News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran, Mentan dan Wamentan Kompak Janji Swasembada Pangan

Mentan Andi Amran dan Wamentan Sudaryono mengaku siap menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG) yang diusung oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:24 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran dan Wamentan Sudaryono mengaku siap menyukseskan program makan bergizi gratis yang diusung Prabowo-Gibran.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan siap menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG) yang diusung oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Mentan Andi Amran mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan untuk mendukung program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melakukan persiapan program, bahkan kami sudah memulai. Dan nanti kami kawal bersama-sama dengan Pak Wamentan," kata Amran di Jakarta, dilansir dari Antara, Sabtu (20/7/2024).

Mentan Amran menjelaskan bahwa ketersediaan pangan seperti sayur-mayur, telur, dan daging ayam saat ini dalam keadaan yang melimpah.

Bahkan, ketersediaan bahan pangan tersebut diklaim telah swasembada sehingga siap mendukung program makan siang gratis dan bergizi yang diusung Prabowo-Gibran 2024-2029.

"Harapan kami adalah pangan bergizi. Di dalamnya adalah sayur, itu kita tidak impor, telur kita swasembada, daging ayam kita swasembada, ikan melimpah," kata Amran.

Mentan berharap agar produktivitas pertanian terutama beras dapat meningkat. Sehingga, pemerintah tidak lagi impor untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Selain itu, Mentan berharap program makan bergizi dapat disuplai dari pangan yang ada di dalam negeri.

"Beras yang dikatakan impor, moga-moga ke depan dalam waktu singkat (bisa) swasembada. Jadi dipenuhi dalam negeri,” ujar Mentan.

tvonenews

“Semua komponen untuk pangan bergizi ini Insya Allah mudah-mudahan ke depan kita bisa penuhi dengan baik termasuk susu," terangnya.

Mentan yakin bersama Wamentan Sudaryono, Kementan bisa mewujudkan kembali swasembada pangan, yang pernah diraih pada tahun 2017, 2019, dan 2020.

Hal itu juga menjadi dari Presiden Joko Widodo dan presiden terpilih Prabowo Subianto, guna mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Pesan beliau selalu katakan bagaimana kita menyediakan pangan untuk penduduk (Indonesia) 280 juta. Mandiri pangan dalam arti swasembada. Dan hal ini tidak sulit. Kenapa? Kita pernah capai tiga kali di masa pemerintahan Pak Joko Widodo 2017, 2019, 2020," katanya.

Amran juga menilai bahwa Wakil Menteri Pertanian Sudaryono merupakan putra terbaik bangsa yang memiliki segudang pengalaman.

"Program yang visi misi presiden. Kita di sektor pertanian kita jalankan bersama satu kesatuan. Kami dengan Wamentan satu kesatuan," kata Amran.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa dirinya siap memberikan yang terbaik untuk menyukseskan program Kementerian Pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudaryono mengaku siap membangun konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan swasembada pangan untuk mendukung program MBG.

"Kementerian Pertanian ini sebagai panglima pangan. Artinya panglima penyediaan pangan dan bagaimana kesejahteraan petani juga ikut menjadi bagian yang tidak terpisahkan," kata Sudaryono.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betapa Bersemangatnya Charles Leclerc Sambut F1 2026 Bersama Ferrari, Usai Jalani Uji Coba di Barcelona Ia Mengaku...

Betapa Bersemangatnya Charles Leclerc Sambut F1 2026 Bersama Ferrari, Usai Jalani Uji Coba di Barcelona Ia Mengaku...

Pembalap asal Monako yakni Charles Leclerc menunjukkan optimisme tinggi setelah dirinya menjajal mobil baru Ferrari SF-26 dalam uji coba F1 2026 di Barcelona.
Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga karena Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga karena Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

FIFA menjatuhkan hukuman berat kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji, berupa larangan 20 laga dan denda Rp324 juta setelah terbukti menyerang wasit usai laga kontra Irak.
Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan dokumen termasuk lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar terkait kasus Jeffrey Epstein diungkap. 
Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.
Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Persija Jakarta resmi merekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam jelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League. Sang striker Timnas Indonesia mengungkap alasannya untuk gabung Macan Kemayoran.
Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT