GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Luhut Terpukau Pertama Kali Coba Kecanggihan Kapal OceanXplorer, Sampai Ingin Bujuk Prabowo Subianto untuk Beli

Luhut mengaku takjub saat mencoba fasilitas kapal milik organisasi nonprofit global OceanX yang merupakan kapal penjelajah khusus untuk penelitian samudera.
Kamis, 16 Mei 2024 - 14:53 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan mencoba Kapal OceanXplorer
Sumber :
  • Instagram @luhut.pandjaitan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dibuat terpukau dengan kecanggihan kapal OceanXplorer yang melakukan ekspedisi di Laut Indonesia.

Fasilitas milik organisasi nonprofit global OceanX tersebut merupakan kapal penjelajah yang khusus untuk penelitian samudera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini, Menko Luhut mendapat kesempatan merasakan langsung kapal OceanXplorer yang baakal menjelajah laut Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.

"Takjub. Kesan tersebut saya rasakan pertama kali saat meninjau fasilitas di dalam kapal OceanXplorer, yang berlabuh di Singapura bulan April lalu," kata Luhut melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (16/5/2024).

Luhut menjelaskan, Kapal OceanXplorer saat ini berada di perairan Indonesia untuk menjalani misi ekspedisi Blue Halo S, yang agenda utamanya penurunan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan iklim.

Tim OceanX sebenarnya bermitra dengan lembaga pemerintah dan ilmuwan Indonesia sejak tahun 2022 lalu.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk melakukan studi tentang lingkungan laut dalam rangka memberikan masukan bagi ilmu pengetahuan, kebijakan, dan pengambilan keputusan ekonomi.

Misi OceanX di Indonesia akan berlangsung dari 4 Mei hingga 25 Agustus mendatang, dimulai dari Batam, Kepulauan Riau dan berakhir di Bitung, Sulawesi Utara.

"Sebagai negara maritim yang berada di jalur ring of fire, saya secara khusus meminta kepada para peneliti kami yang ada di kapal tersebut untuk mempelajari betul potensi gempa bumi dan tsunami dari dasar lautan Indonesia," ujar Luhut.

"Dengan begitu kita bisa menentukan kebijakan antisipasi dan mitigasi bencana yang efektif sehingga kejadian gempa dan tsunami Aceh lalu yang banyak menelan korban jiwa, tidak terjadi lagi di kemudian hari," lanjutnya.

Luhut menilai bahwa kedalaman laut Indonesia menjadi magnet bagi para peneliti di seluruh dunia.

Pasalnya, lautan Indonesia menyimpan banyak potensi dari berbagai aspek. Namun, Luhut menyadari bahwa Indonesia masih punya keterbatasan dana.

"Namun saya memahami bahwa negara berkembang seperti Indonesia, memiliki keterbatasan dana dan teknologi untuk menjelajah laut dalam," sambungnya.

Bakal Bujuk Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Kerjasama dengan OceanX akan memberikan wawasan berharga tentang kekayaan alam Indonesia.

Oleh karena itu, Indonesia diharap bisa mempelajari berbagai teknologi yang digunakan oleh kapal OceanX.

"Saya berharap suatu hari nanti, Indonesia punya kapal canggih seperti OceanXplorer, sehingga pengelolaan perikanan berkelanjutan, strategi konservasi yang efektif, serta upaya mitigasi proaktif dalam tanggap bencana alam bisa kita temukan solusinya demi keberlangsungan hidup anak cucu kita di masa mendatang," imbuhnya.

Luhut mengaku juga akan memberi masukan kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto agar membeli kapal riset dengan alat canggih, khususnya untuk memetakan kekayaan laut dalam hingga potensi bencana.

Hal itu disampaikan Menko Luhut dalam konferensi pers terkait ekspedisi bersama Indonesia-OceanX, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu baru-baru ini.

“Saya akan dorong kepada Pak Prabowo biar ini juga menjadi prioritas,” kata Menko Luhut, Rabu (15/5)

OceanXplorer dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk survei berbagai lingkungan laut, termasuk habitat laut dalam, dangkal, dan pesisir.

Kapal bahkan ini dilengkapi dengan dua kapal selam berawak untuk menyelam hingga 1.000 meter. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Koordinator Relawan Medan Bergerak, Andrey Saragih, mengatakan bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami para korban.

Trending

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Koordinator Relawan Medan Bergerak, Andrey Saragih, mengatakan bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT