GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemen ESDM Terbitkan Pedoman Pemberian Insentif Usaha Hulu Migas

Keputusan Menteri ESDM, diteken pada 18 Oktober 2021 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan itu, diharapkan bisa mengoptimalkan kegiatan usaha hulu migas.
Sabtu, 18 Desember 2021 - 17:55 WIB
Pemerintah terbitkan pedoman pemberian insentif usaha hulu migas
Sumber :
  • ANTARA/HO-MedcoEnergi

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan keputusan tentang pedoman pemberian insentif kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas).

Keputusan Menteri ESDM, yang diteken pada 18 Oktober 2021 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan itu, diharapkan bisa mengoptimalkan kegiatan usaha hulu migas untuk pengembangan wilayah kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam rangka pemberian insentif yang wajar, konsisten, dan memadai untuk mendorong kegiatan pengembangan wilayah kerja dibutuhkan suatu pedoman pemberian insentif," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Sabtu (18/12/2021).

Selain itu, pertimbangan lainnya telah dilakukan analisis ekonometrika berdasarkan data rencana pengembangan lapangan atau plan of development (POD), yang tersedia di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Analisis itu dipakai untuk pemetaan parameter keekonomian lapangan dan digunakan sebagai bagian dari kriteria umum dalam pedoman pemberian insentif dengan tetap memberikan manfaat yang optimal bagi negara.

Diktum pertama beleid baru tersebut menyatakan bahwa Menteri ESDM menetapkan pedoman pemberian insentif kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari regulasi ini.

Diktum kedua, pedoman pemberian insentif itu digunakan sebagai acuan bagi unit di lingkungan Kementerian ESDM untuk pelaksanaan alur proses dan evaluasi dalam rangka penetapan pemberian insentif oleh Menteri ESDM.

Sedangkan, diktum ketiga berbunyi asas pemberian insentif adalah besaran paling sedikit berdasarkan hasil evaluasi yang dapat memberikan dampak keekonomian yang optimal bagi pemerintah dan kontraktor migas.

Selanjutnya, diktum keempat menyatakan bahwa pemberian insentif didasarkan pada parameter keekonomian yang lazim dipergunakan di industri minyak dan gas bumi, antara lain internal rate of return (IRR) atau profitability index (PI) yang besarannya mengacu pada praktik kewajaran di industri minyak dan gas bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada diktum kelima menjelaskan bahwa SKK Migas melakukan evaluasi terhadap usulan pemberian insentif sebagaimana dimaksud dalam diktum keempat dan memberikan rekomendasi kepada Menteri ESDM.

Adapun diktum keenam menyatakan bahwa pengawasan dan pengendalian terhadap pemberian insentif dilakukan oleh SKK Migas dan dilaporkan kepada Menteri ESDM setiap enam bulan sekali atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda disebut bisa jadi batu sandungan dan ancaman berbahaya di fase grup.
Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen terkaget-kaget melihat gebrakan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang tiba-tiba kunjungi suku Togutil, sebuah suku pedalaman di Maluku Utara Apa katanya?
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan mulai curiga dengan jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti Timnas Indonesia. Sebut Garuda dapat perlakuan tak adil.
16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakuk
Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Polres Trenggalek Polda Jatim bersama masyarakat membangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok akhirnya buka suara soal kontroversi ajakan away Bobotoh ke Samarinda. Kapten Persib minta maaf dan ungkap fakta sebenarnya!

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT