News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Pensiun Dini 13 PLTU Masih Belum Jauh dari Matang, Kementerian ESDM Akui Butuh Banyak Dukungan: Termasuk dari Luar

Rencana pensiun dini PLTU merujuk pada aturan Peraturan Presiden (Perpres) 112 Tahun 2022 tentang percepatan pengembangan energi terbarukan. Tapi belum siap?
Kamis, 22 Agustus 2024 - 08:42 WIB
Rencana pensiun dini PLTU yang diwacanakan pemerintah tampaknya masih jauh dari kata siap.
Sumber :
  • Kementerian ESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah saat ini sedang merancang strategi untuk pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara.

Rencana ini mengikuti aturan Peraturan Presiden (Perpres) 112 Tahun 2022 tentang percepatan pengembangan energi terbarukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil dengan tujuan untuk menghindari masalah kekurangan pasokan dan lonjakan harga listrik sambil tetap mempertimbangkan faktor ekonomi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana menjelaskan, "Di situ kan (Perpres 112 Tahun 2022) ada beberapa kriteria yang diatur misalkan umurnya, kemudian kinerjanya, efisiensinya, produktivitas. Jadi itu dilihat kita mendaftar dari umur, dari kinerja, dari emisinya semua, jadi kita udah ada daftarnya tuh yang 13 PLTU itu." 

Hal itu disampaikan Dadan dalam acara The 2nd Asia Zero Emission Community (AZEC) di Jakarta pada Rabu (21/8/2024) kemarin.

Dadan menambahkan bahwa pemerintah masih aktif mencari dukungan untuk pensiun dini PLTU yang memenuhi kriteria. Ini penting untuk mencegah potensi kenaikan biaya pokok penyediaan listrik (BPP) dan masalah kekurangan pasokan.

"Kita sampai sekarang terus mencari dukungan. Dukungan karena untuk istirahat dini, untuk pensiun dini itu kita tidak mau tuh ada nanti BPP naik, nanti kekurangan listrik, atau uang pemerintah-nya keluar. Jadi kira-kira tiga hal itu yang kita jaga," katanya.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk negara-negara lain, sangat diperlukan untuk menjalankan program ini.

"Ini komitmen bersama ya, dukungan. Jadi mana supportnya dari negara maju, dari luar, yang bisa membuat kita bisa menjalankannya itu menjadi lebih sesuai dengan kemampuan kita," lanjut Dadan.

Terkait dengan PLTU mana saja yang akan dipensiun, Dadan mengatakan bahwa keputusan belum ditetapkan. Namun, pelaksanaan tetap akan mengikuti Perpres dan mempertimbangkan aspek ekonomi.

"13 PLTU dengan total kapasitas 4,8 GW seluruhnya milik PLN, saat ini kita belum menentukan ini harus dipensiun dininya kapan? Itu belum. Karena itu nanti basisnya kepada keekonomian," tutupnya.

Sebagai tambahan, program pensiun dini PLTU bertujuan untuk mempercepat transisi dari energi fosil, terutama batubara, ke sumber energi yang lebih bersih.

Dengan pensiun dini, pemerintah berharap bisa mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan kualitas udara, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Program ini melibatkan kerjasama antara pemerintah, perusahaan listrik, dan lembaga keuangan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Rencana penyesuaian ongkos transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan hanya menyasar ekosistem bus, yakni Transjakarta serta Transjabodetabek, termasuk jaringan pengumpan seperti Mikrotrans dan Jaklingko. 
Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia. Di bawah komando -
Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Tim Mercedes menghadirkan kejutan menjelang tampil di F1 GP Bahrain 2026. Yakni menyiapkan livery khusus untuk mobil W17.
Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Keabsahan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonannya sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) RI pada perhelatan Pilpres 2029 masih dipertanyakan usai dinilai cacat admistrasi berupa syarat pendidikan yakni ijazah SMA.
Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga menghadapi Bangladesh. Ini menjadi laga hidup dan mati demi bisa mengamankan tiket partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Aston Martin resmi kembali mempertahankan dua pembalap andalannya, Fernando Alonso dan Lance Stroll untuk Formula 1 musim 2027.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT