News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah akan Naikkan PPN 12 Persen, Anggota Legislatif PKS: Masyarakat Kian Terhimpit, Industri Semakin Terpukul

Ambisi pemerintah untuk menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen direspons dengan kritik tajam dari Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam.
Selasa, 14 Mei 2024 - 13:43 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam.
Sumber :
  • DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam menyebut bahwa rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun 2025 akan semakin memukul mundur kondisi perekonomian masyarakat. 

Menurut Ecky, ambisi pemerintah untuk menaikkan PPN kontraproduktif dengan kondisi daya beli masyarakat saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rencana kenaikan PPN sangat menghimpit masyarakat. Ini akan memukul mundur daya beli masyarakat yang saat ini dihadapkan pada berbagai tekanan perekonomian” buka Ecky pada rilis resmi, Selasa (15/4/2024).

tvonenews

Menurutnya, beberapa tahun terakhir sudah menjaadi tahun tersulit yang dihadapi oleh masyarakat.

Pihaknya juga mencontohkan berbagai macam guncangan yang mengakibatkan pendapatan mereka tergerus karena gejolak perekonomian.

“Beberapa waktu lalu kita merasakan kenaikan harga pangan khususnya beras. Belum usai beras meningkat, bahan pangan berbasis protein. Belum lagi persoalan tingginya suku bunga kredit. Daya beli masyarakat benar-benar menghadapi pelemahan."

"Survei konsumen yang dilakukan oleh BI menunjukkan bahwa rasio konsumsi kelompok dengan pengeluaran di bawah Rp 5 juta sebagian besar mengalami penurunan.”

“Penurunan paling dalam dicatatkan oleh kelompok pengeluaran Rp 2,1 juta - Rp 3 juta, diikuti kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta - Rp 5 juta. Ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat semakin terpukul.” Ungkap Ecky.

Ecky juga menuturkan bahwa pukulan terhadap daya beli masyarakat juga ditunjukkan dengan konsumsi yang belum cukup mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada triwulan I.

“Terbaru kita bisa melihat bagaimana konsumsi rumah tangga hanya tumbuh di 4,91 persen, angka ini berada di bawah level pertumbuhan ekonomi nasional. Padahal, triwulan I memiliki beberapa momentum penting untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi, seperti momen Ramadhan dan lebaran. Nyatanya, daya beli justru sedang terpukul.” Jelas Ecky.

Ecky menuturkan bahwa PPN dominan dalam struktur penerimaan perpajakan. Demikian halnya dengan PPN impor yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mayoritas bersumber dari dalam negeri berupa konsumsi masyarakat, kenaikan tarif PPN tidak hanya akan berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat, melainkan juga meningkatkan tekanan bagi perekonomian nasional.

“Kita bisa melihat bagaimana penerimaan pajak utama seperti PPN pada triwulan I-2024 menurun sekitar 24,8 persen. Padahal porsi PPN ini dominan terhadap struktur penerimaan perpajakan. Secara sektoral, pajak yang bersumber dari sektor industri juga turun sebesar 14,6 persen. Demikian halnya dengan perdagangan yang pada triwulan ini turun sekitar 0,74 persen ” Ujar Ecky

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelombang Panas, Prancis Distribusikan 1000 AC ke Rumah Sakit

Gelombang Panas, Prancis Distribusikan 1000 AC ke Rumah Sakit

Sekitar 1.000 unit pendingin ruangan (air conditioner/AC) akan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit di wilayah Paris hingga akhir pekan ini.
Delegasi Resmi Negara_negara Mulai Tiba di Teheran

Delegasi Resmi Negara_negara Mulai Tiba di Teheran

Bebebrapa delegasi resmi negara tiba di ibu kota Iran, Teheran, Jumat, untuk menghadiri upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, menurut media Iran.
PSSI Pers Satukan Visi Menuju Gelar Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI Pers Satukan Visi Menuju Gelar Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI Pers menggelar forum diskusi bertajuk "ASEAN HYUNDAI CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" melalui acara Water Breaki N Brand Experience Center.
Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Potensi alam dan sumber daya manusianya yang bagus membuat dunia investasi Kabupaten Banyuwangi makin dilirik.
Keberhasilan Transformasi Polri Dinilai Realisasi Program Presisi Era Jenderal Listyo

Keberhasilan Transformasi Polri Dinilai Realisasi Program Presisi Era Jenderal Listyo

Hari Bhayangkara ke-80 dinilai menjadi momentum tepat untuk mengapresiasi pencapaian besar Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Diresmikan Gubernur Khofifah, Pabrik Kemasan Kaleng Modern Banyuwangi Serap Ratusan Pekerja Lokal

Potensi alam dan sumber daya manusianya yang bagus membuat dunia investasi Kabupaten Banyuwangi makin dilirik.

Trending

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan agar pejabat yang korupsi atau merampok uang negara, agar dijatuhi hukuman mati. Bahkan Ketua Umum MUI,
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT