News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenaikan PPN 12 persen Dapat Tekan Daya Beli Masyarakat

Kenaikan PPN 12 persen yang digadang-gadang bakal terlaksana pada tahun 2025 mendatang ternyata bisa memberikan dampak untuk menekan daya beli masyarakat.
Rabu, 20 November 2024 - 07:34 WIB
Warga padati toko elektronik (31/7/2023).
Sumber :
  • tvOnenews - Bahana Situmorang

Jakarta, tvOnenews.com - Kenaikan PPN 12 persen yang dipastikan akan terlaksana pada tahun 2025 mendatang kini masih menuai pro dan kontra. Namun, pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita menilai bahwa kenaikan PPN tersebut bisa menekan daya beli kepada masyarakat.

"Karena perusahaan penyedia barang jasa, biasanya tidak mau menanggung PPN, sehingga jalan biasanya yang mereka ambil adalah mengalihkan beban kenaikan PPN ini ke konsumen dengan cara menaikkan harga," ujar Ronny saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (19/11/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pengenaan pajak pada sejumlah barang berwujud yang meliputi elektronik, fesyen hingga otomotif, bakal memberi dampak besar terhadap penjualan dan untuk barang yang rutin dikonsumsi masyarakat.

Namun sampai saat ini, pemerintah masih belum memutuskan upah minimum provinsi (UMP) pada 2025. Ia pun berharap penetapan upah 2025 turut memperhatikan inflasi sebagai salah satu komponen dalam UMP.

Pasalnya jika kenaikan harga barang dan jasa jika tidak diikuti dengan kenaikan pendapatan masyarakat, maka akan semakin menekan permintaan terhadap produksi barang dan jasa serta berimbas dari sisi produksi.

"Kenaikan (PPN menjadi 12 persen) yang sedikit ini akan menambah tekanan daya beli kepada kelas menengah dan kelas menengah ke bawah yang memang pendapatannya sangat sangat tertekan dalam dua tahun terakhir sejak pasca pandemi," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan adanya rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025 bakal tetap dijalankan sesuai mandat Undang-Undang (UU).

Wacana PPN 12 persen tertuang dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang disusun pada 2021. Kala itu, pemerintah mempertimbangkan kondisi kesehatan hingga kebutuhan pokok masyarakat yang terimbas oleh pandemi COVID-19.

"Artinya, ketika kami membuat kebijakan mengenai perpajakan, termasuk PPN ini, bukannya dilakukan dengan membabi buta dan seolah tidak punya afirmasi atau perhatian terhadap sektor lain, seperti kesehatan dan bahkan waktu itu termasuk makanan pokok," ujar Sri Mulyani. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KSP Dudung Abdurachman soal Korban Tewas Tabrakan Kereta: Insya Allah Syahid

KSP Dudung Abdurachman soal Korban Tewas Tabrakan Kereta: Insya Allah Syahid

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menjenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi yang dirawat di RSUD Kota Bekasi hari ini.
KRL Bekasi-Cikarang Kembali Beroperasi, Gerbong Wanita Sepi Penumpang

KRL Bekasi-Cikarang Kembali Beroperasi, Gerbong Wanita Sepi Penumpang

KRL jalur Bekasi-Cikarang kembali beroperasi pada Rabu (29/4/2026) pukul 14.00 WIB setelah insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Namun, ada yang
Vincent Kompany Jengkel Bayern Dirugikan Penalti Kontroversial di Liga Champions, Mantan Wasit Jerman Bilang Begini

Vincent Kompany Jengkel Bayern Dirugikan Penalti Kontroversial di Liga Champions, Mantan Wasit Jerman Bilang Begini

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, jengkel dengan penalti kontroversial di Liga Champions. Paris Saint-Germain dinilai diuntungkan oleh keputusan wasit Sandro Scharer.
Pengamat Komentari soal Dirut KAI Didesak Mundur Karena Tragedi Kecelakaan Maut Kereta Bekasi

Pengamat Komentari soal Dirut KAI Didesak Mundur Karena Tragedi Kecelakaan Maut Kereta Bekasi

Mencuatnya kabar terkait Dirut KAI didesak mundur karena buntut insiden kecelakaan maut kereta api yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan KA
Gianni Infantino Dilaporkan Minta Pengawalan Setara Paus Selama Kongres FIFA di Vancouver, Pihak Kepolisian Beri Respons Menohok

Gianni Infantino Dilaporkan Minta Pengawalan Setara Paus Selama Kongres FIFA di Vancouver, Pihak Kepolisian Beri Respons Menohok

Polisi Vancouver menolak permintaan pengawalan khusus untuk Gianni Infantino saat Kongres FIFA, memicu polemik baru dan sorotan tajam jelang Piala Dunia 2026.
Susi Pudjiastuti Jadi Komut Hasil RUPST Bank BJB, Ini Ungkapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Susi Pudjiastuti Jadi Komut Hasil RUPST Bank BJB, Ini Ungkapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut memberi komentar terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB yang menetapkan eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sri Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama (Komut).

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT