Senin (05/10/2026).
Reaksi Rayo Vallecano usai Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Rayo Vallecano usai Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Rayo Vallecano memperlihatkan reaksi atas kesuksesan Emil Audero menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sang kiper menjadi pahlawan untuk Timnas Indonesia di laga final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT