News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

VaccarBio, 'Rice Cooker' Pembawa Vaksin Berpendingin Aktif Pertama di Indonesia

Tim peneliti dari Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menciptakan alat pembawa vaksin yang dilengkapi dengan pendingin aktif.
Jumat, 20 Januari 2023 - 11:52 WIB
Izzati Muhimah saat menunjukkan "Rice Cooker" pembawa vaksin berpendingin aktif.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Tim peneliti dari Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) berhasil menciptakan alat pembawa vaksin yang dilengkapi dengan pendingin aktif (active cooling). Alat yang bentuknya mirip dengan alat penanak nasi atau rice cooker tersebut dapat membuat vaksin lebih tahan lama dengan suhu yang terjaga.

"Bentuknya mirip seperti rice cooker tapi sebenarnya di dalamnya pendingin ada chambernya itu suhunya dingin," kata ketua tim peneliti Izzati Muhimah di FTI UII, Kamis (19/1/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Izzati menjelaskan awal mula penelitian ini berangkat dari keprihatinan tidak adanya alat pembawa vaksin yang bisa tahan terhadap suhu apapun. Penelitian dilakukan sejak tahun 2017 saat pandemi Covid-19 belum ada.

Selama ini alat pembawa vaksin hanya menggunakan semacam kotak yang diberi ice pack di dalamnya. Namun saat lokasi vaksinasi berada jauh dari puskesmas, ice pack tersebut lama kelamaan akan mencair.

Kondisi ini membuat suhu di dalam kotak vaksin akan bisa berubah dan meningkat. Sehingga vaksin yang disuntikkan menjadi kurang berkualitas.

"Kalau suhunya meningkat akan berada di atas 8 derajat celcius. Itu sangat mungkin terjadi dan tidak ada alat ukur dan pemantaunya," ungkapnya.

Dari keprihatinan itu, Izzati dan tim kemudian memiliki ide untuk membuat alat pembawa vaksin yang bisa memonitor suhu di dalamnya. Maka lahirnya alat yang diberi nama VaccarBio.

Setelah menjalani serangkaian uji coba, VaccarBio akhirnya memenuhi semua kriteria yang disyaratkan. Alat ini bisa menahan suhu lingkungan antara minus 5 hingga 45 derajat celcius.

Menurut Izzati, VaccarBio bahkan sudah lolos uji coba panasnya suhu padang pasir dan dinginnya suhu di daerah salju.

"Kita uji di Bio Farma dan diberi kesempatan untuk diuji alatnya di Chamber yang bisa mensimulasikan kondisi panas ekstrim di gurun maupun suhu yang di daerah bersalju," ujar peneliti yang juga dosen Informatika UII tersebut.

Izzati menambahkan, VaccarBio memiliki kapasitas penyimpangan hingga 2 liter atau setara dengan 60 vial. Saat ini VaccarBio sudah diproduksi sebanyak 100 unit dan dibagikan ke perwakilan puskesmas di seluruh Indonesia.

"Saat ini ada pelatihan untuk puskesmas terkait bagaimana mengoperasikan VaccarBio," terangnya.

Kepala Departemen Validasi dan Kalibrasi Bio Farma, Said Syahputra menyatakan alat ini bisa menjadi jawaban atas munculnya kesulitan saat harus melakukan vaksinasi ke pelosok desa.

"Masyarakat di daerah apabila butuh vaksin, mereka tetap harus mendapatkan kualitas vaksin yang terbaik. Artinya vaksin itu juga harus dibawa sampai ke titik di mana mereka disuntik dengan kondisi suhu yang sesuai 2-8 derajat celcius," ucapnya.

Said bahkan mengklaim VaccarBio sebagai alat pembawa vaksin dengan pendingin aktif pertama dan satu-satunya di Indonesia. Dengan menggunakan tenaga baterai, VaccarBio mampu menjaga suhu hingga 7 jam dengan membawa sekitar 600 dosis vaksin.

"Mereka (UII) menciptakan sebuah "kulkas" kalau di industri farmasi itu bilangnya Vaccin Carrier yang active cooling itu di Indonesia belum ada. Semuanya yang Bio Farma pakai selama ini hanya passive cooling jadi boksnya itu hanya berisi vaksin dan sebuah cool pack," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bio Farma sendiri kata Said juga berencana akan memproduksi massal alat ini, tapi harus berkolaborasi dengan BUMN yang lain.

"Ada wacana ke arah sana (produksi massal) karena ini sebuah peluang yang baru," pungkasnya. (Apo).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Kasus penyekapan disertai penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR oleh pelaku Taufik Hidayat menuai polemik publik.
Tak Ada Uji Coba, Potongan Komisi Ojol 8 Persen Langsung Diterapkan 1 Juli

Tak Ada Uji Coba, Potongan Komisi Ojol 8 Persen Langsung Diterapkan 1 Juli

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pemerintah memprioritaskan pengaturan komisi ojek online roda dua karena layanan tersebut memiliki jumlah pengguna dan mitra pengemudi yang paling besar.
Kemenhub: Regulasi Potongan Komisi 8 Persen Hanaya Dikhususkan untuk Ojol

Kemenhub: Regulasi Potongan Komisi 8 Persen Hanaya Dikhususkan untuk Ojol

Kementerian Perhubunga (Kemenhub) mengatakan jika regulasi potongan komisi ojek online (ojol) 8 persen saat ini hanya difokuskan bagi layanan roda dua bukan roda empat.
Lewat Padel, Partai NasDem Upaya Gaet Gen Z Guna Hadapi Pemilu Mendatang

Lewat Padel, Partai NasDem Upaya Gaet Gen Z Guna Hadapi Pemilu Mendatang

Partai NAsional Demokrat (NasDem) gencar menggaet kawula muda dalam strategisnya menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Jalankan Intruksi Ketum Partai Golkar, AMPI Bakal Libatkan Generasi Muda di Kancah Politik

Jalankan Intruksi Ketum Partai Golkar, AMPI Bakal Libatkan Generasi Muda di Kancah Politik

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menekankan peran aktif serta kehadiran kadernya di tengah masyarakat sebagai kekuatan sosial yang mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

i tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh, Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Total 16 pertandingan di babak 32 besar ini akan digelar hingga Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang untuk memperebutkan slot di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Pertandingan Afrika Selatan kontra Kanada di Grup A Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, Amerika Serikat (AS), Senin (29/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) oleh pria bernama Taufik Hidayat terus mneyita perhatian publik akibat kekejihannya.
Menteri ESDM: Program E20 Butuh 4 Juta Kiloliter Etanol

Menteri ESDM: Program E20 Butuh 4 Juta Kiloliter Etanol

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia program mandatori campuran etanol dengan bensin atau bioetanol 20 persen (E20) membutuhkan 4 juta kiloliter (KL) etanol.
Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

i tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh, Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT