News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa FTI UII Kembangkan Alat Pengolah Sampah Popok Bayi Ramah Lingkungan

Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menciptakan alat pengolah sampah ramah lingkungan, misalnya sampah basah popok bayi.
Jumat, 15 Juli 2022 - 17:17 WIB
Alat pengolah sampah ramah lingkungan karya FTI UII.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) berhasil menciptakan alat pengolah sampah ramah lingkungan. Alat Insenerator ini bahkan mampu untuk mengolah sampah basah seperti popok bayi.

Mahasiswa yang mengembangkan alat tersebut adalah Guntur Martha Baya dari Program Studi Teknik Kimia. Menurut Guntur, ide awal membuat alat tersebut berangkat dari keprihatinan akan semakin banyaknya jumlah sampah yang tidak terolah setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk itu perlu adanya upaya yang mampu meminimalisir dari dampak sampah-sampah yang tidak diolah dengan cara baik. Salah satunya adalah menggunakan Insenerator ramah lingkungan ini," kata Guntur, Jumat (15/7/2022).

Menurutnya, alat ini mampu mengolah semua jenis sampah, mulai dari sampah yang tidak terolah hingga sampah basah seperti popok bayi. Sampah popok bayi jika tidak dikeringkan dengan baik maka akan mencemari lingkungan dan memberikan manfaat kesehatan yang tidak baik bagi masyarakat sekitar.

Insenerator ini memiliki empat komponen, yakni ruang bakar, ruang dryer atau pengering, filter, dan scrubber. Berbeda dengan Insenerator biasa yang hanya memiliki dua komponen, ruang bakar dan dryer, alat yang dikembangkan FTI UII ini juga memiliki filter dan scrubber.

Tujuannya untuk meningkatkan ramah lingkungan karena asap buangannya nanti bisa dibuang secara sempurna ke lingkungan dan tidak memberikan dampak ke depan.

Guntur menjelaskan, cara kerja alat ini adalah sampah basah pertama kali dikeringkan di dalam ruang dryer.

"Tujuan dari ruang dryer itu nanti adalah fungsinya untuk mengeringkan sampah-sampah basah. Setelah sampahnya kering kita akan memasukkannya ke dalam ruang bakar untuk nanti digunakan sebagai bahan baku dalam proses Insenerator ini," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampah yang sudah ada di ruang bakar kemudian menghasilkan asap panas dan kotor yang akan mengalir ke ruang pengering. Dari situ, asap akan dimasukkan ke dalam ruang filter yang diisi dengan zeolit alam.

Dari proses itu, partikular-partikular asap berupa arang yang terbang akan dijerat dalam filter. Kemudian partikular minyak akan dijerat dalam alat scrubber.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT