GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Butuh Tambahan APBN Rp300 Triliun Lagi untuk Pacu Ekonomi, Drajad Wibowo Ungkap Ada Alasan soal Bayar Utang Negara

Ekonom sekaligus Dewan Pakar TKN Drajad Wibowo menyampaikan, Prabowo butuh tambahan APBN Rp300 triliun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 17:42 WIB
Drajad Wibowo saat berbicara di acara Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo, menilai bahwa APBN perlu ditambah hingga Rp300 triliun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2025.

Tambahan ini dibutuhkan supaya target pertumbuhan ekonomi yang diusung Presiden terpilih Prabowo Subianto bisa tercapai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Prabowo berambisi mengejar pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Tetapi untuk mencapai angka tersebut, pemerintah perlu fokus meningkatkan pertumbuhan awal menjadi 5,8% - 5,9%.

Oleh karena itu, Drajad menjelaskan bahwa tambahan anggaran ini diperlukan agar pertumbuhan ekonomi dapat melonjak lebih tinggi lagi.

"Supaya kita punya batu loncatan untuk mengejar 6–7%, kemudian ke 8%. Kekurangan berapa? Itu masih kurang Rp300 triliun,” kata Drajad saat berbicara di acara Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta, Rabu (9/10/2024).

APBN 2025 telah menetapkan target belanja negara sebesar Rp3.621,3 triliun.

Namun, Drajad menekankan bahwa sebagian besar pendapatan negara tahun depan akan habis digunakan untuk membayar utang yang jatuh tempo serta bunga utang. 

Berdasarkan data, utang jatuh tempo pada tahun depan mencapai Rp800,3 triliun, sedangkan bunga utang yang harus dibayar mencapai Rp552,9 triliun.

Totalnya, pemerintah akan menghabiskan sekitar Rp1.353,2 triliun dari APBN hanya untuk membayar pokok dan bunga utang.

Jumlah ini sama dengan 45% dari total pendapatan negara yang dipatok sebesar Rp3.005,1 triliun.

“Jadi, 45% dari total pendapatan negara, baik yang berasal dari pajak maupun bukan pajak, digunakan untuk membayar pokok dan bunga utang. Lalu, di mana ruang fiskalnya?” lanjut Drajad.

Melihat besarnya beban anggaran ini, Drajad merasa bahwa pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) sangat penting.

Menurutnya, BPN dirancang untuk melakukan tiga transformasi: kelembagaan, teknologi, dan kultur.

Meski pembentukan BPN tidak langsung meningkatkan pendapatan negara dalam jangka pendek, Drajad yakin bahwa BPN akan membantu mempercepat transformasi sistem perpajakan.

BPN diprediksi akan menjadi katalis utama dalam reformasi perpajakan di Indonesia.

Berdasarkan UU APBN 2025, target pendapatan negara adalah Rp3.005,1 triliun, sementara belanja negara ditetapkan sebesar Rp3.621,3 triliun.

Dengan defisit mencapai Rp616,19 triliun dan keseimbangan primer yang defisit sebesar Rp63,33 triliun, pemerintah juga menetapkan pembiayaan anggaran sebesar Rp616,2 triliun.

Untuk penerimaan pajak pada 2025, targetnya mencapai Rp2.490,9 triliun. Sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditargetkan sebesar Rp513,6 triliun.

Sedangkan untuk pengeluaran, belanja kementerian/lembaga (K/L) ditetapkan sebesar Rp1.160,09 triliun, belanja non K/L sebesar Rp1.541,36 triliun, dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp919,87 triliun.

Dalam upayanya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan, pemerintahan Prabowo harus menghadapi tantangan besar, termasuk beban utang yang besar dan kebutuhan akan tambahan anggaran.

Meski begitu, pembentukan Badan Penerimaan Negara dianggap sebagai salah satu langkah penting yang dapat memperbaiki sistem fiskal Indonesia dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Nunun Lusida mengaku menyerahkan uang Rp700 juta kepada Vicky Prasetyo setelah dijanjikan mantan suaminya bakal dijadikan calon wakil bupati.
Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Abdurrahman Iwan Kuswanto, gelandang berdarah Banten yang sempat diabaikan Shin Tae-yong, kini bersinar di Qatar dan berpotensi dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

CEO Aprilia, Massimo Rivola, tidak menutup kemungkinan membentuk duet sesama pembalap Italia di untuk formasi rider mereka di MotoGP 2027.
Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-XXXIII yang digelar di Palembang resmi menetapkan Amsal Alfian sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII ...
Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Jawa Timur melaksanakan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H.
Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT