News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara

Kini, Anthony Tan adalah salah satu pendiri sekaligus CEO raksasa transportasi online Grab. Setelah bisnis tersebut go public di AS pada bulan Desember 2021
Senin, 7 Oktober 2024 - 18:31 WIB
Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara
Sumber :
  • dok.Grab

Jakarta, tvonenews.com - Anthony Tan adalah pendiri sekaligus CEO layanan transportasi online populer, Grab. Dirinya kini telah dikenal sebagai pengusaha sukses dengan nilai kekayaan triliunan rupiah.

Siapa sangka bila Anthony Tan berasal dari keluarga pebisnis sukses. Ayahnya, Tan Heng Chew, adalah presiden Tan Chong Motor, distributor mobil multinasional yang didirikan oleh kakek Tan pada tahun 1950-an. Sedangkan ibunya adalah seorang pialang saham yang cukup ternama di Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda mungkin menyebut saya anak orang kaya pemberontak tanpa tujuan. Namun saya memiliki misi untuk menciptakan sesuatu yang dapat menjadi kekuatan untuk kebaikan," ujar Tan, dilansir dari CNBC, Senin (7/10/2024).

Kini, Anthony Tan adalah salah satu pendiri dan CEO raksasa transportasi online Grab. Setelah bisnis tersebut go public di AS pada bulan Desember 2021, perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan lebih dari $2 miliar atau sekitar Rp31,4 triliun pada tahun 2023, menurut dokumen yang ditinjau oleh CNBC Make It.

Saat ini, selain menawarkan layanan taksi online, perusahaan ini juga menawarkan layanan pesan-antar makanan dan bahan makanan, serta layanan keuangan seperti pembayaran, pinjaman, dan perbankan digital. 

Hingga tahun 2023, Grab juga melayani lebih dari 35 juta pelanggan dan menyediakan 13 juta pekerjaan di delapan negara di Asia Tenggara.

“Saya ingat ketika saya bertemu dengan Presiden Marcos di Filipina. Dia mengatakan kepada saya dan direksi, 'Grab benar-benar mengubah angka pengangguran secara nasional'. Itulah yang menurut saya membuat kami semua sangat bahagia,” katanya.

Perjalanan Bisnis Anthony Tan

Pada tahun 2009, Anthony Tan memulai studinya di Harvard Business School, di mana ia bertemu dengan salah seorang temannya, Hooi Ling Tan. Karena sama-sama tumbuh besar di Malaysia, mereka menjadi sahabat baik setelah duduk bersebelahan di kelas mata kuliah Piramida Dasar Bisnis.

Suatu hari di tahun 2011, mereka mengobrol tentang sistem taksi Malaysia, yang pada saat itu terkenal tidak aman, khususnya bagi wanita. Keduanya memutuskan untuk menerima tantangan tersebut.

“Kami ingin menjadikannya standar kebersihan yang memungkinkan wanita pergi ke mana pun, mereka perlu pergi dengan aman. Kami berdua benar-benar percaya bahwa kami sangat diberkati dan kami ingin melayani Asia Tenggara," kenangnya.

Mereka kemudian menyusun rencana bisnis, yang diajukan ke kontes startup di universitas tersebut. Mereka memenangkan juara kedua dan membawa pulang hadiah sebesar $25.000 atau sekitar Rp393 juta, yang digunakan sebagai modal awal mendirikan perusahaan yang kini dikenal sebagai Grab.

Namun, perjalanan Tan untuk memulai Grab bukanlah hal yang mudah.

"Perjalanannya sangat melelahkan. Saya mungkin bekerja 15, 18, terkadang 20 jam sehari, dan itu adalah pekerjaan dari Senin hingga Minggu," ungkap Tan.

Tumbuh besar dan bekerja di bisnis keluarga, Tan diharapkan untuk kembali dari kuliah dan bekerja untuk perusahaan. Jadi, ketika ia menyampaikan idenya tentang Grab kepada ayahnya, pembicaraan itu menimbulkan konflik keluarga.

"Ayah saya berkata, 'Hei, saya rasa ini tidak akan berhasil, jadi tolong jangan ganggu saya lagi tentang ini,'" kata Tan.

"Itu sulit. Itu adalah gagasan yang tidak pernah cukup. Tetapi, saya pikir momen-momen itu mendorong saya untuk berkata, 'Lihat, saya dapat menciptakan sesuatu yang benar-benar memecahkan masalah masyarakat yang nyata'," imbuhnya.

Ia menggunakan pendekatan yang sama, menyempurnakannya, dan menyampaikannya kepada ibunya, yang akhirnya menjadi investor individu pertama Grab. 

Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara
Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara
Sumber :
  • dok.Grab

 

Dengan uang dari kontes startup dan ibunya, Tan juga menginvestasikan semua yang dimilikinya di bank untuk memulai perusahaan pada Juni 2012. Saat itu, perusahaan tersebut dikenal sebagai “MyTeksi.”

Anthony Tan Bekerja 20 Jam per Hari

Beberapa tahun pertama dalam bisnis sama sekali tidak menyenangkkan. Tan dan rekannya pada dasarnya hanya menugaskan diri mereka sendiri untuk membangun infrastruktur baru bagi sistem taksi Malaysia, tetapi uang merupakan faktor pembatas yang besar.

Kantor awalnya berada di sebuah ruangan kecil di Kuala Lumpur, Malaysia. Kantor tersebut tidak memiliki ventilasi, AC, dan bahkan WiFi.

“Kami harus menggunakan hotspot dari ponsel kami saat itu," kata Tan.

Sulit juga bagi tim untuk mendatangkan pengemudi ke platform tanpa dana yang cukup, jadi mereka harus kreatif. Untuk menarik pengemudi pada hari-hari awal, Tan berada di lapangan dan bepergian ke seluruh Asia Tenggara, mencoba meyakinkan pekerja taksi untuk mencoba Grab.

Tan memperhatikan bahwa sebelum memulai shift mereka di pagi hari, pengemudi di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, akan berhenti di pom bensin untuk minum kopi. 

Jadi, dia akan datang sekitar pukul 4 pagi untuk memberikan kopi gratis kepada pengemudi taksi dan mengajak mereka untuk bergabung dengan Grab. 

“Itulah satu-satunya cara, dan itu hanya sebagian kecil,” katanya.

Memajukan Asia Tenggara

Pada tahun 2018, setelah pertarungan yang panjang dan melelahkan, Uber setuju untuk menjual bisnisnya di Asia Tenggara kepada Grab dengan imbalan 27,5% saham di perusahaan tersebut. 

Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara
Kisah Sukses Pendiri Grab Anthony Tan, Bekerja 20 Jam Sehari hingga Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara
Sumber :
  • dok.Grab

 

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, CEO Uber Dara Khosrowshahi bergabung dengan dewan direksi Grab. Kesepakatan ini mengukuhkan dominasi Grab di kawasan tersebut.

Visi yang awalnya untuk memperbaiki masalah keselamatan taksi di Malaysia, kini telah menjadi aplikasi super yang dominan di Asia Tenggara.(nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuaca Ekstrem Hantam Soetta, Puluhan Penerbangan Dialihkan dan Pilot Lakukan Go Around

Cuaca Ekstrem Hantam Soetta, Puluhan Penerbangan Dialihkan dan Pilot Lakukan Go Around

Cuaca ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta picu 12 penerbangan dialihkan, 13 go around. Hujan deras dan windshear ganggu operasional.
Prabowo Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Siap Renovasi 400 Ribu Rumah Rakyat Miskin

Prabowo Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Siap Renovasi 400 Ribu Rumah Rakyat Miskin

Pemerintah targetkan 400 ribu rumah direnovasi pada 2026. Program bedah rumah berbasis data BPS untuk pastikan tepat sasaran dan merata.
Jadwal UFC 327 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg di Kelas Berat Ringan

Jadwal UFC 327 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg di Kelas Berat Ringan

Jadwal UFC 327 pekan ini, di mana ada duel perebutan gelar juara antara Jiri Prochazka melawan Carlos Ulberg.
Berita Foto: Revitalisasi Trotoar Rasuna Said Dimulai Setelah Pembongkaran Tiang Monorel

Berita Foto: Revitalisasi Trotoar Rasuna Said Dimulai Setelah Pembongkaran Tiang Monorel

Revitalisasi trotoar di Jalan HR Rasuna Said resmi dimulai menyusul pembongkaran tiang Monorel.
Angkut Galian Tanah Ilegal, Supir Truk Curhat ke Dedi Mulyadi Tidak Digaji

Angkut Galian Tanah Ilegal, Supir Truk Curhat ke Dedi Mulyadi Tidak Digaji

Seorang sopir truk yang mengangkut galian tanah curhat kepada Gubernur Dedi Mulyadi, sebut dirinya dan rekannya tidak kunjung diberi uang jalan. Simak di sini!
3 Pemain Timnas Putri Indonesia Ikut Terdampak Kasus Skandal Paspor di Liga Belanda

3 Pemain Timnas Putri Indonesia Ikut Terdampak Kasus Skandal Paspor di Liga Belanda

Sebanyak tiga pemain Timnas Putri Indonesia ikut terdampak kasus skandal paspor. Sebelumnya, di Liga Belanda, para pemain Timnas Indonesia dilarang bermain akibat hal ini.

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT