GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Pelestarian Lingkungan Hutan Bakau Alami Kendala, Banyak Tanaman Bakau Mati

Upaya pelestarian kawasan pesisir selatan Bantul dari abrasi dilakukan dengan penanaman bakau (mangrove). Upaya pelestarian tersebut mengalami banyak kendala.
Jumat, 10 Februari 2023 - 11:37 WIB
Upaya Penanaman Pohon Bakau.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, Yogyakarta - Upaya pelestarian kawasan pesisir selatan Bantul tepatnya di Pantai Baros, Trihargo, Kretek, Bantul, Yogyakarta dari abrasi dilakukan dengan penanaman bakau (mangrove).

Namun, upaya pelestarian tersebut mengalami banyak kendala. Sehingga dari total 10-15 hektar kawasan hutan bakau (mangrove) yang harus dimitigasi, kini baru mencapai 3,5 hektar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya pelestarian telah dimulai sejak 2003 silam, kawasan yang dulu diinisiasi oleh lembaga swadaya masyarakat yang peduli pelestarian lingkungan saat ini dikelola Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B). Beranggotakan 45 pemuda pemudi desa Trihargo. 

“Perkembangan luasan hutan bakau di Pantai Baros tidak seperti yang kita harapkan. Banyak kendala dan dukanya,” ungkap Wawan Widia Ardi Susanto, Seksi Konservasi KP2B, Jumat (10/2/2023).

Wawan mengatakan, awalnya penanaman bakau atau mangrove di sini sebagai upaya mengurangi naiknya uap air laut yang mengandung garam ke lahan pertanian milik warga. Pasalnya, keberadaan uap air laut bakal mematikan tanaman padi dan tanaman pertanian lainnya sehingga mengakibatkan gagal panen.

"Varietas bakau Rhizophora dan Avicennia dipilih sebagai tanaman utama. Tanaman bakau dengan jenis akar serabut yang kuat ini diharapkan bisa mengurangi terjangan air payau dari Laguna Opak ke daratan dan memunculkan daratan baru," ujarnya.

Wawan menambahkan dampak adanya tanaman mangrove ini mampu menahan dampak yang ditimbulkan dari air laut.

“Dengan adanya mangrove ini dapat menjadi benteng naiknya uap air laut ke area pertanian. Sehingga, warga bisa mengelola area sawahnya untuk berbagai komoditas tanaman pangan,” katanya..

Akan tetapi, akhir-akhir ini abrasi meningkat bahkan akhir tahun 2022 kemarin cukup besar sehingga menyebabkan mendekatnya bibir laut ke laguna yang berakibat selalu berpindahnya mulut muara Laguna Opak setiap tahunnya.

"Perpindahan muara Laguna Opak ini menyebabkan berpindahnya pola aliran sungai dari hulu. Yakni pada musim penghujan, aliran air Sungai Opak menghanyutkan tanah endapan yang terbentuk alami di sisi laguna. Di tanah endapan itu biasanya kita menanam pohon bakau. Saat banjir, tanah lumpur yang menjadi media tanah hanyut dan tinggal menyisakan pasir yang juga mudah terbawa air,” terang Wawan.

Selain itu, imbuh Wawan, abarasi akhir tahun lalu menghilangkan area hutan bakau yang terbentuk di sisi selatan laguna dengan ketinggian pohon mencapai 8-10 meter. 

"Di samping itu banyaknya sampah yang dibawa dari hulu menjadi penyebab pohon mangrove mati. Sampah-sampah yang cukup banyak khususnya sampah plastik, stereoform. Di sini selalu banyak sampah air sungai mengingat Laguna Opak merupakan muara semua sungai-sungai di Kota Yogyakarta," tutur Wawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaca dari pengalaman tersebut, maka sebagai upaya perluasan hutan bakau, Wawan menegaskan pihaknya memprioritaskan penanaman ke arah barat atau arah Pantai Samas. Meskipun banyak kendala dan perkembanganya tidak seperti apa yang direncanakan dan diharapkan, namun upaya tersebut terus dilakukan dengan mengandalkan program CSR BUMN maupun perusahaan swasta. Penanaman bakau masih terus berlangsung untuk mendukung konsep edukasi wisata.

“Setiap wisatawan yang datang ke sini kami ajak mengenal dan fungsi utama hutan bakau. Kami berharap dari sini, kepedulian wisatawan muncul dan berkenan berkontribusi. Terakhir adalah rombongan wartawan Bantul yang melakukan penanaman pohon Mangrove dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN),” pungkas Wawan. (Ssn/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dominasi Papan Atas, 4 Semifinalis IBL 2026 Lengkap Usai Dewa United dan Hornbills Susul Satria Muda dan Pelita Jaya Jakarta

Dewa United Basketball dan Bogor Hornbills menyusul Satria Muda Bandung dan Pelita Jaya Jakarta untuk tampil di babak semifinal IBL 2026. 
Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Meski Jay Idzes Cedera, Pemain Rp17 Miliar Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman untuk Isi Kekosongan di Lini Belakang Timnas Indonesia

Yussa Nugraha mengungkapkan, bahwa ada satu pemain yang bisa menjadi opsi pengganti Jay Idzes di lini belakang Timnas Indonesia saat FIFA Matchday nanti. Siapa?
Kabar Buruk untuk Megawati Hangestri! Pelatih Timnas Korea Usul Larangan Main bagi Pemain Asing di V-League Musim 2026/27

Kabar Buruk untuk Megawati Hangestri! Pelatih Timnas Korea Usul Larangan Main bagi Pemain Asing di V-League Musim 2026/27

Megawati Hangestri terancam kehilangan 18 laga di Hyundai Hillstate. Skenario tersebut berawal dari usulan mengejutkan yang dilontarkan pelatih Timnas voli putri Korea Selatan
7 Minuman yang Bantu Menurunkan Kolesterol Setelah Menyantap Daging Kurban, Nomor 1 Mudah Ditemukan

7 Minuman yang Bantu Menurunkan Kolesterol Setelah Menyantap Daging Kurban, Nomor 1 Mudah Ditemukan

Berikut 7 minuman yang bantu menurunkan kolesterol setelah menyantap daging kurban, nomor 1 mudah ditemukan.
Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung

Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bertemu Atep, putra dari seorang anggota Viking Papua. KDM berjanji akan membawa sang anak untuk sekolah di akademi Persib Bandung.
Meski Cedera, Nilai Pasar Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Justru Naik usai Main Apik Bareng Sassuolo di Musim 2025/2026

Meski Cedera, Nilai Pasar Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Justru Naik usai Main Apik Bareng Sassuolo di Musim 2025/2026

Penampilan gemilang dan konsisten yang ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bersama Sassuolo pada musim 2025/2026 membuat nilai pasarnya melonjak.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT