GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Zebra Progo, Polda DIY Tilang 7.836 Pelanggar Lalu Lintas

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) masih melaksanakan Operasi Zebra Progo 2022, dalam rangka meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.
Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:13 WIB
Polisi saat melakukan Operasi Zebra Progo 2022 (Dok.Humas Polda DIY).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) masih melaksanakan Operasi Zebra Progo tahun 2022. Operasi dalam rangka meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas ini telah memasuki hari ke-9.

Dari hasil evaluasi selama delapan hari, terdapat 1 kejadian kecelakaan lalu lintas yang menjadi target operasi. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 2 orang korban mengalami luka ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Adapun kejadian kecelakaan non target operasi hingga hari ke-8 sebanyak 112 kejadian," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto, Selasa (11/10/2022).

Dijelaskan Yuliyanto, dari jumlah itu terdapat 2 orang korban yang meninggal dunia. Adapun korban luka berat sebanyak 3 orang, dan korban luka ringan sebanyak 141 orang.

Selain itu, Yuliyanto juga menyampaikan terkait data pelanggaran lalu lintas pada Operasi Zebra Progo tahun 2022. Hingga hari ke-8 kemarin terdapat 17.891 orang pelanggar.

"Dengan rincian tilang sebanyak 7.836 dan teguran sebanyak 10.055," terangnya.

Yuliyanto menerangkan, tren kenaikan data tersebut terjadi karena pada tahun ini pihaknya melakukan penegakan hukum dan edukasi kepada pelanggar. Sedangkan pada Operasi Zebra tahun lalu, pihaknya lebih mengedepankan penanganan penyebaran Covid-19.

Pada tahun ini, polisi juga melakukan penilangan menggunakan sistem Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sehingga semua bentuk pelanggaran lalu lintas di setiap sudut di Yogyakarta dapat terekam melalui kamera tilang elektronik.

"Di samping itu, petugas di lapangan juga melaksanakan kegiatan preventif dengan peneguran dan penilangan secara langsung bagi pengguna jalan yang kasat mata melanggar peraturan," ujarnya.

Yuliyanto mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas. Sebab tertib berlalu lintas menjadi awal dari keselamatan di jalan.

"ami mengimbau kepada masyarakat untuk sadar pentingnya taat peraturan lalu lintas karena dengan tertib berlalu lintas akan menjamin keamanan serta keselamatan pengendara di jalan," harapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Operasi Zebra Progo 2022 digelar oleh Polda DIY selama 14 hari, sejak 3-16 Oktober. Sedikitnya 980 personel dilibatkan dalam operasi ini.

Adapun tujuh sasaran yang menjadi prioritas penindakan. Yakni, berkendara sambil bermain handphone, pengemudi di bawah umur, berbonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan pengemudi kendaraan roda empat tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt). (Apo).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT