GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Pangan Mayoritas Turun Tipis di Akhir Pekan: Cabai Rawit, Daging hingga Minyak Goreng Terpantau Lebih Murah

Sejumlah harga komoditas pangan mengalami penurunan tipis pada Sabtu pagi, 24 Agustus 2024, dipantau dari data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 10:08 WIB
Ilustrasi - Komoditas pangan di pasar
Sumber :
  • Pexels

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa harga sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan tipis pada Sabtu pagi, 24 Agustus 2024.

Penurunan ini terlihat pada berbagai bahan pokok seperti telur ayam ras yang kini menjadi Rp28.100 per kilogram (kg) dan cabai rawit merah yang mencapai Rp55.030 per kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pada pukul 09.00 WIB, tercatat bahwa harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional mengalami penurunan meskipun hanya sedikit.

Sebagai contoh, harga bawang merah turun sebesar 1,68% atau Rp430 menjadi Rp24.970 per kg, sementara bawang putih bonggol juga turun tipis 0,23% atau Rp90 menjadi Rp39.740 per kg.

Tidak hanya itu, cabai merah keriting juga mengalami penurunan harga sebesar 3,67% atau Rp1.600 menjadi Rp41.960 per kg, dan cabai rawit merah turun 3,52% atau Rp2.010 menjadi Rp55.030 per kg.

Beberapa komoditas lain seperti daging sapi murni, daging ayam ras, dan telur ayam ras juga mengalami penurunan harga meskipun tidak signifikan.

Daging sapi murni turun 1,06% atau Rp1.440 menjadi Rp133.880 per kg, daging ayam ras turun 1,28% atau Rp450 menjadi Rp34.610 per kg, dan telur ayam ras turun 1,75% atau Rp500 menjadi Rp28.100 per kg.

Namun, ada juga beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Kedelai biji kering (impor) naik 2,10% atau Rp250 menjadi Rp12.170 per kg, sementara harga ikan kembung naik 4,52% atau Rp1.690 menjadi Rp39.090 per kg.

Selain itu, harga beras premium dan beras medium juga sedikit meningkat, masing-masing naik sebesar 0,26% atau Rp40 menjadi Rp15.580 per kg dan 0,22% atau Rp30 menjadi Rp13.360 per kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, beberapa komoditas lainnya seperti minyak goreng, tepung terigu, dan garam halus beryodium mengalami penurunan harga. Minyak goreng kemasan sederhana turun 1,94% atau Rp350 menjadi Rp17.730 per kg, tepung terigu curah turun 2,34% atau Rp240 menjadi Rp10.010 per kg, dan garam halus beryodium turun 3,83% atau Rp440 menjadi Rp11.040 per kg.

Dengan mayoritas komoditas mengalami penurunan harga, situasi ini memberikan sedikit kelonggaran bagi konsumen. Meski begitu, tetap ada beberapa komoditas yang harganya naik, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dalam pengelolaan pengeluaran. (rpi)
 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT