News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegera Saling Ejek, Remaja Pengangguran Ini Nekat Aniaya Dua Pelajar dengan Menggunakan Senjata Tajam

Hanya karena saling ejek, seorang remaja pengangguran di Yogyakarta nekat melalukan penganiayaan terhadap dua orang pelajar dengan menggunakan senjata tajam.
Rabu, 26 Oktober 2022 - 05:39 WIB
Pemuda Tersangka Penganiayaan Pelajar di Yogyakarta
Sumber :
  • Nuryanto

Yogyakarta - Hanya karena saling ejek, seorang remaja pengangguran di Yogyakarta nekat melalukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. Dua orang korban dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kahumas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja, remaja pengangguran tersebut diduga tindak pidana penganiayaan / kekerasan yang dilakukan dengan benda tajam telah diamankan.
"Penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa 1 bilah clurit terjadi pada hari Minggu (23/10/2022) sekira pukul 17.30 WIB, di halaman depan SMK N 1 Yogyalarta di Jl. Kemetiran Kidul No.35, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta," jelas AKP Timbul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku bernama Nando, pemuda pengangguran, warga Sutodirjan GT II / 856 Rt 064 Rw 019 Pringgokusuman, Gedongtengen Yogyakarta. Sementara korban yakni Muh Elang dan Elang Tristan, keduanya masih berstatus sebagai pelajar.

Akibat aksi penganiayaan tersebut dua korban harus dilarikan ke rumah sakit akibat terkena sabetan clurit. Kedua korban telah melakukan riksa / Visum Et Repertum di PKU MUH Yogyalarta di Jl. KH. Ahmad Dahlan No.20, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Elang Tristan mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah atas dahi sementara Muh. Elang Andri Prasetya mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah ujung kiri.

"Pelaku dengan sengaja telah melakukan kekerasan terhadap korban yang dilatarbelakangi adanya selisih paham dengan teman pelaku," jelas AKP Timbul.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 kaos warna putih bercak darah milik Elang Tristan Sinatria, dan 1 buah switer warna abu-abu bercak darah milik Muh. Elang Andri Prasetya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut AKP Timbul, tiga hari sebelum kejadian ada selisih paham yakni saling ejek antara seorang bernama Sasa dengan salah satu korban. Kemudian pada hari Minggu (23/10) sekira jam 17.30 WIB pelaku Nando menghubungi Muh Elang untuk datang ke depan Balai warga RW 021 Sutodirjan dengan maksud untuk menyelesaikan selisih paham dengan salah satu saksi bernama Sasa.

Kemudian Muh Elang datang bersama Elang Tristan, dan disaat ketemu terjadi cek-cok yg didengar warga. Mendengar keributan maka oleh warga diminta untuk pergi, kemudian mereka menuju halaman depan SMK N 1 Yogya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Keracunan MBG Meningkat, Dinkes DKI Perketat SPPG: Setiap Unit Baru Wajib Langsung Dilatih

Kasus Keracunan MBG Meningkat, Dinkes DKI Perketat SPPG: Setiap Unit Baru Wajib Langsung Dilatih

Kasus keracunan MBG meningkat, Dinkes DKI perketat pengawasan SPPG lewat pelatihan, inspeksi, dan uji makanan sebelum dibagikan ke sekolah.
Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mendadak mengambil sanksi tegas terhadap Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung usai terbukti melanggar peraturannya.
Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Juara dunia 1996, Damon Hill, melontarkan ultimatum tegas kepada Max Verstappen yang teru-menerus mengeluhkan regulasi baru di F1 2026.
NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

KNVB melakukan investigasi pada pertandingan NAC Breda melawan Go Ahead Eagles setelah NAC Breda menuduh Dean James tidak sah untuk dimainkan dalam pertandingan tersebut. 
Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan hanya warga Jabar, warga Jateng juga dapat bantuan tunai dari Dedi Mulyadi, kisah mengharukan di pintu Tol Subang.
Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria percepat konsolidasi 15 BUMN logistik jadi satu perusahaan nasional, target rampung sebulan untuk efisiensi dan daya saing global.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) telah resmi merilis daftar pemain yang berstatus agen bebas (free agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT