News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mampu Bertahan Selama Pandemi, HIPMI DIY Dorong UMKM Terus Berkembang dan Naik Kelas

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Daerah Istimewa Yogyakarta terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang dan naik kelas.
Senin, 17 Oktober 2022 - 09:41 WIB
Bazar UMKM di Turi, Sleman, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Daerah Istimewa Yogyakarta terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan naik kelas. Terlebih, UMKM menjadi salah satu sektor yang terbukti mampu bertahan dari keterpurukan ekonomi global saat pandemi Covid-19 melanda.

Ketua Umum BPD HIPMI DIY Aditya Bima Santosa Putra mengatakan, kenyataan tersebut harus menjadi perhatian serius agar masyarakat semakin sejahtera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di saat perusahaan besar banyak yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19, tetapi kenyataannya keberadaan UMKM justru tetap bertahan,” kata Adit dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (17/10/2022).

Guna mendorong UMKM naik kelas tersebut, menurut Adit, diperlukan sejumlah strategi. Selain modal berupa uang, juga peningkatan kualitas produk dan sumber daya manusia.

Keduanya sangat berperan penting untuk mendorong perkembangan dan kemajuan UMKM. Sebab kedua hal tersebut menjadi hal pokok yang harus dimiliki para pelaku UMKM.

Selain itu, lanjut Adit, pelaku UMKM juga harus memiliki kreatifitas tinggi agar mampu bersaing dan diminati oleh masyarakat. Dan yang tak kalah penting adalah strategi pemasaran.

"Mereka (pelaku UMKM) dapat memanfaatkan lebih maksimal teknologi informasi sebagai sarana promosi sekaligus menawarkan produk kepada konsumen," terang Adit.

Terkait hal ini, Adit mengaku siap membantu UMKM mendapatkan pelatihan untuk memasarkan produk lewat HIPMI DIY. Pihaknya juga siap membantu menyelenggarakan pameran sebagai bagian meningkatkan omset penjualan.

“HIPMI DIY siap membantu pelatihan memasarkan produk UMKM dengan memanfaatkan teknologi digital maupun menyelenggarakan pameran. Dengan harapan, mereka dapat meningkatkan produksi yang berdampak naiknya omset penjualan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya menyatakan, kasus Covid-19 yang terus melandai menjadi kesempatan besar untuk memulihkan kondisi perekonomian masyarakat.

"Kondisi menuju endemi ini juga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah, masyarakat maupun pihak lain supaya dampak perekonomian yang sempat terpuruk menjadi pulih lebih cepat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Harda, salah satu caranya dengan memperbanyak acara bazar UMKM hingga tingkat desa atau kalurahan. Acara tersebut juga dapat dikemas dengan memadukan kegiatan lain seperti olahraga senam.

"Gelar senam sekaligus bazar UMKM ini bukan hanya untuk menjajakan kepada peserta tetapi sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan. Sehingga dapat tercapai dua tujuan yaitu mengajak masyarakat gemar olahraga sekaligus peningkatan ekonomi," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT