GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Sajam untuk Tawuran, 4 Pelajar di Sleman Diamankan Polisi

Sebanyak empat orang pelajar diamankan polisi di Sleman, DI Yogyakarta. Mereka kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) dan akan digunakan untuk tawuran.
Senin, 16 Januari 2023 - 17:06 WIB
Empat pelajar yang diamankan polisi karena membawa sajam (Dok Polda DIY).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Sebanyak empat orang pelajar diamankan polisi di Sleman, DI Yogyakarta. Mereka kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) dan akan digunakan untuk tawuran.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan para pelajar tersebut membawa Sajam untuk menantang sekolah lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil pemeriksaan mereka menantang kelompok pelajar sekolah lain di wilayah Pakem dan Cangkringan sehingga membawa senjata tajam," kata Yuliyanto, Senin (16/1/2023).

Ke empat pelajar tersebut adalah MA (17), MM (16), FT (18), dan ZZR (14). Tiga orang berstatus pelajar SMK dan satu lainnya masih duduk di bangku SMP.

Kasus ini terjadi pada Kamis, 12 Januari 2023 sekitar pukul 00.10 WIB. Empat pelajar tersebut diamankan di Jalan Pakem-Turi, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.

Saat itu Polsek Turi mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada sekelompok remaja yang sedang nongkrong. Bersama Polsek Pakem, petugas kemudian melakukan penyisiran ke lokasi.

Hasilnya, petugas menemukan beberapa senjata tajam dari tangan ke empat pelajar. Di antaranya dua buah clurit, satu pedang, dan gir sepeda motor yang diikat tali.

"Terimakasih kepada masyarakat yang telah melaporkan adanya anak-anak remaja nongkrong sehingga malam itu polisi berhasil mencegah tindak pidana kekerasan yang menggunakan senjata tajam," ujar Yuliyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuliyanto menambahkan kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polresta Sleman. Pihaknya memastikan bahwa ke empat pelajar tersebut akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. 

"Mereka tetap kami proses sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Hanya Red Sparks, Begini Nasib Pink Spiders Usai Ditinggal Ratu Voli Korea

Bukan Hanya Red Sparks, Begini Nasib Pink Spiders Usai Ditinggal Ratu Voli Korea

Musim Liga Voli Korea 2025/2026 mengejutkan penggemar. Pink Spiders, juara musim lalu, harus berjuang keras di klasemen setelah ditinggal “Ratu Voli Korea”.
Ahli Gizi Peringatkan Bahaya Tersembunyi Jika Malas Makan Sayur Saat Sahur dan Buka Puasa

Ahli Gizi Peringatkan Bahaya Tersembunyi Jika Malas Makan Sayur Saat Sahur dan Buka Puasa

Menjalankan ibadah puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan nutrisi agar tubuh tetap sehat. 
Max Verstappen Balas Sindiran Pedas dari Lando Norris, Kali Ini Pembalap Tim Red Bull Itu Kritik McLaren Soal....

Max Verstappen Balas Sindiran Pedas dari Lando Norris, Kali Ini Pembalap Tim Red Bull Itu Kritik McLaren Soal....

Perdebatan soal regulasi dan mesin baru F1 2026 kini semakin memanas setelah Lando Norris membalas komentar dari Max Verstappen.
Soroti Tren Penggunaan Whip Pink, Kepala BNN Sebut Perlu Adanya Pengawasan dan Regulasi

Soroti Tren Penggunaan Whip Pink, Kepala BNN Sebut Perlu Adanya Pengawasan dan Regulasi

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto soroti tren penggunaan Whip Pink yang mengandung gas Nitrous Oxide, saat ini sudah banyak disalahgunakan masyarakat.
Philip Island Siap-siap Hilang dari Kalender MotoGP! Sebagai Pengganti, Australia Kini Siapkan Sirkuit di Kota...

Philip Island Siap-siap Hilang dari Kalender MotoGP! Sebagai Pengganti, Australia Kini Siapkan Sirkuit di Kota...

MotoGP berpotensi untuk menghapus Sirkuit Phillip Island dari kalender balap di Australia dalam waktu dekat setelah negosiasi kontrak yang berjalan dengan alot.
Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Persib Bandung menutup kompetisi Asia, AFC Champions League Two 2025-2026 dengan tersingkir di babak 16 besar. 

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT