News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Jaminan Sosial Gratis untuk Pekerja Berpenghasilan Rendah, Uya Kuya: BPJS Ketenagakerjaan adalah Perlindungan Terbaik untuk Pekerja

Uya Kuya menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan sosial yang memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja, termasuk di sektor informal.
Kamis, 28 November 2024 - 18:36 WIB
Artis sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya saat bicara di gelaran Social Security Summit 2024 di Jakarta Selatan, Selasa, 26 November 2024.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Artis yang kini menjadi Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya mengungkapkan gebrakan tentang BPJS Ketenagakerjaan.

Uya Kuya menyebut bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan sosial yang memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja informal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Uya Kuya pada gelaran Social Security Summit 2024 di Jakarta Selatan, Selasa, 26 November 2024.

"Saya baru menyadari, ternyata memang BPJS Ketenagakerjaan adalah satu metode jaminan sosial yang disediakan pemerintah dengan konsep yang sangat bagus sekali untuk perlindungan para pekerja di Indonesia," kata Uya, dilansir Kamis (28/11/2024).

Meski jaminan sosial ketenagakerjaan sudah familiar di telinga para pekerja formal, namun sebaliknya masih banyak pekerja informal seperti artis, influencer, UMKM, petani, dan nelayan yang belum memahami penting dan besarnya manfaat jaminan sosial tersebut.

Uya mencontohkan ada seorang peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan menghabiskan biaya perawatan mencapai lebih dari 12 miliar rupiah, di mana seluruhnya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Itu kan luar biasa, mana ada lagi jaminan sosial atau asuransi swasta yang bisa melakukan ini, dengan iuran yang menurut saya realistis dan rasional," tegasnya.

Lebih jauh dirinya juga mengatakan masih banyak manfaat lain yang tak kalah luar biasa yakni santunan 48 kali upah jika peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, dan beasiswa pendidikan bagi 2 orang anak senilai maksimal 174 juta rupiah.

Besarnya manfaat dan perlindungan yang diberikan pada pekerja, termasuk pekerja informal sepertinya, membuat Uya Kuya tergerak untuk mendaftar dan ikut mensosialisasikan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Dia menyebut BPJS Ketenagakerjaan menyediakan berbagai program yang tentunya bermanfaat untuk pekerja di Indonesia. Mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua.

"Saya tergerak bagaimana saya akan secara pribadi tanpa diminta oleh BPJS Ketenagakerjaan, saya akan mensosialisasikannya untuk seluruh pekerja di Indonesia," tegas Uya Kuya.

Tak berhenti di situ, Uya juga berjanji untuk mendaftarkan seluruh pekerja di sekitar rumahnya seperti supir dan asisten rumah tangga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Walaupun mereka harusnya secara mandiri bayar sendiri, tapi saya kasih contoh, anggap saya bayarin sebagai bosnya atas nama mereka, meski mereka termasuk pekerja informal," tegasnya.

Melihat banyaknya kelompok rentan, dalam hal ini pekerja informal yang berpenghasilan rendah, Uya tegaskan bahwa konstitusi telah mengatur bahwa setiap rakyat Indonesia  berhak mendapatkan jaminan sosial untuk hidup sejahtera.

"Kita juga sadar bahwa banyak juga masyarakat-masyarakat yang mungkin untuk hidup aja dari gaji kurang. Bagaimana caranya kita berdiskusi, apakah kita bisa mendesak pemerintah adanya penerima bantuan iuran untuk BPJS Ketenagakerjaan," pungkas Uya. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT