News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Krisis Pangan, Indonesia Dorong Negara-Negara ASEAN Strategi Cadangan

Dalam rangka menghadapi krisis pangan, Indonesia melalui Kementan mengajak negara-negara ASEAN untuk memperkuat kesiapsiagaan cadangan pangan secara kolektif.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 20:56 WIB
Plt Sekjen Kementan Prihasto Setyanto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ancaman krisis pangan global menjadi perhatian serius bagi negara-negara ASEAN.

Dalam rangka menghadapi tantangan ini, Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak negara-negara ASEAN untuk memperkuat kesiapsiagaan pangan secara kolektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementan, Prihasto Setyanto, menyatakan bahwa salah satu inisiatif utama yang didorong Indonesia saat ini adalah penguatan cadangan pangan nasional berbasis sumber daya lokal di masing-masing negara.

“Salah satu inisiasi yang sedang didorong oleh Indonesia sekarang adalah penguatan cadangan pangan nasional berbasis sumber daya lokal di masing-masing negara. Ini merupakan basis untuk pembentukan cadangan pangan bersama di wilayah regional ASEAN," kata Prihasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Prihasto menjelaskan bahwa langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Para Pemimpin ASEAN tentang Penguatan Ketahanan Pangan dan Gizi yang diadopsi pada saat keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan 45th Special Senior Official Meeting of the ASEAN Minister for Agriculture, Forestry and Fisheries (SSOM AMAF) di Johor Bahru, Malaysia, Selasa (6/8).

Pertemuan 45th SSOM AMAF menyetujui beberapa dokumen kerja sama di berbagai bidang, termasuk ketahanan dan keamanan pangan, perikanan, kehutanan, dan pertanian.

"Pada pertemuan ini juga disepakati penyusunan Rencana Aksi ASEAN untuk pertanian berkelanjutan (ASEAN Action Plan for Sustainable Agriculture) dan rencana aksi penguatan ketahanan pangan ASEAN (Plan of Action on ASEAN Food Security) untuk periode 2026-2030," ujarnya.

Salah satu isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kebijakan pasar Uni Eropa (European Union/EU) melalui penerapan EU Deforestation-free Regulation yang dinilai restriktif dan diskriminatif serta merugikan kepentingan petani kecil. Prihasto menyatakan bahwa restriksi EU telah menghambat perdagangan produk-produk perkebunan unggulan ASEAN seperti sawit, kakao, dan karet. Indonesia pun meminta ASEAN untuk bersikap tegas terhadap kebijakan ini.

“Dengan berbagai tantangan perdagangan internasional, termasuk kebijakan restriksi dari Uni Eropa, maka pertemuan telah menyepakati penguatan kemitraan untuk peningkatan daya saing komoditas pertanian unggulan ASEAN untuk menembus pasar global,” tambah Prihasto.

Selain itu, pada pembahasan panduan pengurangan pembakaran residu tanaman di ASEAN, Prihasto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam pengurangan pembakaran residu tanaman sesuai undang-undang.

“Pemerintah Indonesia terus memastikan penerapan penegakan aturan tersebut. Kami berkomitmen mengurangi pembukaan lahan pertanian dengan cara dibakar,” jelasnya.

Selain 45th SSOM AMAF, juga diadakan pertemuan antara negara-negara ASEAN dengan Jepang.

Negara-negara ASEAN menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Jepang untuk penguatan kerja sama pembangunan pertanian ramah lingkungan melalui Proyek Kerja Sama Pertanian Hijau.

Prihasto menambahkan bahwa Indonesia menilai pentingnya kerja sama dalam menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor pertanian, sambil tetap menjaga produksi dan produktivitas pertanian.

“Terhadap isu perubahan iklim, Indonesia mendorong mitigasi GRK harus bersifat co-benefit, artinya upaya penurunan emisi GRK harus berbasis pada peningkatan produksi, tidak untuk mengurangi produksi,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Prihasto menyatakan bahwa seluruh hasil kesepakatan pada pertemuan ini akan direkomendasikan kepada semua Menteri Pertanian dan Kehutanan ASEAN untuk pengesahan lebih lanjut pada pertemuan ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry (AMAF) ke-46 yang akan dilaksanakan pada 24-25 Oktober 2024.

Dengan berbagai langkah ini, Indonesia berharap ASEAN dapat memperkuat kesiapsiagaan pangan menghadapi krisis yang mungkin terjadi di masa depan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Jawa Timur, Pastikan Layanan Tetap Lancar

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Jawa Timur, Pastikan Layanan Tetap Lancar

pengawasan terhadap fasilitas energi strategis harus dilakukan secara konsisten untuk memastikan operasional berjalan aman, andal, dan sesuai standar tata kelola perusahaan.
Viral Video Kurir Paket Mengantar Pesanan Kulkas ke Alamat Orang Tua Taufik Hidayat, Menuai Perhatian KDM

Viral Video Kurir Paket Mengantar Pesanan Kulkas ke Alamat Orang Tua Taufik Hidayat, Menuai Perhatian KDM

Muncul sebuah video yang menampilkan nama Taufik Hidayat dan alamatnya. Videonya menjelaskan adanya paket kulkas diantarkan ke alamat orang tua TH.
Driver Ojol Dibekuk Polisi Usai Edarkan Pil Koplo di Kota Yogyakarta, Raup Omzet Rp60 Juta

Driver Ojol Dibekuk Polisi Usai Edarkan Pil Koplo di Kota Yogyakarta, Raup Omzet Rp60 Juta

KBO Satresnarkoba Polresta Yogyakarta, menuturkan pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran obat berbahaya di kota pelajar.
Dedi Mulyadi Beberkan Kondisi Terkini Yuvita di RSHS, Korban Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat

Dedi Mulyadi Beberkan Kondisi Terkini Yuvita di RSHS, Korban Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat

KDM tidak bisa menemui langsung Yuvita karena tengah menjalani perawatan intensif. Namun, dari hasil pembicaraan bersama tim dokter, kondisi korban saat ini....
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
YTR Belum Bisa Jalani Operasi Rekonstruksi dalam Waktu Dekat, Dirut RSHS Bandung Jelaskan Kondisi Terbaru Korban

YTR Belum Bisa Jalani Operasi Rekonstruksi dalam Waktu Dekat, Dirut RSHS Bandung Jelaskan Kondisi Terbaru Korban

YTR atau Yuvita Tri Rezeki belum bisa jalani operasi rekonstruksi dalam waktu dekat. Dirut RSHS Bandung jelaskan kondisi terbaru korban Taufik Hidayat.

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Ramalan Keuangan Zodiak 1 Juli 2026: Libra Paling Untung, Pisces Harus Sabar

Ramalan Keuangan Zodiak 1 Juli 2026: Libra Paling Untung, Pisces Harus Sabar

Ramalan keuangan zodiak 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Bulan baru dibuka dengan kejutan, cek zodiakmu dan siapa yang paling beruntung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT