News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 Tahun Perundingan IEU-CEPA Masih Buntu, Kemendag Ungkap Penyebab Uni Eropa Alot Negosiasi

Meskipun sudah ada beberapa kesepakatan yang tercapai dengan Uni Eropa, namun ada sejumlah kebijakan yang belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak.
Rabu, 25 September 2024 - 16:18 WIB
Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono dan Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, menjelaskan mengenai IEU CEPA.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Negosiasi perjanjian kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA) masih berjalan alot.

Meskipun sudah ada beberapa kesepakatan yang tercapai, namun ada sejumlah kebijakan yang belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, mengungkapkan bahwa beberapa isu kebijakan masih menjadi tantangan utama dalam proses negosiasi ini.

“Ada beberapa hal terkait policy yang masih belum selesai, dalam arti kita masih mencari benar-benar titik tengah dari isu tersebut. Ini yang pasti menjadi tantangan untuk menyelesaikan kepentingan,” ujar Djatmiko dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/9/2024).

Salah satu masalah besar yang menghambat negosiasi adalah regulasi deforestasi yang diterapkan oleh Uni Eropa, atau European Union Deforestation Regulation (EUDR).

Kebijakan ini berdampak pada komoditas pertanian dari Indonesia yang terhalang untuk masuk pasar Uni Eropa.

Pemerintah Indonesia terus berusaha melakukan perundingan untuk meloloskan komoditas tersebut, namun hasilnya masih belum memuaskan.

Di sisi lain, beberapa aspek sudah berhasil disepakati, seperti penurunan tarif secara bertahap, transparansi, serta investasi di sektor perdagangan.

Meski begitu, beberapa kebijakan inti masih perlu dibahas lebih lanjut sebelum kesepakatan final bisa dicapai.

"Terkait teknis juga sudah dibahas, sudah ada kesamaan pandang, tapi masih ada policy yang belum selesai," tambah Djatmiko.

Setelah sembilan tahun perundingan, IEU-CEPA kini telah mencapai putaran ke-19. Meskipun target sebelumnya untuk menyelesaikan kesepakatan pada September 2024, Djatmiko memperkirakan bahwa hal ini kemungkinan besar akan molor. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga menyoroti lambatnya negosiasi ini, menekankan bahwa Uni Eropa kerap mengubah standar atau benchmark yang mereka tetapkan.

"IEU-CEPA perundingannya sudah yang ke-19, dan nanti saya akan tegaskan kalau Eropa terus pindah gawangnya (perubahan standar), ada batasnya," jelas Airlangga.

Selain regulasi yang terus berubah, Airlangga menyebut pergantian kabinet di Uni Eropa sebagai salah satu penyebab lambatnya perundingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini semakin memperumit jalannya kesepakatan, yang hingga kini belum menemukan jalan keluar yang pasti.

Meski negosiasi IEU-CEPA sudah mencapai tahap lanjut, tantangan utama dalam kebijakan masih menjadi hambatan. 
Dengan kedua belah pihak terus berunding, masyarakat berharap perjanjian ini bisa segera rampung dan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Instruksi Tegas Menkeu Purbaya untuk Jajaran Dirjen Pajak dan Bea Cukai: Jangan Main-Main, Pimpinan Turun Lihat Kinerja Anak Buah

Instruksi Tegas Menkeu Purbaya untuk Jajaran Dirjen Pajak dan Bea Cukai: Jangan Main-Main, Pimpinan Turun Lihat Kinerja Anak Buah

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memberikan instruksi tegas kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk menggenjot penerimaan negara. 
AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

Manajemen AC Milan memasuki fase krusial menjelang akhir musim dengan satu fokus utama, yakni memantau nasib para pemain yang tengah dipinjamkan ke klub lain.
Bulog Luncurkan Program Serapan Gabah di Maros, Siap Topang Target 4 Juta Ton untuk Menuju Ekspor Beras

Bulog Luncurkan Program Serapan Gabah di Maros, Siap Topang Target 4 Juta Ton untuk Menuju Ekspor Beras

Saat peluncuran program serapan gabah di Maros, Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Sulawesi Selatan memegang peran strategis dalam sistem ketahanan pangan nasional.
Diperiksa 8 Jam, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan soal Dugaan Penistaan Agama

Diperiksa 8 Jam, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan soal Dugaan Penistaan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan maraton selama hampir 8 jam di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penistaan agama atas materi pertunjukan
Mantan Menteri BUMN Diperiksa KPK Terkait Rencana PGN Akuisisi PT IAE

Mantan Menteri BUMN Diperiksa KPK Terkait Rencana PGN Akuisisi PT IAE

KPK memeriksa mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Rini Mariani Soemarno (RMS) terkait kasus jual-beli gas di PT PGN dan PT IAE periode 2017-2021.
Dari Liam Delap ke Benjamin Sesko: Manchester United Tiba-tiba Ubah Rencana Transfer Cuma Gara-gara Ini

Dari Liam Delap ke Benjamin Sesko: Manchester United Tiba-tiba Ubah Rencana Transfer Cuma Gara-gara Ini

Manchester United sempat mencoba meyakinkan Liam Delap untuk pindah ke Old Trafford, tetapi pada akhirnya Chelsea menawarkan paket yang lebih menarik. Ada apa?

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT