News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ADB: Kebijakan Baru Donald Trump Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Asia dan Pasifik

Asian Development Bank (ADB) memprediksi pertumbuhan ekonomi di Asia dan Pasifik akan berubah dipengaruhi oleh kebijakan baru di bawah kepemimpinan Donald Trump
Jumat, 13 Desember 2024 - 07:24 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Asian Development Bank (ADB) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Asia dan Pasifik diperkirakan akan tetap stabil pada 2024 dan 2025. Namun, kebijakan baru Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan presiden terpilih Donald Trump mungkin akan berdampak pada prospek jangka panjang untuk kawasan ini.

Dalam laporan terkini ADB yang dijelaskan dalam Asian Development Outlook (ADO) Desember 2024, perubahan pada kebijakan perdagangan, anggaran, dan imigrasi AS dapat mengurangi laju pertumbuhan dan meningkatkan inflasi di negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kebijakan-kebijakan yang diperkirakan akan diterapkan oleh pemerintahan baru AS dapat memperlambat pertumbuhan dan mendorong inflasi sampai batas tertentu di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), kemungkinan besar setelah tahun depan, dan juga berdampak pada perekonomian lain di Asia dan Pasifik,” kata Kepala Ekonom ADB Albert Park dalam keterangan di Jakarta, Kamis (12/12/2024). 

Ekonomi negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik diperkirakan tumbuh sebesar 4,9 persen pada 2024, sedikit lebih rendah dibandingkan proyeksi ADB dari bulan September 2024 yang sebesar 5 persen.

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan untuk 2025 diturunkan menjadi 4,8 persen dari sebelumnya 4,9 persen, yang sebagian besar disebabkan oleh penurunan prospek permintaan domestik di Asia Selatan.

Perkiraan inflasi di kawasan ini juga dipangkas menjadi 2,7 persen dari 2,8 persen pada 2024, dan menjadi 2,6 persen dari 2,9 persen pada 2025, terutama karena adanya prediksi moderasi terhadap harga minyak.

Albert menambahkan bahwa permintaan domestik dan ekspor yang kuat terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Asia dan Pasifik.

Namun, perubahan signifikan dalam kebijakan AS diperkirakan akan memerlukan waktu dan dilaksanakan secara bertahap, sehingga efeknya terhadap kawasan tersebut mungkin baru terasa mulai tahun 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dampak tersebut bisa muncul lebih cepat jika kebijakan tersebut diterapkan lebih awal dan lebih cepat dari yang diperkirakan, atau jika perusahaan-perusahaan AS mempercepat impor untuk menghindari kemungkinan tarif.

Dalam skenario yang berisiko tinggi, ADB memprediksi bahwa kebijakan agresif AS dapat mengurangi sedikit pertumbuhan ekonomi global dalam empat tahun mendatang, sekitar 0,5 poin presentasi secara kumulatif.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT