News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Tommy Djiwandono yang Disebut Bakal Gantikan Sri Mulyani, Punya Background Sejarah hingga Wartawan Ekonomi: Ternyata Anak Mantan Gubernur BI

Sri Mulyani bersama Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran memperkenalkan Tommy Djiwandono yang akan menangani bidang ekonomi dan keuangan.
Jumat, 31 Mei 2024 - 14:15 WIB
Sosok Tommy Djiwandono saat diperkenalkan Sri Mulyani bersama Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran di Kantor Kemenkeu, Jumat (31/5/2024)
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOnenews..com

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Tommy Djiwandono digadang-gadang akan menjadi penerus Menteri Keuangan Sri Mulyani di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Kabar tersebut semakin santer setelah Sri Mulyani memperkenalkan langsung Tommy Djiwandono bersama Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politikus Partai Gerindra tersebut diperkenalkan Menteri Keuangan RI orang yang akan bertanggung jawab di bidang ekonomi keuangan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sri Mulyani dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2024).

“Tadi telah disampaikan oleh Pak Muzani, Pak Dasco, bahwa Pak Tommy Djiwandono yang akan in charge (bertanggung jawab), yang akan bertugas untuk bidang ekonomi keuangan,” ujar Sri Mulyani.

Mantan pejabat Bank Dunia itu menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Tommy dalam upaya sinkronisasi tugas.

“Sehingga selama ini sebetulnya juga sudah banyak komunikasi, namun hari ini menjadi diformalkan sehingga ini akan menjaga komunikasi yang sangat baik, sehingga fokus pada masalah-masalah yang harus kita tangani bersama,” ujarnya.

Lantas, siapakah sosok Tommy Djiwandono yang digadang akan menggantikan posisi Sri Mulyani?

Sosok Tommy Djiwandono, Anak Mantan Gubernur BI dan Keponakan Prabowo

Thomas M. Djiwandono atau yang biasa dipanggil Tommy selama ini hanya banyak dikenal publik sebagai salah satu kader Partai Gerindra.

Siapa sangka, politikus yang lahir di Jakarta, 7 Mei 1972, merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati.

Soedradjad Djiwandono adalah Gubernur Bank Indonesia yang menjabat pada era Orde Baru, tepatnya periode Maret 1993 – Februari 1998.

Lahir di keluarga sangat berkecukupan, Tommy Djiwandono mengenyam pendidikan di sekolah di SMP Kanisius, Menteng, Jakarta.

Sementara itu, Tommy diketahui kuliah di luar negeri menempuh bidang studi sejarah di Haverford College, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Selanjutnya, Pria berusia 52 tahun tersebut mengambil master di bidang International Relations and International Economics di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat.

Sepak terjang kariernya dimulai sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada tahun 1993 dan di Indonesia Business Weekly pada tahun 1994.

Setelah itu, Tommy bekerja sebagai analisis keuangan di Whitlock NatWest Securities, Hong Kong.

Pada tahun 2006, karier Tommy Djiwandono terus melejit terutama saat pamannya Hashim memintanya untuk membantu di perusahaan agribisnis, Arsari Group.

Tommy kemudian menempati posisi strategis dengan menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group.

Melenggang ke dunia politik, Tommy lantas menjadi anggota dalam Partai Gerindra dan sempat maju sebagai Caleg di Provinsi Kalimantan Barat.

Saat ini, sosok yang digadang akan menggantikan Sri Mulyani tersebut menjadi Bendahara Umum Partai Gerindra.

Dialah pengendali keuangan partai milik Sang Paman, Prabowo Subianto.

Pada Pilpres 2014, Tommy mengusung pasangan Prabowo-Hatta dan berperan penting bagi Koalisi Merah-Putih (KMP) di bidang kebutuhan logistik.

Berkat kinerja Tommy juga, Partai Gerindra mendapatkan peringkat terbaik sebagai Partai Politik dengan laporan keuangan yang paling transparan.

Partai Gerindra menyabet penghargaan dari Transparency International Indonesia dan Indonesia Corruption Watch berkat kiprah Tommy di bidang keuangan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT