GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Akui Anggaran Program Susu Gratis Perlu Pertimbangan, Bisa Diganti Susu Kerbau atau Kambing: Mungkin Juga Telur

Prabowo Subianto mengaku realisasi program susu gratis untuk anak belum tentu bisa terealisasi merata. Maka, dapat diganti dengan susu kerbau atau kambing.
Sabtu, 25 Mei 2024 - 18:42 WIB
Prabowo Subianto dalam wawancara eksklusif tvOneNews.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih 2024-2029 mengakui bahwa program makan siang dan susu gratis merupakan agenda yang membutuhkan anggaran sangat besar.

Meski menegaskan program makan siang untuk anak sekolah yang digaungkan bersama Gibran tersebut masih dapat ditopang APBN, Prabowo tak menepis bahwa kelengkapan program tersebut yakni susu gratis belum tentu dapat terealisasi merata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisa jadi, berbagai alternatif akan dilakukan untuk mengganti susu gratis, mengingat agar tidak menghabiskan anggaran terlalu besar.

Terlebih, esensi dan penamaan program makan siang dan susu gratis kini telah dikoreksi menjadi program "Makan Bergizi Gratis untuk Anak-Anak".

Prabowo menyampaikan, alternatif untuk mengganti susu sebagai sumber protein dapat disesuaikan menurut tipologi dan sumber daya yang ada di setiap daerah.

Maka, bukan tidak mungkin susu sapi dalam program makan bergizi tersebut digantikan dengan susu kerbau atau kambing.

"Masalah susu, kita akan lihat, ternyata tergantung daerahnya. Sebagai contoh di daerah Maluku Barat Daya, Pulau Moa, mereka itu banyak kerbau. Jadi susu kerbau di sana ada, dan cukup susu kerbau," kata Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan tvOneNews, dikutip Sabtu (25/5/2024).

"Ada juga daerah-daerah yang banyak kambing, etawa dan sebagainya. Bisa dapat susu kambing," imbuhnya.

Prabowo melihat bahwa banyak sumber protein yang dapat menggantikan susu sapi.

Salah satu alternatif utama yang mungkin akan diambil adalah pengadaan telur untuk menggantikan susu sapi.

Selain proteinnya lebih tinggi, Prabowo mengatakan bahwa harga telur juga jauh lebih murah ketimbang susu.

"Ternyata protein dan mineral dan zat-zat yang ada di telur itu lebih baik dari pada susu, kata para pakar cerita ke saya. Dan telur kita bisa jatuhnya lebih murah," kata Prabowo.

Pada prinsipnya, realisasi susu gratis untuk anak sekolah belum tentu bisa diwujudkan secara menyeluruh.

Oleh sebab itu, Prabowo menyampaikan bahwa nantinya akan ada penyesuaian-penyesuaian untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis untuk Anak-Anak tersebut.

"Kalau kita hitung nanti bahwa di suatu daerah susu itu mahal, karena mungkin sapinya kurang atau transportasinya mahal ya nanti kita konsentrasi pada telur, pada ikan, dan sebagainya," ucap Prabowo.

"Kita harus menyesuaikan rencana kita dengan tipologi dan kondisi daerah yang berbeda-beda, kita jangan satu pola untuk disama ratakan seluruh Indonesia. Ada daerah pegunungan, ada daerah pesisir, ada daerah pulau."

"Jadi kita harus selalu fleksibel, yang penting anak-anak kita dapat makan bergizi, saya kira itu tujuan kita," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo sebelumnya optimis bahwa program makan siang gratis akan cepat terealisasi meski sebagian pihak masih mempertanyakan soal anggarannya.

Ketua Umum Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI meyakinkan, pihaknya sudah menghitung bahwa APBN Indonesia masih mampu untuk mewujudkan Makan Bergizi Gratis untuk Anak-Anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita sudah hitung kemampuan kita sebagai negara, kita sudah hitung bahwa kita mampu," kata Prabowo. (rpi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT