News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Nasib Topi Lusuh Legendaris Menteri Basuki Usai Pamit dari Kementerian PUPR, Dulu Sering Dikomplain Pejabat Kini Disimpan di Tempat Spesial Ini

Topi ini menjadi ciri khas Basuki Hadimuljono, selalu melekat dan tak lepas dari kepalanya saat kunjungan kerja ke lapangan. Lalu bagaimana nasib topi itu kini?
Minggu, 20 Oktober 2024 - 09:13 WIB
Begini Nasib Topi Lusuh Legendaris Menteri Basuki Usai Pamit dari Kementerian PUPR, Dulu Sering Dikomplain Pejabat Kini Disimpan di Tempat Spesial Ini
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Basuki Hadimuljono pamit dari Kementerian PUPR setelah jabatannya sebagai menteri selama 10 tahun berakhir.  Selama menjabat Menteri PUPR, penampilan Basuki terkenal nyentrik alias mengundang perhatian lantaran punya ciri khas.

Salah satunya karena sering menggunakan topi berlogo Kementerian PUPR. Topi ini menjadi ciri khas Basuki, selalu melekat dan tak lepas dari kepalanya saat kunjungan kerja ke lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saking seringnya dipakai, topi itu sudah terlihat lusuh. Warna dongker dan kuning yang menjadi ciri khas Kementerian PUPR tak lagi secerah biasanya.

Lalu, bagaimana nasib topi legendaris menteri Basuki usai tak lagi bekerja di Kementerian PUPR. Dilansir dari akun Instagram Kementerian PUPR, Basuki menyebut bahwa topi tersebut sudah masuk museum.

"Topi saya kalau ditanyakan sekarang ada di Galeri Bendungan jadi masuk museum," kata Basuki, dikutip Minggu (20/10/2024).

Basuki mengatakan dia memiliki dua topi yang digunakan selama dua periode menjadi Menteri PUPR era Jokowi.

"Ada dua topi yang seperti itu, yang periode pertama dan periode kedua. Ada di Galeri Bendungan di Gedung SDA," terangnya.

Topi Basuki berlogo Kementerian PUPR itu sering kali digunakan pada setiap kesempatan, seperti bekerja, meninjau atau meresmikan proyek. Bahkan pernah digunakan saat dirinya ikut menjadi fotografer saat perhelatan KTT G20 di Bali.

Topi itu juga sering ia gunakan saat meninjau atau meresmikan proyek bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena sering kalinya digunakan, topi itu jika dilihat lebih dekat tidak sempurna lagi warnanya.

Iptu Giyanto, ajudan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menceritakan pengalamannya yang sering dikomplain oleh sejumlah pejabat karena sang menteri memakai topi kumalnya ke mana-mana. Giyanto yang akrab disapa Mas Giy, mengaku capek menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. 

“Saya itu, ya, menjadi ajudan Pak Bas itu capek menjawab komplain dari beberapa orang mengenai topi,” ungkap Mas Giy memulai ceritanya di Podcast Sigap Membangun Negeri yang diunggah Kanal KemenPUPR di YouTube.

Anggota Polri yang mendampingi Basuki sejak 2018 ini mengaku seringkali ditegur karena atasannya memakai topi yang sudah tidak terlihat bagus lagi. 

“Saya tuh dipanggil, mereka kan tahu saya polisi, yang memanggil itu biasanya pejabat yang pangkatnya sudah tinggi. Saya dipanggil khusus, ‘eh kamu sini, kamu ini ajudan sudah tahu bapaknya topinya kayak begitu kenapa enggak kamu ganti? Kamu kan harus tanggap kalau topinya diganti,’” cerita Giyanto.

Namun saking seringnya mendapat pertanyaan serupa, Giyanto menjawab tenang.

“’Pak, mohon maaf ini yang menegur Bapak, yang menegur Presiden aja beliau enggak mau ganti, loh, Pak,’” tutur Giyanto kepada orang yang menegurnya.

Mas Giy membeberkan bahwa Basuki selalu menggunakan topi yang sama dan tidak mau yang lain. 

“Nomor satu yang harus saya lihat itu keberadaan topi, kalau aman di mobil itu, separuh tugas saya aman. Kalau mau keluar kota terutama. Beberapa kali kita siapkan (topi lain) belum berkenan, beliau maunya topi itu,” ungkapnya. 

Giyanto menjelaskan bahwa atasannya itu merupakan orang yang kerap kali berada di lapangan sehingga wajar topi yang dipakainya terlihat kumal. Namun dia menegaskan, topi yang dipakai Menteri PUPR itu selalu dalam keadaan bersih. 

“Bukan dekil, itu kita cuci. Memang saking lamanya dan itu menunjukkan sebenarnya—ada filosofinya menurut saya—beliau kan orang lapangan. Dia sendiri bilang Presiden seminggu ke lapangan satu kali, menteri harus dua kali, dirjen harus empat kali, gitu. Memang saking lamanya di lapangan kena sinar matahari, kena debu, kena segala macam, seringnya dipakai ya akhirnya seperti itu. Itu usang karena pemakaian. Mungkin melebihi dari kekuatan topi itu sendiri,” tutur Mas Giy.(nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT