News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Aksi Penjarahan Massal, Petani Kelapa Sawit Kalimantan Dibuat Sengsara karena Rugi Berkali Lipat, Sudah Boncos Ditambah Pohon Rusak

Kejadian luar biasa (KLB) penjarahan sawit di sejumlah wilayah belakangan ini tak hanya menyasar perkebunan perusahaan, tetapi juga kebun milik para petani.
Selasa, 7 Mei 2024 - 16:35 WIB
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia mengeluhkan semakin masifnya penjarahan kebun sawit di Kalimantan yang sudah terjadi setahun terakhir
Sumber :
  • GAPKI

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) dibuat geram dengan maraknya aksi penjarahan yang memuat rugi berkali lipat.

Kejadian luar biasa (KLB) penjarahan sawit di sejumlah wilayah belakangan ini tak hanya menyasar perkebunan perusahaan, tetapi juga kebun milik para petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diutarakan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apkasindo Gulat ME Manurung di Jakarta, Selasa (7/5/2024).

tvonenews

"Kami sepakat dilakukan penindakan oleh aparat penegak hukum karena ini jelas pidana," ujarnya dikutip dari Antara.

Di Kalimantan Tengah, petani sawit dibuat sengsara karena rugi ratusan juta rupiah akibat dijarah oknum tidak bertanggung jawab.

Gulat menjelaskan, aksi pencurian besar-besaran tersebut dilakukan dari kebun milik perusahaan hingga milik petani biasa.

Modus kejahatan para pencuri tersebut dilakukan pada waktu mendekati musim panen, secara terstruktur, masif, dan sistematis.

Oleh karena itu, Gulat sebagai perwakilan petani berharap aparat penegak hukum segera membasmi para bandit-bandit kelapa sawit di berbagai daerah.

"Negara tidak boleh kalah dengan hal yang seperti ini, semuanya ada regulasi yang mengaturnya," kata Gulat menegaskan.

Kasus Serupa Terjadi di Kalimantan Tengah

Tak hanya di Kalimantan Timur, kasus perampokan kelapa sawit secara masal tersebut juga terjadi di Kalimantan Tengah/

Ketua DPW Apkasindo Kalteng JMT Pandiangan menuturkan, pencurian tandan buah segar (TBS) sawit masih merajalela bahkan juga meluas di daerah lain seperti di Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Pangkalan Bun.

"Pencurian masih berlangsung dan tetap massif di kebun sawit baik milik perusahaan serta petani,” ujar Pandiangan.

Mirisnya, aksi pencurian secara masal tersebut sudah terjadi sejak satu tahun yang lalu.

Ia juga membenarkan bahwa penjarahan kelapa sawit di Kalteng dilakukan secara terorganisir dengan pelaku lebih dari 10 orang.

Akibatnya, nilai kerugian yang ditanggung petani mencapai ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sekali beraksi, penjarah bisa mengambil 3-4 ton TBS. Lebih parahnya, tanaman sawit akhirnya menjadi rusak karena diambil secara paksa dan asal-asalan.

Jika dikalikan harga TBS Rp2.500/kg, maka total kerugian bisa mencapai Rp7,5 juta sampai Rp10 juta dalam sekali jarah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Achmad menyampaikan materi bertajuk “Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju” dengan perspektif Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT