News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rilis Laporan Surveillance Perbankan Triwulan II-2024, OJK Minta Bank Waspadai Terjadinya Pemburukan Kredit

Kredit bermasalah (NPL) nominal di Juni 2024, justru tumbuh 4,33 persen (yoy), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang terkontraksi -8,17 persen (yoy).
Senin, 18 November 2024 - 13:13 WIB
Rilis Laporan Surveilance Perbankan Triwulan II-2024, OJK Minta Bank Waspadai Terjadinya Pemburukan Kredit
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Seiring dengan meningkatkan rasio kredit bermasalah di Triwulan II-2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta agar perbankan memperketat pengawasan dan monitoring untuk menghindari terjadinya pemburukan kualitas kredit di masa depan.

Dalam Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2024 yang dirilis Senin (18/11/2024), Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa secara umum kondisi perbankan masih cukup baik, meski peningkatan nominal kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Risiko kredit juga terpantau membaik dengan rasio NPL gross yang meningkat menjadi sebesar 2,26 persen dan NPL net sedikit meningkat menjadi 0,78 persen,” jelas Dian Ediana Rae dalam Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2024.

Pada Juni 2024, risiko kredit membaik tecermin dari rasio NPL gross tercatat sebesar 2,26 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,44 persen. Sejalan dengan turunnya NPL gross, NPL net cukup stabil menjadi sebesar 0,78 persen.

Namun, penurunan rasio NPL ini bukan disebabkan oleh penurunan nominal NPL secara umum. Sebaliknya, NPL nominal justru tumbuh 4,33 persen (yoy), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang terkontraksi -8,17 persen (yoy). Penurunan rasio NPL gross lebih disebabkan oleh kredit yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan NPL.

“Ke depan, tetap perlu diperhatikan risiko perbankan utamanya risiko pasar dan risiko likuiditas di tengah masih tingginya ketidakpastian global seperti risiko ketidakpastian suku bunga, perkembangan ekonomi Tiongkok, serta kenaikan tensi geopolitik yang dapat berpotensi meningkatkan tekanan ekonomi domestik,” jelas Dian.

Lebih lanjut dia menjelaskan, terkait kredit yang direstrukturisasi juga mengalami penurunan dengan jumlah yang relatif kecil yang berubah menjadi NPL. Hal ini sejalan dengan OJK yang senantiasa mengimbau perbankan untuk memperhatikan kualitas pelaksanaan restrukturisasi sekaligus terus mengkaji prospek pemulihan debitur.

“Namun demikian, bank diminta untuk tetap melakukan pengawasan dan monitoring yang ketat untuk mencegah timbulnya pemburukan kredit di masa depan,” seperti dikutip dari pernyataan Dian Ediana Rae.

Selain itu, perbankan juga didorong untuk meningkatkan daya tahannya melalui penguatan permodalan dan menjaga coverage CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) secara memadai.

Sementara dalam rangka mengukur ketahanan bank, OJK meminta agar bank secara rutin melakukan stress test dan asesmen terhadap kekuatan permodalannya untuk mengukur kemampuannya dalam menyerap potensi penurunan kualitas kredit restrukturisasi.

tvonenews

Kondisi Perbankan

Dalam laporannya, OJK menjelaskan bahwa secara umum, pertumbuhan konsumsi domestik yang melambat juga ditengarai merupakan implikasi dari berakhirnya efek stimulus dari periode Pemilihan Umum (Pemilu) dan Ramadhan serta diikuti oleh kondisi pasar tenaga kerja yang belum pulih sepenuhnya.

Ekonomi domestik yang tetap kuat juga tercermin pada indikator perbankan di triwulan II-2024 sebagaimana terlihat pada pertumbuhan kredit (bank umum) yang masih cukup baik yaitu sebesar 12,36 persen (yoy), meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya (7,76 persen, yoy).

Pertumbuhan kredit tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan dari segmen korporasi yang baik sejalan dengan penjualan yang baik dan kemampuan bayar yang kuat. Di sisi lain, DPK juga masih tumbuh yaitu sebesar 8,45 persen (yoy) meningkat dari tahun sebelumnya (5,79 persen, yoy) sehingga menjadi salah satu faktor pendorong terjaganya likuiditas perbankan.

“Dalam situasi demikian, kondisi likuditas bank umum terpantau masih cukup memadai sebagaimana tecermin dari rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar 112,33 persen dan 25,37 persen, jauh di atas threshold masing-masing 50 persen dan 10 persen,” sebut Dian Ediana Rae.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara tingkat permodalan juga cukup solid dengan CAR sebesar 26,09 persen meskipun menurun dari tahun sebelumnya didorong oleh pertumbuhan ATMR yang tumbuh 9,91 persen (yoy), sejalan dengan pertumbuhan kredit, dan melampaui pertumbuhan modal.

Sejalan dengan kinerja bank umum, kinerja BPR dan BPRS juga cukup baik kendati pertumbuhan kredit/pembiayaan serta DPK relatif melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio permodalan juga masih cukup solid dengan CAR BPR dan BPRS masing-masing sebesar 31,75 persen dan 23,09 persen. (hsb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Lagi Musuh Megawati Hangestri, Lee Da-hyeon Kini Jadi Ancaman Giovanna Milana di Liga Voli Jepang 2026-2027

Bukan Lagi Musuh Megawati Hangestri, Lee Da-hyeon Kini Jadi Ancaman Giovanna Milana di Liga Voli Jepang 2026-2027

Lee Da-hyeon kini tak akan menjadi musuh bagi Megawati Hangestri, namun kini ia bakal menjadi lawan untuk Giovanna Milana saat memulai mengarungi perjalanan barunya di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Tabung Gas Meledak di Cilincing, Rumah Hancur dan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Tabung Gas Meledak di Cilincing, Rumah Hancur dan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa tabung gas meledak di Cilincing, Jakarta.
9 Daftar Pemain Dead-End Job, Drama Korea Thriller Menegangkan yang Dibintangi Lee Jaewook dan Go Minsi

9 Daftar Pemain Dead-End Job, Drama Korea Thriller Menegangkan yang Dibintangi Lee Jaewook dan Go Minsi

Berikut 9 daftar pemain Dead-End Job, drama Korea thriller misteri yang menegangkan, dibintangi oleh Lee Jaewook, Go Minsi, hingga Choi Hyun Wook.
Dapat Keuntungan saat Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Singgung Gaya Bermain hingga Suporter Garuda

Dapat Keuntungan saat Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Singgung Gaya Bermain hingga Suporter Garuda

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menantikan duel kontra Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Dia mewaspadai gaya bermain skuad Garuda hingga dukungan dari para suporter tuan rumah.
HUT ke-81 TNI, Pangkoarmada II Tekankan Kesiapan Personel Hadapi Modernisasi Alutsista

HUT ke-81 TNI, Pangkoarmada II Tekankan Kesiapan Personel Hadapi Modernisasi Alutsista

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI digelar di Lapangan Brawijaya, Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (5/10) pagi.
Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand, John Herdman Ungkap Modal Besar Skuad Garuda untuk Jadi Juara

Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand, John Herdman Ungkap Modal Besar Skuad Garuda untuk Jadi Juara

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan sejumlah kelebihan yang dimiliki skuad Garuda dibandingkan Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari ini 5 Oktober 2026, ada aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa. Mereka disebut BEM Seluruh Indonesia yang berencana mengawal RUU Sisdiknas di Gedung DPR.
John Herdman Lempar Satu Janji kepada Para Suporter Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

John Herdman Lempar Satu Janji kepada Para Suporter Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melemparkan satu janji kepada para suporter jelang duel kontra Thailand. Mereka akan memperebutkan trofi di final FIFA ASEAN Cup 2026.
10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

Berikut 10 link twibbon peringatan HUT TNI ke-81, bagikan ke media sosial untuk ucapan Dirgahayu TNI 2026.
Waspada, Terkuak Siasat Licik Sindikat Pencurian Modus Geser Tas, 4 Orang Tak Berkutik

Waspada, Terkuak Siasat Licik Sindikat Pencurian Modus Geser Tas, 4 Orang Tak Berkutik

Pelarian komplotan pencuri spesialis modus "geser tas" lintas daerah akhirnya kandas. 
Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Portugal dan Belanda Menang Lagi, Jerman Masih Terpuruk

Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Portugal dan Belanda Menang Lagi, Jerman Masih Terpuruk

Timnas Portugal kembali menunjukkan kedigdayaan mereka bersama dengan Belanda pada UEFA Nations League 2026-2027. Sedangkan Jerman masih kesulitan untuk menemukan pijakan bersama Jurgen Klopp.
Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali akhirnya buka suara setelah sang istri, Alyssa Daguise, menuai hujatan netizen akibat meminta wajah Baby Soso tidak disebarluaskan di media sosial.
Dede Sunandar Kolaps saat Lawan Vicky Prasetyo Cuma Gimik? Begini Reaksi Bedu

Dede Sunandar Kolaps saat Lawan Vicky Prasetyo Cuma Gimik? Begini Reaksi Bedu

Bedu langsung menepis tuduhan komedian hingga Dede Sunandar yang pingsan dan jatuh disebut hanya gimik karena benar-benar terkena pukulan dari Vicky Prasetyo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT