Gunung Merapi Luncurkan 5 Kali Guguran Lava Sejauh 1,8 Kilometer
- Tim tvOne - Nuryanto
Yogyakarta, DIY - Dari pengamatan Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, sejak pukul 06.00-12.00 WIB pada Sabtu (17/9/2022), cuaca di kawasan Gunung Merapi (2968 mdpl) teramati cerah dan berawan.
Teramati pula, Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan guguran lava.
Hingga kini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III atau Siaga.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 21-27°C, kelembaban udara 46-56 %, dan tekanan udara 838.8-918 mmHg.
Secara visual, Gunung Merapi tampak jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 10-50 meter di atas puncak kawah.
Dari periode pengamatan selama enam jam tersebut, teramati 5 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1,8 kilometer (1.800 meter) ke arah barat daya. Sementara data kegempaan menunjukkan aktivitas gempa Guguran 23 kali, Hybrid/Fase Banyak 12 kali, Vulkanik Dangkal 5 kali, dan Vulkanik Dalam 11 kali.
Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III (Siaga) dengan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer , Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer . Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (Nur/Dan)
Load more