News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vaksinasi Merdeka HUT RI Sasar Wilayah Capaian Booster Rendah di Gunungkidul

Minat masyarakat di Gunungkidul, Yogyakarta, untuk vaksinasi booster sampai saat ini masih rendah. Capaian booster di Gunungkidul baru di kisaran 32 persen.
Senin, 15 Agustus 2022 - 10:03 WIB
Sejumlah kapanewon di Gunungkidul menjadi sasaran Vaksinasi Merdeka HUT RI.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Minat masyarakat di Gunungkidul, Yogyakarta, untuk menerima vaksinasi booster sampai saat ini masih terbilang rendah. Maka tak heran bila capaian booster di Gunungkidul baru di kisaran 32 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty.

“Memang dibutuhkan dukungan banyak pihak dalam meningkatkan minat booster pada masyarakat, meski saat ini masih rutin digelar vaksinasi Covid-19, baik di kantor Dinkes ataupun di seluruh puskesmas yang ada,” kata Dewi, Senin (15/8/2002) di sela-sela pelaksanaan Vaksin Merdeka di Gunungkidul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mengejar capaian vaksinasi, selain mengoptimalkan Dinkes sendiri, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya dengan Tim Mobile Vaksin BIN DIY dan Satgas COVID-19 kabupaten dalam realisasi Vaksinasi Merdeka.

“Di awal April 2022, capaian Booster di Gunungkidul hanya 9 persen atau terendah se DIY. Setelah melalui serangkaian koordinasi, evaluasi berjenjang, dan pendampingan, capaian Gunungkidul kini menduduki peringkat ke-3 se DIY, selisih tipis dengan Sleman yang berada di urutan 2 setelah Kota Yogyakarta,” ungkap Dewi.

Terpisah, Perwakilan BIN DIY di Gunungkidul, Eko Susilo, mengatakan, Tim Vaksinasi BIN hingga kini terus melakukan monitoring harian, mingguan, hingga evaluasi bulanan. Panewu dan Puskesmas yang rendah capaiannya diminta paparan kendalanya. Hal ini bertujuan agar proses vaksinasi efektif.

“Selain turut terlibat dalam koordinasi lintas sektor dan wilayah, kami (BIN) melalui Tim Percepatan Penuntasan Vaksin (TPPV), terus melakukan penyisiran, bahkan melalui Vaksin Merdeka menjelang HUT RI ke- 77 tahun ini. Makanya kini para penewu berlomba-lomba meningkatkan capaian,” kata Eko.

Fokus gebrakan Vaksinasi Merdeka, lanjut Eko, dilakukan di 4 wilayah yang capaiannya rendah, seperti Kapanewon Playen,Tanjungsari, Rongkop, dan Karangmojo.

“Di 4 kapanewon, 14 lokasi akan dijadikan titik mobilisasi, 6 titik di Tanjungsari, 3 di Rongkop. Sisanya 3 di Playen dan 2 di Karangmojo. Di titik-titik tersebut, selain rendah capaian, masyarakatnya juga memiliki mobilitas tinggi,” terangnya.

Sementara itu, menurut Penewu Kapanewon Rongkop, Aris Pambudi, saat ini pihaknya menggelar vaksinasi massal di 8 Kalurahan. 6 kalurahan sudah dilakukan oleh BIN dan Dinkes, sedangkan 2 kalurahan lain masih akan disasar.

hal senada juga disampaikan Panewu Kapanewon Tanjungsari, Edy Sedono, yang optimis capaian vaksinasi di wilayahnya akan naik setelah vaksinasi mobile dilakukan.

“Kami yakin, adanya dukungan berbagai pihak, akan membuat yang sebelumnya rendah bisa naik,” kata Edy. (Ldhp/Buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.
Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi menyindir pemerintah soal pelayanan pajak usai menonaktifkan kepala Samsat Soekarno-Hatta yang viral gara-gara tidak ikuti SE Gubernur.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT