News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Bawa Anak, Emak-Emak di Kulon Progo Nekat Curi Helm dan Sandal

Dengan membawa anaknya, seorang emak-emak di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, nekat mencuri sandal dan helm. Aksi pencurian itupun viral di media sosial.
Selasa, 21 Juni 2022 - 21:42 WIB
Rekaman CCTV emak-emak saat lakukan pencurian di toko.
Sumber :
  • Tim tvOne - Arie Wibowo

Kulon Progo, DIY - Sebagai orang tua seharusnya mengajarkan anaknya berperilaku baik , namun beda yang dilakukan seorang emak-emak di Kabupaten Kulon Progo. Dengan membawa anaknya, Ia justru nekat mencuri sandal dan helm. Aksi pencurian itupun viral di sosial media.

Kejadian ini terjadi di salah satu toko Swalayan di kelurahan Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video ini diunggah di sosial media langsung viral di dunia maya. Dalam video menggambarkan pelaku tiba di toko langsung menuju lokasi sandal dan sepatu anak, melihat kondisi aman kemudian pelaku memasukkan barang curian kedalam tas.

Tak sampai disitu pelaku kemudian keluar dan terlihat mondar-mandir di depan toko,  kemudian pelaku mengambil helm yang diletakkan di motor yang ada tepat di sampingnya. 

Pelaku yang datang bersama anaknya itu pun lantas pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor matic.

Pengelola Toko Handayani, Dwi Susanto  membenarkan adanya aksi pencurian helm yang terekam CCTV di tokonya. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin sore. pelaku merupakan ibu-ibu. 

"Menurut informasi yang kemarin saya terima. Kebetulan kan kemarin saya posisi tidak di toko, nah setelah sampai toko saya mendapat informasi bahwasanya ada helm pengunjung yang hilang begitu. Setelah kita putar CCTV, ternyata ada seorang ibu-ibu yang mencuri helm," ujar Dwi, Selasa (21/6/2022)

Dwi mengatakan pihaknya lalu melaporkan kejadian ini kepada Polsek Pengasih. Petugas kemudian melakukan pengecekan lokasi, dan diketahui bahwa selain mencuri helm pelaku juga mengambil sejumlah barang di toko tersebut. 

"Kemarin juga ditindaklanjuti Polsek Pengasih bahwasanya ketika ada ibu-ibu yang datang kan ditelusuri sejak dari datang kok di dalam toko itu kok agak lama, ternyata disearching di CCTV terekam bahwasanya ada satu dua buah barang yang diambil." ungkap Dwi.

"Jadi sebelumnya sempat mengambil sejumlah barang di Toko, kemudian mengambil helm milik pembeli lain yang berada di depan toko," lanjutnya. 

Dwi mengatakan barang yang dicuri pelaku adalah sepatu dan sandal ukuran anak-anak.

"Sesuai dengan CCTV itu kayaknya semacam sepatu sandal anak-anak. Terus pas keluar juga tidak ada transaksi pembayaran," jelasnya. 

Dwi mengatakan ciri-ciri pelaku adalah seorang perempuan, bertubuh gemuk. Mukanya tidak terlalu terlihat karena tertutup masker. Adapun anak-anak yang dibawa pelaku dalam melancarkan aksinya itu berumur sekitar 6 tahun. 

"Ciri-ciri tersangka, itu orangnya agak gemuk, kemarin itu soalnya pake masker jadi kurang tahu itu (mukanya). Dia juga pakai kerudung, pakai masker, berdua sama anaknya. Kurang lebih di bawah umur 6 tahun," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pengasih, AKP Heru Meiyanto membenarkan adanya aksi pencurian di Toko Handayani. Ia menjelaskan petugas sudah memeriksa lokasi sejak kemarin. Pada hari ini, Selasa (21/6/2022) akan kembali dilakukan pemeriksaan termasuk pengumpulan bukti dan pengecekan rekaman CCTV. 

"Iya benar mas, kemarin sudah kami tindaklanjuti. Personel sudah turun. Nanti kami juga kembali cek ke lokasi untuk mengumpulkan beberapa bukti termasuk rekaman CCTV-nya," ujarnya. (Awo/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Yomanius juga mengakui bahwa DPRD memahami tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemprov Jabar.
Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia di sektor putri yang diperkuat Ester Nurumi dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya melawan Hong Kong.
Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif pria berinisial PJ (60) yang diduga menendang kucing sampai mati di Lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1/2026) lalu terus digali oleh pihak kepolisian.
Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT