GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Bursa Saham Global dan Domestik Terpuruk, OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil, Ini Faktanya...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor jasa keuangan terjaga stabildi tengah ketidakpastian global akibat meningkatnya tensi perang dagang dan geopolitik.
Senin, 5 Agustus 2024 - 19:22 WIB
Saat Bursa Saham Global dan Domestik Terpuruk, OJK Sebut Jasa Keuangan Terjaga Stabil, Ini Faktanya...
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah aksi jual besar - besaran yang terjadi di bursa saham global dan domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa kondisi sektor jasa keuangan di Indonesia masih tetap terjaga stabil

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulanan Juli 2024 di Jakarta, Senin (5/8/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rapat Dewan Komisioner (RDK) menilai bahwa sektor jasa keuangan terjaga stabil yang didukung oleh tingkat permodalan yang kuat dan likuiditas memadai di tengah ketidakpastian global akibat meningkatnya tensi perang dagang dan geopolitik serta normalisasi harga komoditas global," kata Mahendra Siregar.

Menurut OJK, terjaganya sektor jasa keuangan terlihat dari kinerja perekonomian nasional masih cukup positif dan cenderung stabil dengan tingkat inflasi yang terjaga. Selain itu, tren surplus neraca perdagangan masih terus berlanjut meski penurunan harga komoditas mulai menekan kinerja ekspor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Indonesia pada Juli 2024 tercatat sebesar 2,13 persen (year-on-year/yoy). Tingkat inflasi tahunan pada Juli 2024 adalah sebesar 2,13 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,88 pada Juli 2023 menjadi 106,09 pada Juli 2024.

Sedangkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2024 tercatat sebesar 2,39 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Mei 2024 sebesar 2,92 miliar dolar AS.

Faktor Eksternal

Dari sisi eksternal, menurut Mahendra Siregar, perekonomian global secara umum terlihat melemah dengan inflasi termoderasi secara broad-based di tengah penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga kebijakan bank sentral AS atau Fed Funds Rate (FFR) sebanyak dua atau tiga kali di sisa tahun 2024.

Dia mengatakan di Eropa, indikator kebijakan pada pertemuan Juni 2024 menunjukkan bahwa perekonomian terus melemah sehingga bank sentral Eropa menahan suku bunganya.

Demikian juga di Tiongkok, menurut Mahendra Siregar, pertumbuhan ekonomi melambat didorong melemahnya permintaan domestik di sektor properti sehingga pemerintah dan bank sentral Tiongkok terus mengeluarkan stimulus fiskal dan moneter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, tensi perang dagang dan tensi geopolitik global terpantau meningkat sejalan dengan tingginya dinamika politik di Amerika Serikat menjelang pemilihan presiden pada November 2024, serta perkembangan terkini di Timur Tengah dan Ukraina.

Di tengah kondisi pasar keuangan global yang bergerak mixed itu, OJK tetap mewaspadai faktor-faktor risiko yang berpotensi mempengaruhi sektor jasa keuangan ke depan, yaitu down side risk dari pelemahan perekonomian Tiongkok, tensi geopolitik yang masih sangat dinamis serta fluktuasi harga komoditas ekspor utama. (ant)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Idul Fitri 2026 Diprediksi Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat Pemerintah

Idul Fitri 2026 Diprediksi Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat Pemerintah

Berikut penjelasan MUI soal prediksi idul fitri 2026 bisa berbeda. Namun kepastiannya masih menunggu sidang isbat pemerintah.
Kabupaten Lamongan Jadi Daerah Pertama Terima 20 Unit Pick Up KDKMP, Dorong Percepatan Ekonomi Desa

Kabupaten Lamongan Jadi Daerah Pertama Terima 20 Unit Pick Up KDKMP, Dorong Percepatan Ekonomi Desa

Pemerintah Kabupaten Lamongan distribusikan kendaraan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berupa mobil pick-up, di Alun-alun Lamongan. 
Hari ini, 52.330 Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen Jelang Perayaan Idul Fitri

Hari ini, 52.330 Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen Jelang Perayaan Idul Fitri

Ribuan pemudik tercatat hendak melakukan perjalanan ke luar kota menggunakan moda transportasi kereta api, jelang perayaan Idul Fitri 2026, melalui Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Empat Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya Terima Remisi Hari Raya  Nyepi 2026

Empat Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya Terima Remisi Hari Raya Nyepi 2026

Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya memberikan remisi khusus kepada warga binaan beragama Hindu.
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Penampungan Tebu di Jombang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Penampungan Tebu di Jombang

Warga Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tanpa identitas.
‎Di Balik Kemenangan 7-2, Hansi Flick Ungkap Fakta Tak Terduga dalam Duel Barcelona vs Newcastle United

‎Di Balik Kemenangan 7-2, Hansi Flick Ungkap Fakta Tak Terduga dalam Duel Barcelona vs Newcastle United

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan bahwa kemenangan besar atas Newcastle United tidak datang dengan mudah. Ia secara jujur mengakui timnya harus melewati fase sulit sebelum akhirnya mengunci tiket ke perempat final Liga Champions.

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Momentum kumpul keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu seluruh umat muslim.
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT