News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilih Jalan Hijrah,Puluhan Mantan Pecandu Narkoba di Sleman Kini Hafal Al-Quran

Puluhan mantan pengguna dan pecandu narkoba di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, kini memilih jalan hijrah. Sebagian mereka bahkan sudah bisa menghafal Al-Quran.
Kamis, 11 Agustus 2022 - 11:06 WIB
Para mantan pecandu narkoba saat menghafal Al-Qur'an di Ponpes Bidayatussalikin, Sleman, Rabu (10/8/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Puluhan mantan pengguna dan pecandu narkoba di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, kini memilih jalan hijrah. Sebagian dari mereka bahkan sudah bisa menghafal kitab suci Al Quran.

Para santri mantan pecandu narkoba ini belajar membaca Al-Quran saat menjalani rehabilitasi di Pondok Pesantren Bidayatussalikin, di kawasan lereng Gunung Merapi, Turgo, Purwobinangun, Pakem Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau untuk semuanya yang di sini ada sekitar 40 santri, yang hafal Qur'an sekitar 20an," kata pimpinan Ponpes Bidayatussalikin, Abdullah Deni Setiawan, Rabu (10/8/2022).

Menurut Deni, mereka yang menjalani rehabilitasi di ponpesnya berasal dari latar belakang yang berbeda. Namun semuanya memiliki kesamaan misi untuk berjihad melawan hawa nafsu dan tak ingin kembali ke jalan gelap.

Oleh karenanya mereka dibina dan dibimbing ke arah yang lebih baik untuk tidak lagi kecanduan dengan narkoba. Kemudian mereka juga dibekali dengan ilmu agama agar saat kembali ke masyarakat tidak dipandang sebelah mata.

"Kebanyakan anak-anak, maaf, mantan narkoba itu dipandang sebelah mata, baik itu narkolema (narkoba lewat mata) itu sangat berbahaya. Makanya kyai mencengkeram mereka, mendidik mereka, membimbing mereka untuk lebih baik sehingga orang tua juga lebih baik," terangnya.

Para pecandu narkoba itu rata-rata menjalani rehabilitasi selama 15 bulan. Satu tahun digunakan untuk penyadaran dari bahaya kecanduan narkoba, dan 3 bulan untuk belajar sesuai minat serta bakatnya.

Dengan seperti itu, mereka akan memiliki life skill atau kecakapan hidup saat nantinya lulus dari pondok. Hal ibu tentu akan membuat orang tua santri bangga karena anaknya telah sembuh dari narkoba sekaligus mendapat bekal ketrampilan dan ilmu agama.

"Sehingga orang tua harusnya saat ini lebih bahagia melihat anaknya sekarang sudah ada yang hafal Juz 30, ada yang hafal 1-5 Juz, ada yang hafal 1-10 Juz, Masya allah," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman AKBP Siti Alfiah mengatakan, para santri yang menjalani rehabilitasi di ponpes tersebut merupakan hasil asesmen dari BNNK Sleman.

"Ini adalah salah satu kerja sama dengan BNN untuk rawat inapnya di sini. Dari hasil asesmen terpadu kita kirimnya ke sini," ujar Siti.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tuntutan JPU ke Ibam di Kasus Chromebook Nadiem Disorot Pakar, Singgung Fakta Persidangan hingga Skenario Proyek

Tuntutan JPU ke Ibam di Kasus Chromebook Nadiem Disorot Pakar, Singgung Fakta Persidangan hingga Skenario Proyek

Pakar hukum menilai pertanggungjawaban dalam kasus Chromebook harus disesuaikan dengan peran serta tindakan masing-masing terdakwa, termasuk Ibrahim Arief sebagai konsultan.
Polsek Metro Gambir Gagalkan Peredaran 99 Paket Sabu, Tiga Pelaku Ditangkap

Polsek Metro Gambir Gagalkan Peredaran 99 Paket Sabu, Tiga Pelaku Ditangkap

Polsek Metro Gambir bersama Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di empat wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Mualaf Center Indonesia mencabut sertifikat mualaf Richard Lee akibat dugaan penyalahgunaan dokumen administratif dan sikap yang dianggap mempermainkan agama.
Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Menurut bek kelahiran tahun 2000 itu, militansi pendukung Timnas Indonesia tak hanya sekadar fanatisme, tapi fenomena global yang sulit dicari tandingannya.
Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Pelatih timnas Irak, Graham Arnold mengungkapkan bahwa format Rond 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengalami perubahan. Timnas Indonesia dirugikan karena adanya perubahan
Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah diminta untuk memberi wewenang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau koperasi nelayan yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat menjual BBM subsidi.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT