GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Optimisme PNM dan Pemerintah Hapus Kemiskinan Ekstrem 2024: Mekaar Jadi Kuncinya

Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PNM membantu 1,7 juta orang keluar dari jerat kemiskinan ekstrem sejak 2016, termasuk di Banyuwangi
Jumat, 27 September 2024 - 23:52 WIB
Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi RI Arif Budimanta saat monitoring program Mekaar di Banyuwangi, Jawa Timur, (27/9/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Banyuwangi, tvOnenews.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Pemerintah telah melakukan berbagai upaya serius dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Salah satunya melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), di mana PNM berhasil membantu 1,7 juta orang keluar dari jerat kemiskinan ekstrem sejak diluncurkan pada tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini secara khusus menyasar perempuan dari keluarga prasejahtera, memberikan akses pinjaman modal sekaligus pelatihan.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan bahwa sejak dimulai, Mekaar telah membantu lebih dari 20,6 juta ibu-ibu di seluruh Indonesia. 

"Delapan tahun ini ada 1,7 juta yang naik kelas, sebagian ada yang naik kelas ke lembaga keuangan formal," ujar Arief saat meninjau kelompok Mekaar di Desa Telemung, Banyuwangi, pada Jumat (27/9/2024).

Arief menjelaskan bahwa mereka yang berhasil naik kelas kini memiliki akses ke akun perbankan formal. Mekaar menawarkan pinjaman modal mulai dari Rp2 juta dengan sistem tanggung renteng, di mana setiap kelompok minimal terdiri dari 10 orang.

Tak hanya memberikan pinjaman, PNM juga melibatkan para peserta dalam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha. Sistem kelompok ini, menurut Arief, adalah wujud nyata dari semangat gotong royong yang menjadi budaya Indonesia.

Arief menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam kelompok setelah berhasil keluar dari kemiskinan ekstrem. "Walaupun mereka naik kelas harus tetap ada di ekosistem ini. Kalau bisa yang besar menarik yang kecil," tambahnya.

Di tempat yang sama, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta, juga memberikan apresiasi atas keberhasilan program ini.

Menurutnya, berbagai program yang dilakukan Pemerintah ternyata cukup efektif untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem sedikit demi sedikit setiap tahunnya.

Arif menyebutkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2024, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia sudah turun menjadi 0,83%. 

"Kita lihat bahwa yang kita lakukan adalah monitoring terhadap program penghapusan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan harapan pemerintah itu angkanya mencapai 0% di tahun 2024," ujar Arif.

"Alhamdulillah kita melihat ada bukti bahwa program ini berjalan sesuai harapan. Beberapa kelompok miskin ekstrem bahkan sudah berhasil graduasi, artinya mereka keluar dari kategori kemiskinan ekstrem dan miskin," tambahnya.

Arif juga menekankan pentingnya perlindungan sosial untuk warga yang tidak bisa lagi bekerja, seperti lansia tanpa pendapatan.

Pemerintah hadir melalui kebijakan APBN, alokasi dana desa, serta program jaminan sosial seperti Rantang Kasih.

"Ini bagian dari strategi pengurangan beban pengeluaran. Gotong royong membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga atau individu miskin ekstrem," ujar Arif.

Selain itu, ada juga dukungan dari unsur filantropi dan masyarakat, seperti Badan Amil Zakat Nasional dan penjual warung yang turut bersedekah dengan menyediakan makanan gratis untuk lansia.

Bahkan menu makanan tersebut menyesuaikan dengan selera penerimanya, menambah kenyamanan mereka dalam menikmati makanan sehari-hari.

Arif menutup dengan menyebutkan bahwa penggunaan dana desa untuk infrastruktur juga berperan penting dalam mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

"Pengurangan kantong-kantong kemiskinan juga dilakukan lewat perbaikan infrastruktur, seperti pembangunan jalan," katanya.

Dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, Indonesia telah menunjukkan hasil yang signifikan.

Data BPS menunjukkan penurunan drastis dari 6,18% pada tahun 2014 menjadi 0,83% pada Maret 2024, menjadikan Indonesia sebagai negara yang berhasil hampir mengentaskan kemiskinan ekstrem lebih cepat enam tahun dari target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

Dengan keberhasilan yang signifikan, program Mekaar PNM menunjukkan bahwa melalui gotong royong dan kerja sama semua pihak, target penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024 bukanlah angan-angan, melainkan kenyataan yang bisa dicapai. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan JAKI Mandek Setahun, Aksi Kreatif Warga Gambar Zebra Cross Sendiri di Tebet

Laporan JAKI Mandek Setahun, Aksi Kreatif Warga Gambar Zebra Cross Sendiri di Tebet

Kecewa karena laporan di aplikasi JAKI tak digubris lebih dari satu tahun, warga Tebet, Jakarta Selatan, nekat menggambar sendiri zebra cross di Jalan Soepomo. 
Rugikan Negara Rp 11,8 Miliar Kasus Dana Hibah, Ketua KPU Prabumulih Dituntut 10 Tahun Penjara 

Rugikan Negara Rp 11,8 Miliar Kasus Dana Hibah, Ketua KPU Prabumulih Dituntut 10 Tahun Penjara 

Sidang dugaan korupsi dana hibah Pilkada Prabumulih 2024 memasuki tahap krusial. Tiga terdakwa dalam perkara ini dituntut hukuman berat oleh Jaksa Penuntut Umum
Begini Kondisi Tiga Prajurit TNI yang Terluka Akibat Serangan Israel di Lebanon, Satu Orang Luka Berat

Begini Kondisi Tiga Prajurit TNI yang Terluka Akibat Serangan Israel di Lebanon, Satu Orang Luka Berat

Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia DWi Nasrullah beberkan kondisi tiga prajurit TNI anggota UNIFIL yang mengalami luka-luka akibat serangan Israel di Lebanon.
Bukan di Taman Makam Pahlawan, Ini Lokasi Rencana Dimakamkan Praka Farizal Rhomadhon yang Gugur di Lebanon

Bukan di Taman Makam Pahlawan, Ini Lokasi Rencana Dimakamkan Praka Farizal Rhomadhon yang Gugur di Lebanon

Duka mendalam menyelimuti keluarga dan kerabat almarhum Praka Farizal Rhomadhon yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. 
Fasilitas Rampung, Kepala OIKN Pastikan Wapres Gibran Bisa Mulai Berkantor di IKN Tahun Ini

Fasilitas Rampung, Kepala OIKN Pastikan Wapres Gibran Bisa Mulai Berkantor di IKN Tahun Ini

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah bisa mulai berkantor di IKN tahun ini. 
Anggota TNI Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon, DPR: Kalau Situasi Tidak Aman, Sebaiknya Prajurit Ditarik

Anggota TNI Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon, DPR: Kalau Situasi Tidak Aman, Sebaiknya Prajurit Ditarik

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menilai pemerintah harus melakukan evaluasi, jika diperlukan penarikan prajurit, buntut gugurnya anggota TNI di Lebanon.

Trending

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Langsung Hadapi Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Langsung Hadapi Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Final Four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah laga seru termasuk Megawati Hangestri yang siap melawan rekan lamanya di laga Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT