News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lanskap Dunia Kerja Berubah karena AI, Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut untuk Terus Beradaptasi dan Meningkatkan Keterampilan

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Muchlas mengingatkan para lulusan agar mengembangkan kompetensi dan membangun semangat belajar sepanjang hayat
Selasa, 3 November 2026 - 15:04 WIB
Sidang Terbuka Senat Universitas Ahmad Dahlan
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com – Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Muchlas mengingatkan para lulusan agar terus mengembangkan kompetensi dan membangun semangat belajar sepanjang hayat di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pesan tersebut disampaikan Muchlas dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Blended Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (31/10/2026). Menurutnya, perkembangan AI telah mengubah lanskap dunia kerja, termasuk menggeser sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin. Karena itu, lulusan perguruan tinggi perlu memiliki kemampuan beradaptasi dan memperbarui keterampilan agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Orang yang mampu bertahan di tengah perubahan bukan semata-mata yang paling banyak mengetahui, tetapi yang paling bersedia untuk terus belajar dan memperbarui kemampuannya,” ujar Muchlas di hadapan para wisudawan.

Ia menegaskan, ijazah merupakan bukti kompetensi yang telah dicapai selama menempuh pendidikan tinggi. Namun, dokumen akademik tersebut tidak dapat menjadi satu-satunya bekal untuk menghadapi persaingan global yang semakin dinamis.

Muchlas mendorong para lulusan untuk mengembangkan keterampilan nonteknis, seperti berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, bekerja sama, serta mengambil keputusan secara etis dan bertanggung jawab.

“Yang perlu Saudara kembangkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, bekerja sama, serta mengambil keputusan secara etis dan bertanggung jawab. Jangan hanya mempersiapkan diri untuk mencari pekerjaan. Persiapkan pula diri Saudara untuk menciptakan peluang, menghasilkan inovasi, membangun usaha, dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, Muchlas mengingatkan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak semata-mata diukur dari jabatan atau penghasilan yang diperoleh. Kontribusi dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pencapaian seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ukuran keberhasilan seorang lulusan bukan hanya seberapa tinggi jabatan yang diraihnya atau seberapa besar penghasilan yang diperolehnya, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat dihadirkannya bagi kehidupan orang lain,” tegasnya.

Dalam wisuda periode ini, UAD melepas 2.130 lulusan yang terdiri atas 1.853 lulusan program sarjana (S1), 11 lulusan sarjana terapan (D4), 263 lulusan magister (S2), dan tiga lulusan doktor (S3). Sebanyak 2.091 lulusan mengikuti prosesi secara langsung di JEC, sedangkan 39 lainnya mengikuti secara daring.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bobotoh Invasi Australia, Pelatih Melbourne Victory Pilih Fokus Misi Balas Dendam Amankan Poin Penuh dari Persib

Bobotoh Invasi Australia, Pelatih Melbourne Victory Pilih Fokus Misi Balas Dendam Amankan Poin Penuh dari Persib

Melbourne Victory akan menjamu Persib Bandung dalam laga pekan keempat babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two, pada Rabu (3/11/2026). 
Harga Cabai Merah Melonjak Tembus Rp124 Ribu, Mendag: Faktor Cuaca

Harga Cabai Merah Melonjak Tembus Rp124 Ribu, Mendag: Faktor Cuaca

Lonjakan harga cabai menjadi sorotan masyarakat. Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengungkapkan biang keladi kenaikan harga ini adalah faktor cuaca ekstrem.
16 Media Ramaikan Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Jadi Ajang Silaturahmi Jurnalis Sepak Bola Indonesia

16 Media Ramaikan Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Jadi Ajang Silaturahmi Jurnalis Sepak Bola Indonesia

Sebanyak 16 media nasional ambil bagian dalam Cendrawasih Karsa Media Cup 2026. Turnamen mini soccer ini menjadi ajang silaturahmi para jurnalis sepak bola.
Fresh Graduate Merapat! MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Uang Saku Setara UMK hingga Sertifikat Resmi Menanti

Fresh Graduate Merapat! MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Uang Saku Setara UMK hingga Sertifikat Resmi Menanti

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Kemnaker ditutup 4 November 2026. Peserta mendapat uang saku setara UMK, BPJS Ketenagakerjaan, mentor profesional, dan
Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Wira Prasetya akhirnya menjelaskan alasan absen mendampingi tim hingga berujung sanksi Komdis PSSI. Dia juga singgung sumpah profesi dan Bobotoh.
Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Piala Asia 2027 ternyata bukan satu-satunya agenda olahraga besar yang terdampak ketegangan di Timur Tengah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT