News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Imbas Defisit Rp20 Triliun, Menkes BGS: Angka Itu Sudah Ada

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah sudah memantau kondisi BPJS Kesehatan secara berkala dan melakukan simulasi sejak 2022 terutama terkait tarif.
Sabtu, 16 November 2024 - 22:39 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2025 terus menjadi sorotan publik.

Merespons hal tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin angkat bicara untuk meluruskan isu kenaikan BPJS Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut, pemerintah sudah memantau kondisi BPJS Kesehatan secara berkala dan melakukan simulasi sejak 2022, terutama terkait tarif yang diterapkan pada rumah sakit.

Menkes yang akrab disapa BGS itu mengungkap, pemerintah terus mengkaji situasi keuangan BPJS Kesehatan setiap tahun.

"Karena sebenarnya kita sudah melakukan simulasi itu sejak 2022, pada saat kita naikkan tarif ke rumah sakit. Angka itu udah ada. Dan angka itu setiap tahun kita review perkembangannya. Jadi kita tahu kondisinya sampai di mana kira-kira BPJS akan tahan," ujar BGS dikutip dari Antara, Sabtu (16/11/2024).

Menkes BGS juga bicara soal potensi masalah klaim berlebih dari beberapa rumah sakit.

Pemerintah berupaya memastikan pembayaran klaim berjalan sesuai aturan tanpa manipulasi atau pembengkakan biaya.

Terkait isu defisit BPJS Kesehatan yang mencapai Rp20 triliun, Budi meminta masyarakat memahami bahwa istilah "defisit" ini bersifat dinamis.

"Jadi defisitnya itu mungkin defisit berjalan sekarang dari iuran yang masuk dan juga expenses yang keluar. Tetapi BPJS sendiri masih punya cadangan cash saya rasa di atas 50 triliun," jelasnya.

Untuk mencari solusi jangka panjang, pihaknya akan segera berdiskusi dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, guna memastikan stabilitas sistem.

Ali Ghufron Mukti sebelumnya menegaskan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan masih sehat.

Ia memastikan pembayaran kepada rumah sakit tetap lancar hingga 2025.

Menurutnya, kenaikan iuran hanya salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024.

Selain itu, ia menyebutkan skema lain seperti cost sharing, di mana pasien membayar sebagian kecil biaya saat menerima layanan medis. Namun, jumlahnya akan disesuaikan agar tidak memberatkan masyarakat.

Perpres 59/2024 memungkinkan evaluasi dan kenaikan iuran setiap dua tahun. Namun, keputusan akhir terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk 2025 akan ditentukan sebelum 30 Juni 2025.

"Bisa naik bisa tetap, ini kan skenario," tambah Ali Ghufron.

Kendati isu kenaikan iuran BPJS Kesehatan menjadi sorotan publik, pemerintah menegaskan evaluasi akan dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan program dan kemampuan masyarakat membayar. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT