News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Banyak Keterlambatan Saat Angkutan Haji, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Justru Menilai Garuda Sudah Lakukan Perbaikan

Meski banyak keterlambatan, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) justru memberi penilaian positif kepada Garuda Indonesia saat angkutan haji 2024.
Minggu, 14 Juli 2024 - 20:39 WIB
Meski Banyak Keterlambatan, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Justru Menilai Garuda Sudah Lakukan Perbaikan
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah maraknya tudingan terhadap kinerja maskapai PT Garuda Indonesia Tbk selama musim angkutan haji tahun 2024, pandangan berbeda justru datang dari Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita).

Asita justru memberi penilaian positif terhadap kinerja maskapai yang melayani penerbangan ibadah haji tersebut. Garuda Indonesia dinilai sudah melakukan perbaikan terkait layanan angkutan haji tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kelihatannya (Garuda Indonesia) sudah ada perbaikan walaupun masih banyak terjadi keterlambatan (angkutan haji)," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asita Budijanto Ardiansjah di Jakarta, Minggu (14/7/2024).

Dia meyakini maskapai tersebut telah melakukan perbaikan dalam aspek layanan meskipun beberapa penerbangan mengalami keterlambatan. Apalagi, meski ada keterlabatan, tidak ada laporan mengenai pembatalan penerbangan, yang menunjukkan bahwa semua keberangkatan berhasil dilaksanakan.

"Layanan haji oleh Garuda Indonesia tahun ini yang saya dengar memang banyak dikomplain karena banyak terjadi keterlambatan. Akan tetapi, saya tidak mendengar sampe terjadinya pembatalan, artinya semua pemberangkatan berhasil dilakukan," kata Budijanto.

Meski sudah ada perbaikan pelayanan,  Asita berharap bahwa Garuda Indonesia terus memperkuat armada untuk mengurangi potensi keterlambatan di masa mendatang.

Keterbatasan Armada

Lebih lanjut Budijanto menilai, keterlambatan yang terjadi selama angkutan haji disebabkan oleh keterbatasan armada yang dimiliki Garuda Indonesia. Hal ini dapat mempengaruhi jadwal penerbangan berikutnya karena pesawat pengganti tidak selalu tersedia secara tepat waktu.

"Keterlambatan tersebut bisa saja terjadi karena terbatasnya armada yang dimiliki oleh Garuda sehingga jika terjadi atau keterlambatan akan berakibat domino pada keberangkatan berikutnya sementara pesawat pengganti tidak tersedia," jelasnya.

Program angkutan haji yang dilakukan oleh Garuda Indonesia hanya terjadi setahun sekali, selama musim haji, sehingga penguatan armada harus dipertimbangkan dengan matang. "Tapi, tentu saja penguatan armada ini bukan hal yang mudah karena memerlukan pembiayaan yang sangat besar dan angkutan haji yang dilayani Garuda hanya setahun sekali pada saat musim haji," tutur Budijanto.

Asita berharap bahwa Garuda Indonesia terus memperkuat armada untuk mengurangi potensi keterlambatan di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menegaskan bahwa pihaknya terus mengintensifkan berbagai langkah mitigasi dalam mengoptimalkan kelancaran penerbangan haji guna memastikan fokus keselamatan penerbangan dapat terus terjaga.

“Kami pastikan manajemen beserta seluruh tim yang bertugas terus bekerja keras mengerahkan segala upaya untuk memperbaiki hal tersebut, termasuk dengan turut mengoptimalkan kesiapan armada penerbangan haji melalui penggunaan pesawat yang saat ini dioperasikan untuk penerbangan reguler," kata Irfan sebelumnya. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT