News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Kadin Anindya Bakrie Apresiasi GSN: Bukan Waktunya Kampanye Lagi, Saatnya Membangun Negeri

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie melihat bahwa melihat Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ini merupakan langkah bagus untuk memperkuat persatuan nasional.
Sabtu, 2 November 2024 - 22:49 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam acara Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), di Jakarta, Sabtu (2/11/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, memberikan apresiasi terhadap deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, pada Sabtu (2/11/2024).

Menurut Anindya, kehadiran GSN sangat positif karena dapat menyatukan semua elemen bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketum Kadin Indonesia itu melihat bahwa melihat gerakan ini sebagai langkah baik untuk memperkuat persatuan nasional.

“Dari namanya kan jelas, Gerakan Solidaritas Nasional. Jadi intinya ini untuk menggabungkan segala macam komponen bangsa. Saya rasa itu bagus,” ujar Anindya kepada wartawan, Sabtu (2/11/2024).

Lebih lanjut, Anindya juga menegaskan bahwa tugas utama masyarakat Indonesia saat ini bukan lagi berkampanye atau berpolitik, melainkan berfokus pada membangun negeri.

“Karena sekarang kita tugasnya sudah bukan lagi berkampanye atau politik, melainkan membangun negeri,” kata Anindya.

Dalam kesempatan itu, Anindya menyampaikan bahwa Prabowo Subianto ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, serta swasembada yang terjaga.

Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dan akses air bersih, namun tetap menekankan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Jadi hal-hal seperti ini, dalam dunia usaha, membutuhkan suatu kestabilan, suatu kedamaian, dan suatu ketenangan dalam arwah iklim politik. Dan saya melihat ini contohnya, ingin sekali Pak Prabowo dan Pak Rosan menciptakan iklim ini,“ jelas Anindya.

Sebagai informasi, Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Rosan Roeslani resmi mendeklarasikan GSN di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Sabtu (2/11/2024).

Deklarasi ini juga dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan tokoh nasional lainnya.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, juga hadir dalam acara tersebut.

Aburizal tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru langit dengan logo ‘Gerakan Solidaritas Nasional’ di bagian kiri atas.

Saat Prabowo tiba di lokasi deklarasi GSN, terlihat Presiden berjabat tangan dengan Aburizal.

Keduanya sempat berbincang singkat, meski tidak diketahui secara rinci apa yang disampaikan Aburizal kepada Prabowo.

Presiden Prabowo dalam pidatonya meminta agar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) bekerja dengan melakukan apapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk memajukan bangsa.

“Saudara-saudara sekalian, ini salah satu tujuan GSN, jadi saya minta GSN riil, apa yang bisa dilakukan, lakukan. Jangan terlalu banyak acara. Mungkin acara seperti ini sekali lima tahun saja,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa GSN tercipta dari usulan TKN, yang sebelumnya sudah menjadi jaringan organisasi yang cukup besar dan masif agar tidak bubar begitu saja.

Hal ini karena menurutnya perjuangan untuk bangsa Indonesia belum selesai. Prabowo menegaskan, perjuangan harus terus berjalan hingga tercapainya Indonesia Emas yang rakyatnya dapat hidup sejahtera.

“Karena perjuangan kita belum selesai, perjuangan kita adalah untuk bergerak bersama menuju Indonesia yang kita cita-citakan, Indonesia Emas, Indonesia di mana bangsa Indonesia rakyatnya hidup dengan baik dan sejahtera,” tegas Prabowo. (ars/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT